Forum > Peraturan & Ketentuan Bulutangkis

Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF

Selasa, 04 Juni 2013 16:40:31
7412 klik -- 29 respon
Oleh : mixello
Versi cetak

Tepatnya tgl 31 Mei kemarin masyarakat global baru saja merayakan apa yg disebut dengan 'World No Tobacco Day' alias Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Dan tema khusus di tahun 2013 ini yg digulirkan WHO adalah tentang Pelarangan Iklan, Promosi dan Sponsor Tembakau. Saya kira tema ini sangat tepat sekali untuk diangkat & bs diaplikasikan di Negeri Tercinta kita ini dimana iklan rokok sdh sedemikian masif dan agresif baik dari sisi intensitas, jenis, jumlah, kreatifitas dsb. Selaras dg hal tersebut sebuah kabar bagus sepertinya jika saat ini BWF telah menyatakan niatnya untuk melarang perijinan sponsor yg berhubungan dgn rokok dalam dunia bulutangkis. Meski selama ini masih dlm tahap 'sosialisasi', diharapkan kebijakan tsb mampu berujung pada pelarangan tegas nantinya. Peraturan ini akan berlaku efektif per 1 Januari 2014. Adapun poin kebijakan ini termaktub dalam BWF Tournament Sanction Policy dimana disebutkan:

3. BWF are unable to grant sanction to tournaments which receive sponsorship or revenue from any individual or company whose brand relates to the sale of tobacco products, pornographic material or products that are illegal to sell or distribute in the applicant member association. To be implemented 1st January 2014.

Dan ditambah kutipan pernyataan Gayle Alleyne selaku BWF Communications Manager sbb:

'.... the world badminton governing body agreed in June that all of the sport’s tournaments that bore a tobacco sponsor would be given a one-and-a-half year period to conclude such partnerships to comply with the BWF’s tobacco ban, which takes effect January 2014'.

Respon

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mixello
    Selasa, 04 Juni 2013 16:41:53

    Telah lama sebenarnya Indonesia menjadi sorotan dunia terkait penyelenggaraan event bulutangkis tahunan terbesar level Premier Super Series (DIOPSS) dikarenakan sponsor utamanya adalah salah satu Perusahaan Rokok Top Nasional yaitu Djarum (semenjak 2004). Akhir2 ini diakui oleh BWF tidak ada negara lain yg memiliki host sponsor terbesar dari kalangan industri rokok selain Indonesia, namun dikarenakan aturan selama ini belum ada yg mengikat maka tidak ada larangan untuk itu. Pd saat ini Indonesia adalah negara dengan kontrol rokok paling longgar dibandingkan negara2 maju atau bahkan dibandingkan negara2 Asia Tenggara lainnya. Yg dilakukan pemerintah sejauh ini hanya dalam taraf pembatasan belum sampai pelarangan menyusul dikeluarkannya PP No. 109 Thn. 2012.

    Saya pribadi menilai kalau kebijakan yg diambil oleh BWF ini terbilang terlambat bila dibandingkan dg organisasi2 olahraga dunia lainnya misalkan FIFA (Soccer), ITF (Tennis), FIA (Formula One), FIBA (Basketball) dll yg sudah lebih dulu secara tegas mencanangkan pelarangan terhadap sponsor rokok/tembakau. Sebab jika dilihat dari kacamata awam pun terdapat suatu kontradiksi mencolok antara rokok dengan olah raga dimana rokok itu dapat merusak kesehatan sedangkan olahraga itu justru sebaliknya adalah upaya untuk menjaga kesehatan. Apakah mungkin ada 'campur tangan' dari raksasa industri rokok bermodal besar dlm tubuh BWF yg dg gampang menyebarkan ideologi rokoknya melalui iklan di mana-mana sehingga menyebabkan masyarakat merasa 'biasa' dgn kehidupan merokok? (Ahh.. smoga saja tidak). Lebih miris lagi ketika melihat kondisi industri rokok di negara kita ini yg memiliki kebebasan hampir mutlak, sebab regulasi yg ada selama ini hanya unsur pembatasan. Mereka juga terus mengembangkan cara terbaru dalam beriklan & seringkali memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat thd substansi dan 'trik marketing' yg berkedok 'CSR'.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mixello
    Selasa, 04 Juni 2013 16:43:17

    Maka, sudah saatnya kini perlu dilakukan pelarangan bersama2 pada iklan, promosi, dan sponsor rokok ini secara komprehensif meski akan menempuh suatu perjalanan ygt berat & berliku. Dan Walau BWF baru akan secara tegas melarangnya mulai bln Januari 2014 mendatang tapi itu sdh merupakan awal yg baik serta sebuah langkah yg cukup efektif (drpd tdk sama sekali :D) & hal ini bs diikuti oleh Pemerintah dan Parlemen kita jg untuk mengawal dgn ketat agar legislasi anti tembakau benar2 sesuai dgn target, yakni membangun generasi muda Indonesia yg sehat dan sejahtera, bebas dari asap rokok dg plus segera meratifikasi FCTC supaya wibawa pemerintah tidak kian merosot di mata dunia internasional gara2 peredaran rokok yg sangat bebas di Indonesia.

    Nah, untuk para member2 Buldoc lainnya kira2 seperti apa yah pandangannya mengenai kebijakan yg diambil oleh BWF ini tentang Larangan Sponsor Rokok? Cukup efektifkah? Plz, share..:)

    O, yah meski agak telat tak lupa saya ucapkan: 'Selamat memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Selamat menjadi bangsa yg sehat & berdayajuang tinggi! Merdekakan diri anda dari rokok!!'

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Selasa, 04 Juni 2013 16:49:01

    Makasih motivasinya @mixello

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mixello
    Selasa, 04 Juni 2013 16:57:30

    Terima kasih kembali @RajawaliFortune... moga ajah kita bs sadar yah akan bahaya rokok itu :)

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Selasa, 04 Juni 2013 17:43:11

    memang serba salah ya,, di satu sisi emang berbahaya buat kesehatan. tapi di sisi lain harus diakui perusahaan rokok di indonesia juga mnyerap tenaga kerja yg besar dan jadi slah satu pnymbang pjak trbesar

    siaran2 olhraga juga bnyak didanai prusahaan rokok, sperti bultang, sepakbola, voli.
    tapi kalau memang bwf mlarang ya memang harus dipatuhi,, buktinya proliga tanpa sponsor utama rokok tetep jalan kok., kenapa bultang nggak??

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : W0W
    Selasa, 04 Juni 2013 18:22:22

    Walaupun saya perokok tapi saya setuju atas larangan sponsor rokok untuk event olahraga. Thanx sharenya Mixello.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : dansei718
    Selasa, 04 Juni 2013 18:26:17

    waduh, jangan sampe gara2 kebijakan baru kyk gini ntar level Indonesia Open turun dari SSP jadi SS gara2 gk ada yg seberani dan sekaya DJARUM yang mw jadi sponsor :(

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : arneld
    Selasa, 04 Juni 2013 19:07:56

    waktu itu denger ya, nanti sponsor INA open pake blibli, sodaranya djarum gitu.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : Oemboe
    Selasa, 04 Juni 2013 19:33:25

    thread yg bagus @mixello, klo sy jd admin pasti deh diangkat jd artikel :)

    Kebijakan yg tepat. INA mmg termasuk terlambat dlm hal ini. Malaysia Open dulu juga sponsornya perusahaan rokok, tp mrk lbh dulu berubah



  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : ngakak
    Selasa, 04 Juni 2013 20:04:15

    klo utk dunia olahraga setuju, rokok sbg iklan di hapuskan. tp klo utk di luar olahraga, jg hrs di pertimbangkan masak2. soalnya bnyk warga yg tinggal di daerah yg menggantungkan hidupnya dari industri rokok. ini yg hrs di cari jalan keluarnya. selain itu, rokok jg sbg penghasil devisa negara terbesar kedua setelah pajak.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mide
    Selasa, 04 Juni 2013 20:21:47

    bagus nih threadnya :)
    Tapi sebenarnya agak dilema juga nih perusahaan rokok. Sudah sangat umum pengetahuan tentang bahaya rokok bagi kesehatan. Memang seharusnya pabrik rokok itu diminimalkan, atau kasarnya 'dimusnahkan'. Tapi dari segi bisnis dan ekonomi, industri rokok telah menyerap banyak sekali tenaga kerja, kan kasian mereka2 yang bergantung dari industri ini. Jadi kalo pemerintah mau meminimalkan industri rokok, harus bisa cari solusi untuk menggantikan industri rokok dari perputaran industri Indonesia, supaya rakyat sehat tapi nggak melarat :)

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : m_amat
    Selasa, 04 Juni 2013 20:47:32

    Sebetulnya memang kontras sih olah raga dgn produk rokok .Disatu sisi olah raga untuk meningkatkan kesehatan tubuh sedangkan rokok memperburuk kesehatan tubuh.Klo memang aturan itu d laksanakan maka akan jd PR berat buat PBSI untuk mencari sponsor besar sebagai pengganti DJARUM dlm menyelenggarakan tournament INA OPEN tetap d level SSP..

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : milky2529
    Selasa, 04 Juni 2013 20:53:46

    iya setuju..

    makanya ini tahun terakhir Indonesia SSP disponsori oleh djarum..

    katanya tahun berikutnya akan di sponsorin oleh blibli.com..
    afiliasi nya djarum juga..
    jadi intinya sama aja.. hehehehe.. beda nama doang sponsor nya..
    kenyataannya tetep djarum yang memberi sponsor secara behind the scene :D

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : yusakbum
    Selasa, 04 Juni 2013 21:21:05

    berita lama sih, tapi berhubung habis ada peringatan hari tanpa tembakau diangkat lagi bagus juga :)mengingat ini taun terakhir DIOSSP.
    mulai taun depan Indonesia SSP akan disponsori sama blibli.com tapi itu sama aja ama djarum, beda nama doang ...

    tapi, gimana dengan perusahaan alkohol ? padahal sama2 nggak bagus buat tubuh kan ?
    bitburger open pake sponsor alkohol *CMIIW.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : ajobulu
    Selasa, 04 Juni 2013 22:41:54

    Menurut aku sih impas 100 + (-100) = 0 (besar)

    Jadi kalau perokok raji harus, rajin olahraga juga :D
    Fahamkan maksud saya ? Mhnnmmm kalau gak Faham saya coba jelaskan ya, kalau boleh

    Jadi djarum itu mengajak kita untuk rajin merokok dan rajin berolahraga juga, jadi merokok dengan berolahraga yang rajin (seperti bulutangkis) gak bakalan kena penyakit deh seperti eyang buyut gw dulu sangat rajin merokok tapi dia seorang pekerja keras (olahraga)umurnya masih bisa panjang dan gak ada penyakit aneh aneh,,,
    Maaf kalau koment saya ada yg gak suka #siriktandatakmampu #thinkpositif CMIWIW

    Gak kebayang kalau Djarum bangrut Gimana yah regenerasi bulutangkis indonesia, secara djarum lewat PBdjarum banyak bgt melahirkan atlit2 potensial indonesia,Bahkan selalu mendominasi atlit platnas.

    Soalnya DIOSSP ini kan tempatnya promosi utama Djarum, kalau gak lagi gimana yah ! sedangkan BliBli.com gak terlalu berprospect deh udah keduluan sama mbah-mbahnya yg duluan.

    Mudah-mudahan Djarum tetepa berjaya dan berkontribusi untuk Badminton indonesia walaupun tanpa DioSSP 2014 tahun depan.Dan teruslah cetak Atlit bulutangkis yang handal demi kejayaan bangsa dan negara indonesia :'(

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : MaedaGie
    Selasa, 04 Juni 2013 23:00:10

    Djarum kan punyanya konglomerat terkaya di Indonesia, keluarga salim... jadi, buat bangkrut mah kemungkinannya 'hampir' 0%, toh mereka pintar juga, ada larangan sponsor rokok, mereka bikin blibli.com, dan meski blibli ini baru, mereka bisa tuh ng-gaet agmon buat jadi salah satu trademarknya dengan jualin album terbaru agmon online..
    Lumayan sih, seenggaknya meski blibli ini masih afiliasi sama djarum, tapi kan dia bukan perusahaan rokok, blibli.com itu kan online store kayak rakuten gitu..
    IMHO, kalo nganggep INA open disponsorin blibli sma aja kayak disponsorin djarum, berarti sama aja nganggep RCTI itu ya MNCtv, cuma karena berada dibawah satu nama grup perusahaan..
    No offense yah~ (^^)v

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : Subur
    Selasa, 04 Juni 2013 23:22:41

    Super Series kan butuh komitmen jangka menengah-panjang dari pihak sponsor utama untuk mensponsori tour_nya. Di Indonesia mungkin komitmen ini yang agak sulit didapatkan dari sponsor produk lain yg bukan rokok. Itulah sebabnya selama ini gelaran olahraga besar yg berlangsung setiap tahun (dan butuh dana besar) didominasi oleh perusahaan rokok. Lihat saja liga sepak bola domestik (sponsor langsung) ataupun liga2 eropa yang hak siarnya disponsori Gudang Garam, Surya dsb.

    Meskipun relatif sulit untuk memulai tapi seharusnya demikian. Semoga ada sponsor besar yg mau menggantikan Djarum mensponsori INA SSP. dan tentunya harus se_royal Djarum. :)

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Rabu, 05 Juni 2013 07:00:06

    @ajobulu
    Paham
    Bnyak kok contohnya
    Abis maen bultang, langsung pd merokok di pinggir lapangan
    Tp aturan tertulis tetap pnting,aplikasix kmbali ke pribadi masing2. Imun,pola pikir, sugesti,gaya hidup manusia emank beda2.
    Ada yg ideal,ada yg remix,ada yg ancur lebur,hihihi
    Jaman orde baru ada tu menteri pndidikan yg perokok berat

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : m_amat
    Rabu, 05 Juni 2013 08:41:28

    Klo
    Blibli.com=Djarum berarti ga da bedanya donk,tp sy salut deh dan ajungin jempol bwt loyalitas pemilik Djarum Group akan perkembangan bulutangkis Indonesia,,Moga ada perusahaan lokal lain yg bisa mengikuti jejak Djarum Group.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mixello
    Rabu, 05 Juni 2013 09:03:42

    Thxs yah All atas apresiasinya :).. memang benar jg yah kl dibilang ini adalah berita lama (klasik) yg akan terus memunculkan pro dan kontra di masyarakat.. entah sampai kapan :) Saya sangat menyadari keberadaan rokok itu telah menjadikan 'warna' tersendiri bagi mereka para perokok dan memberi 'warna' tersendiri pula bagi kalangan non-perokok.. artinya saya pribadi tetap menghargai para perokok krn itu hak masing2 pribadi tetapi akan lebih salut jika asapnya itu tdk untuk dibagi-bagikan kpd non-perokok alias mereka diharapkan bs merokok dg 'bertanggung jawab'.

    Mungkin yg bs mewakili kegalauan saya sbg non-smoker ini adalah dengan cukup melontarkan beberapa pertanyaan sederhana saja.. Bagaimana dg korban yg bukan perokok, Bagaimana dgn masa depan Bangsa Indonesia (terutama u/ generasi muda), Bagaimana dg biaya kesehatan yg harus dipikul masyarakat, Bagaimana dgn penghamburan uang rakyat terutama golongan menengah ke bawah yg rela menghabiskan sepertiga hingga setengah dari pendapatan mereka hanya untuk merokok, sampai2 mereka rela tidak makan atau tidak menyekolahkan anak-anak mereka asal bisa merokok?

    Di sini nampaknya kebijakan dan manajemen dampak personal-lah yg mulai harus dikedepankan. Bukan sekedar kemenangan 'sesaat' saja yg hanya dipikirkan.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mixello
    Rabu, 05 Juni 2013 09:54:52

    Yusakbum@... Saya kira krang lebih sama deh kondisinya alcohol-sponsored event (Bitburger, Paulaner, Veltins dll) yg ada di Jerman sana dg tobacco-sponsored event (Djarum, Gudang Garam, Sampoerna dll) di Indonesia, yg menjadi dilema adalah di masyarakat Jerman sana minum bir ini sdh sangat melekat dalam kebudayaan mereka secara turun temurun sampe2 ada pesta minum bir rutin terbesar disana yg dinamakan Oktoberfest. Hingga saat ini belum ada German Law (JuSchG, JMStV) terkait sponsor olahraga bagi alcoholic producer yg secara eksplisit mengaturnya. Tetapi dari pemerintah lokal sangat concern mengawasi penggunaan bahan2 birnya agar kadar alkohol tdk melebihi yg ditentukan (rata2 4.8% - 5.2% ABV) bahkan perusahaan Bitburger mengeluarkan varian Bitburger Drive yg merupakan alcoholic-free. Olahraga2 favorit di Jerman hampir semuanya berhubungan dg produk bir ini, contoh di sepakbola yg terkenal spt: FC Bayern Munchen (Sponsor: Paulaner Lanson Champaign), FC Schalke 04 (Sponsor: Veltins), SV Werder Bremen (Sponsor: Haake Beck), Leverkusen (Sponsor: Bitburger Gaffel Kolsch), Borussia (Sponsor: Brinkhoff's No. 1) dan masih banyak lagi.

    Yg 'menarik' adalah peminum bir disana akan bilang kalau alkohol itu lebih sehat dibanding rokok (tentu ini menurut versi mereka loh :D), dan perokok umumnya mengiyakan hal tersebut. Bir & rokok boleh dianggap 'berteman baik' sebagaimana kopi hangat (tapi rokok tetap mendapat regulasi yg sangat ketat). Di Jerman khusus rokok hanya dijual di Supermarket dan kios-kios khusus dg harga selangit (sekitar 70rb an/ pack), tidak semua toko dan semua orang boleh menjual rokok. Pembeli pun dibatasi diatas 16 tahun, jadi tidak bisa seenaknya menyuruh anak kecil membeli rokok. Jika terbukti memberikan rokok pada anak dg usia dibawah 16 tahun bisa berurusan dengan polisi.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : AjoBulu
    Rabu, 05 Juni 2013 10:26:15

    Kalau menurut saya masalah bir di eropa sana gak terlalu mengagu kesehatan deh, soalnya di eropa kan emang suhunya dingin dan bir kan berfungsi untuk menghangatkan badan kalau dingin (mamfaat yang sbenarnya), cuman minum berlebihan itulah yang merusak, tapi bukan merusak kesehatan tapi merusak akal pikiran #terlalu....

    Maaf dalam islam sendiri alkohon itu kan dilarang, karena meminum alkohon yang tidak sesuai takaran, kondisi dan aturan dapat merusak akal pikiran atas dasar itulah diharam kan. jadi masalah bir jadi sponsor sih XoXo aja beda sama rokok.

    WARNING : Bir bisa menyebabkan kangker, impotensi ganguan kehamilan dan serangan jantung #gak adakan CMIWIW

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : yusakbum
    Rabu, 05 Juni 2013 10:49:58

    @mixello sebenernya kalo meruntut asalnya rokok juga kan di eropa dipakai buat menghangatkan badan, jadi sama aja sih sama bir.
    cuma orang Indonesia senengnya memakai yg berlebihan *sehari bisa ngabisin 2 pak rokor, trus minum berapa botol bir.. dan sayangnya pemerintah terlalu longgar buat hal-hal macam ini..

    tapi percaya nggak percaya banyak perokok aktif yg nggak mau lepas dari rokok, karena melihat orang disekelilingnya yg setelah berhenti merokok, malah penyakitan..

    semoga INASSP 2014 bisa sesukses INASSP sebelum-sebelumnya.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : Oleh
    Rabu, 05 Juni 2013 10:50:17

    Serasa kembali ke beberapa tahun lalu dimana forum diskusi di bulutangkis.com selalu diisi dengan diskusi yang menarik, damai, bijak, disertai argumen-argumen yang logis tanpa adanya gangguan dari member-member aneh yang seringkali justru memberikan kicauan yang tidak ada relevansinya dengan tema yang didiskusikan dan cenderung memperkeruh suasana diskusi.

    Nice Thread and Nice Discussion.
    Lanjutkan !!!

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Rabu, 05 Juni 2013 10:58:29

    ihh bener bangetttttt... cong-cong nya buldoc apalagi.....
    abis dari lapangan langsung deh ha ha
    ---------------------------
    Oleh RajawaliFortune
    @ajobulu
    Paham
    Bnyak kok contohnya
    Abis maen bultang, langsung pd merokok di pinggir lapangan

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : AjoBulu
    Rabu, 05 Juni 2013 11:58:51

    mona- mona ckckckck

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mixello
    Kamis, 06 Juni 2013 06:23:03

    Ajobulu@... wah luar biasa sekali loh punya Eyang Buyut yg seorang pekerja keras (rajin berolah raga), bs berumur panjang tapi juga seorang perokok berat. Ini sama dg yg saya alami sendiri dimana saya jg punya seorang Kakek yg sebentar lg akan menginjak usia 91 thn. Beliau memang sangat aktif bekerja dlm hidupnya, sifat mandirinya luar biasa, olah raga juga namun terlihat sehat2 saja ga ad masalah padahal beliau seorang perokok berat.. rokoknya bkn rokok produk pabrik biasa tapi rokok tradisional 'Tengwe' yg disinyalir kadar nikotinnya malah lebih tinggi drpd rokok pabrik. Lantas saya pernah iseng menyatakan keinginan saya merokok.. eh, beliau malah melarang keras jangan sampai saya (berlaku jg kpd orang tua saya) kenal rokok kalo ga tau 'ilmunya' & mewanti2 lebih baik saya jangan merokok (ga adil donks pikir saya).. wah, lalu saya penasaran menanyakan ilmu apakah itu? Beliau hanya menjawab yg intinya bahwa itu smua adalah 'karunia' Tuhan yg wajib disyukuri.. entah itu disebabkan krn 'faktor sugesti' atau kearifan lokal yg memang sangat beliau junjung tinggi.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : mixello
    Kamis, 06 Juni 2013 06:40:59

    Maka saya melakukan riset kecil2an.. dan ternyata dari sisi medis saya belum menemukan kalo olah raga itu bisa mengimbangi dampak dari efek buruk rokok... artinya itu hanya mitos saja. Sebab dari penelitian sebagian besar ditemukan dlm diri seorang perokok itu kadar HDL (Kolesterol baik) yg rendah sedangkan kadar LDL (Kolesterol buruk) yg justru lebih tinggi... dan olah raga berlaku sebaliknya. Disamping merokok setelah berolah raga itu justru membuat kerja jantung menjadi lebih berat krn jantung membutuhkan oksigen untuk berfungsi normal. Itu bs menjalar dr mulai Otak, Jantung, Paru-paru sampai efek kelelahan (mudah lelah) ketika berolah raga. Efek rokok tetap akan ada meskipun kita berolah raga dan memakan makanan yg sehat. Dan yg saya tau malah dengan banyak berolah raga itu adalah salah satu cara kita untuk berhenti merokok.

  • Re: Menyoal Larangan Sponsor Rokok Oleh BWF
    Oleh : pay_minho
    Sabtu, 08 Juni 2013 04:48:55

    Knp ngak osim Aja sponsor'a

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru