Forum > Pelatih Bulutangkis

Come on Coach Richard!

Senin, 27 Februari 2017 09:04:34
3638 klik -- 38 respon
Oleh : chico_aura
Versi cetak

Tak bisa dipungkiri jika raihan emas owi/butet di OG 2016 adalah pencapaian yg fenomenal utk coach Richard. Tangan dingin Richard scr menakjubkan membalikan kondisi owi/butet yang terpuruk setahun jelang olimpiade utk mendapatkan momentumnya di OG 2016. Ini belum termasuk gelar2 besar lainnya spt hatrick 3 x juara All England dan 1 kejuaraan dunia dari owi/butet dan All England 2016 dari praven/deby yg menempatkan (boleh dibilang) Richard sbg (salah satu) coach terbanyak raihan gelar bergengsi dalam 5 atau bahkan sepuluh tahun terakhir ini.

Namun era generasi OG 2016 sudah jauh berakhir. Tahta nomor satu dunia sudah berpindah dengan cepat ke tangan pasangan muda baru china Zheng siwei/chen qingchen. Zhang nan pun sudah menemukan pengganti zhao yunlei yaitu li yunhui yang tidak kalah ganasnya.

Bagaimana dengan Indonesia? Bisa dibilang menyedihkan dan masa depan terlihat suram tanpa butet dan debby.
Gloria terliat masih terbeban tampil dengan Owi, Ronald masih berkutat dengan segudang eror, Melati dengan badan yang tambah melar, Edi dengan mental problemnya. Alfian/Anisa pun masih berkutat di papan tengah tanpa tanda2 akan segera naik ke level atas dunia.

Jangankan menyaingi 2 XD china diatas, bahkan pemain2 pelapis INA pun sudah disalip pemain negara tetangga seperti Dechapol/sapsiree dan tan kian meng/lai pei jing.

Respon

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : chico_aura
    Senin, 27 Februari 2017 09:06:44

    Ada berita yang meyebutkan kalau jelang OG 2016 fokus Richard habis utk emas olimpiade (owi/butet dan praven/debby) sehingga pemain2 pelapis yang lain “terbengkalai” (Pelatih XD yang lain ngapain?). OK alasan ini masih bisa diterima.

    Tapi OG 2016 sudah lewat lebih dari 6 bulan yang lalu dan masih tidak terlihat perubahan berarti dari team XD pelatnas. Sektor tunggal putri dan dan ganda putri sudah terliat berbenah dengan program2 barunya sementara team XD masih mengandalkan owi/butet dan praven/debby.

    Apa yang sudah disiapkan dari Ronald, alfian dan edi untuk melapis owi? Kapankah mereka akan diberi kesempatan belajar dengan berpasangan dengan butet dan debby sebelum mrk pensiun? Tidak kah Ronald/edi/alfian perlu jg utk main rangkap di MD agar lebih bertenaga dan tidak “lazy style” hanya mengandalkan placing2 semata seperti zheng si wei atau Dechapol?

    Apa yang sudah disiapkan dari Melati yang kabarnya sudah disegel utk berpasangan dengan praven menggantikan debby? Menimbulkan tanda tanya besar melihat penampakan tubuh Melati yang kini sangat tidak ideal tambah gemuk saat ini. Seperti apakah pelatihan fisiknya? Tidak ada kah disiplin menjaga berat badan? Tidak kah ada seorangpun yang peduli akan hal ini? Dan sejumlah pertanyaan lainnya ttg progress team XD.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : chico_aura
    Senin, 27 Februari 2017 09:07:07

    Ini sudah waktunya. Jangan terus dalam zona nyaman dengan bergantung pada owi/butet dan debby. Satu tahun jelang pensiun butet dan debby adalah waktu yang tepat utk mencari racikan kombinasi baru yang lebih menjanjikan. Jangan terus “memaksa” dengan kombinasi yang sama yang terbukti mentok dan tertinggal dari lawan. Jangan sampai terlambat coach Richard!

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : abc123
    Senin, 27 Februari 2017 10:03:29

    Susah sih...main rangkap ga boleh.
    Zhang nan chen qingchen aja rangkap

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : Leejaejin
    Senin, 27 Februari 2017 10:52:54

    richard fokus dengan owi/butet dan predeb pasangan yg lain masih belum bisa menunjukkan yg terbaik? ya jelas lh kalah gengsi dengan negara tetangga yang bisa main rangkap

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : exsaBM31
    Senin, 27 Februari 2017 14:04:26

    Peng kotak katakan pelatih. Ga bisa lihat potensi atlet siapa rangkap siapa nggak. Kasian umur peak atlet keuangan percuma. Coba kalo kevin/masita dipertahankan. Mungkin masita masih dipelatnas sekarang. Itu hanya salah satu contoh !

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : mas_enzi
    Senin, 27 Februari 2017 14:52:02

    Kurang begitu tau benar atau tidak adanya pengkotak kotakan sektor di pelatnas andai itu nggak benar harus nya pelatnas bisa berkerja sama membangun sektor ganda yang kuat kalau memang pemain nya ga punya potensi di ganda campuran kan bisa di rotasi ke ganda putri begitu pun sebaliknya

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : mas_enzi
    Senin, 27 Februari 2017 15:08:13

    Kalau melihat daftar pemain yang di kirim ke vietnam international challenge skuad muda ganda campuran juga seperti nya hanya fokus di satu nomor

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : runeback
    Senin, 27 Februari 2017 17:25:13

    herry ip coba ke XD.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : WaHyOe
    Senin, 27 Februari 2017 17:53:39

    Seharusnya sebelum Olimpiade 2016 sdh mempersiapkan pengganti Butet & Debby. Biarkan Butet pensiun atau membimbing pemain2 macam Alfian,Edi,Hafiz,Ronald,atau Rinov. Di akhir2 masa menjelang pensiun Butet itu ga boleh lagi di bebankan target. Biarkan dia enjoy menikmati sisa karirnya seperti Hendra Setiawan yg keluar pelatnas dgn maksud supaya regenerasi berjalan dgn baik. Ga usah di tahan smpe Asian Games 2018. Itu kan menandakan bahwa coach richard berlindung di bwh superiornya Butet alias cari aman ajah. Kasihan Butet pas Asian Games 2018 umurnya sdh 33 thn. Masa kalah sama pelatih Tiongkok dan pelatih Malaysia :( #coachrichardpelatihmedioker

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : terutama
    Senin, 27 Februari 2017 18:06:08

    kemaren gw baca yg di kasi ijin buat maen superliga cuma melati, pemaen cewe laen ga bisa maen ganda putri. tapi sejak berapa tahun lalu udah keliatan klo ganda campuran ini ga ada apa apa nya klo ga ada owi butet. tapi,..btw sebelum owi butet, richard udah pernah ngasilin trikus minarti sama nova vita. mesti nya dia punya modal bikin pasangan bagus

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : jo_san
    Senin, 27 Februari 2017 19:04:00

    Padahal sektor XD ini paling banyak punya bibit unggul yang sangat mendominasi di Junior (Edi, Ronald, Alfian, Gloria, Melati, Masita, Sheila) tapi sampai saat ini tidak satu pasang pun dari mereka yg mampu diorbitkan Richard ke level tinggi. Mungkin ini salah satunya karena Richard terlalu nyaman dengan keberadaan Owi/Butet dengan prestasi prestisius yg didapat, sehingga dia lupa untuk mengeksplorasi generasi di bawahnya.

    Dengan usia Butet yang sudah tua, Owi juga sudah tidak muda lagi dan Debby dengan rencana pensiunnya, sementara itu pemain pelapis saat ini kondisinya sangat2 menyedihkan. Boro2 menuju kelas elit, sekarang melawan pemain baru dari Malaysia, Thailand, Taipe juga susah menang.

    Bisa dibilang saat ini kondisi XD Indonesia sedang menunggu waktu menuju kehancuran.

    Pertanyaannya mau sampai kapan Richard Mainaky terus-terusan 'bersembunyi' di balik kesuskesan Owi/Butet...?

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : dennu98
    Senin, 27 Februari 2017 21:56:54

    Richard suruh latih owi butet praven debby saja.
    Yg lain dgn pelatih baru.

    Biar saja richard mabok keterusan dgn perasaan bangga ga habis habis

    Sementara waktu sudah beralih ke generasi berikutnya

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : senaraket
    Selasa, 28 Februari 2017 02:11:24

    Jika saatnya Butet Debby 100% pensiun, akan tau rasanya XD butiran debu. Sekarang aja lawan XD THA JPN MAS berasa lawan XD atas CHN. Menyedihkan nggak belajar dari WD yg sebelumnya terlalu fokus ke Greynit.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : mide
    Selasa, 28 Februari 2017 12:56:39

    Hahaha makan tuh buaian kenangan!
    Atlet muda segitu banyak tinggal racik bongkar pasang aja malas banget, nggak mau investasi masa depan. Terlalu sayang ranking. Nggak kasih main rangkap. Ya udah say goodbye aja buat XD

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : a_suhada
    Selasa, 28 Februari 2017 15:22:46

    Yups se-7 bgt, . .jika butet/owi, Pra/deb, habis, maka regenerasi XD akan jomplang, .jangankan ngejar, . .bangkit aja bakal tambah sulit, secara pemicu motivasi ga ada,...seperti yg sedang terjadi di sektor WS, walaupun saat ini di WS sdh mulai ada kemajuan,..

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : pradebb
    Selasa, 28 Februari 2017 16:33:42

    Padahal kalau diinget2 udah lumayan sering lah ya bongkar pasang, tapi ngk ada terlihat progressnya, malah makin parah menurut gue

    Seinget gue
    Alfian pernah dipasangkan dgn Shendy, Gloria, Shella, Masita
    Anisa pernah sama Lukhi
    Edi pernah sama Melati
    Glo pernah sama Alfian, Riky, Owi

    Ujung2nya tetep aja mentok

    Kalau Ronal/Melati Edi/Glo Alfian/Anisa Hafiz/Shella dibongkar, komposisi yang pas menurut temen2 bagaimana?

    Kok gue ngerasa tetep bakalan gitu2 aja ya mereka walaupun dibongkar

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : pradebb
    Selasa, 28 Februari 2017 16:44:33

    Ronald/Glo Ronald/Anisa Ronald/Shella ?
    Edi/Melati Edi/Anisa Edi/Shella ?
    Alfian/Glo Alfian/Melati Alfian/Shella ?
    Hafiz/Glo Hafiz/Anisa Hafiz/Melati ?

    mana yang pas? ya begini lah kalau pemain udh dikotak2in, rangkap juga ngk, jadi kaku gini, diotak atik juga rasanya bakalan gitu2 aja

    Owi/Butet dan Praveen/Debby ngk aku masukin, krn kemungkinan mereka untuk dibongkar kecil

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : mas_enzi
    Selasa, 28 Februari 2017 17:23:39

    Alfian pernah sama shendy dan juara malaysia ic waktu itu alfian juga rangkap dengan selvanus geh dan juara juga di md

    Alfian/sheila dipasang kan karena anisa cidera sedangkan edi/melati di level senior saya hanya melihat mereka berdua waktu new zealand gp waktu itu kalah dari alfian/anisa di final.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Selasa, 28 Februari 2017 17:56:31

    Nasibmu alfian ... padahal di md juga waw.

    Btw alfian itu juara wjc dan ru wjc glow dan sela
    Eedi juara wjc sma melati
    Ronald ru wjc sma tiara
    Tpi kenapa ga ada satupun yang moncer. Heran saya

    Dah lah tarik tiara ke xd aja. Dia kan juga peraih perunggu ajc xd sama praven

    Ga cuma alfian di tahun 2014 sering otak atik kok. Kaya hafiz/ronald trus edi /ronald juga pwrnah ronald alfian juga pernah.

    Anisa main wd dengan melvira. Anisa pwrnah sama kwtut juga.

    Jadi kangen masa masa itu..

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : zaraZIR
    Selasa, 28 Februari 2017 17:56:40

    Ya solusi terbaik memang XD lapis yg sedang menurun ini harus dicoba rangkap, itung-itung kan bisa coba sektor MD/WD buat mematangkan permainan dan bs memberi pengaruh positif untuk hasil XD nya, sukur-sukur kalau malah bagus di 2 nomor lho.
    Nah.. nyatanya itu kan dulu Alfian dicoba main 2 nomor wktu sm Shendy & Geh di IC, hslnya not bad.

    Saya rasa pemain-pemain yg sdg menurun di XD ini pasti ada titik jenuhnya jg lama2 :( nah.. alangkah baiknya kan bs rangkap, setidaknya bs merasakan sektor lain, semacam penyegaran jg.

    Tp sygnya ini ya soal rangkap bener2 blm terpikir sptnya. Sebenernya lho ya sebenernya kalau punya tekad utk bener2 serius mau berbenah pun bisa. Di mulai dr sendiri dlu, lihat apa kekurangannya dan diperbaiki misal teknik & mentalnya, trs tingkatkan trs apa yg mjd kekuatan, dan kompak dg partner selalu komunikasi baik di on/off court. Dan Daya Juang kudu ditingkatkan. Saya rasa bisa kalau seperti ini.

    Just my opinion :)

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : mas_enzi
    Selasa, 28 Februari 2017 18:01:22

    Dari skuad pelapis ganda campuran kombinasi yang ingin sekali saya lihat

    Alfian/melati
    Ronald/gloria
    Hafiz/anisa

    walaupun hasilnya juga belum tentu lebih baik dari yang sekarang,, mau gimana lagi stok nya cuma ada itu mau naikin pemain muda juga belum siap mental nya mau me rotasi dengan sektor lain kaya nya juga ga bisa.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : zaraZIR
    Selasa, 28 Februari 2017 18:14:17

    #mas enzi

    waiya... saya sbnrnya masih ada sedikit optimis dengan Hafiz. Kenapa ya gak dipecah sementara dg Shella. Boleh lho kalau duet sm Annisa or Gloria or Melati. Atau digilir, biar nemu yg pas.

    Bbrp kali liat Hafiz main, ya sebenernya lumayan smashnya, di dpn net pun mayan tipis2, wlpn dari segi cover blm trllu baik. Dan kdg msh ada error. Tp itu smw bs dibenahi sih ini kalau dia dikasih kepercayaan lebih lg.

    Nah sptnya Hafiz bs dipertimbangkan, meningat PG XD spt Alfian, Ronald, Edi yg sdg menurun.
    Ya wlpn Alfian sedikit ada keliatan daya juangnya lho wktu lwn Zhang/Yinhui itu, syg cedera.

    Bagaimana teman2, ada yg setuju dg opini saya di atas? bagaimana menurut kalian? :)

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : chico_aura
    Selasa, 28 Februari 2017 19:12:32

    Sebenernya tinggal contoh aja dr sektor WD dimana pemain2nya di gilir untuk cari komposisi terbaik.
    Sambil disuruh jg rangkap (untuk upgrdae stamina dan power) maen WD/MD seperti Ronald/Edi dan Alfian/Hafidz di MD atau Gloria/melati dan anisa/shella.

    Untuk rangkap sesama pemain XD ini kan mudah dilakukan krn ga perlu koordinasi dengan pelatih MD/WD krn dilakukan dgn pemain sektor XD sendiri.



    ============================
    Oleh : pradebb
    Selasa, 28 Februari 2017 16:44:33
    Ronald/Glo Ronald/Anisa Ronald/Shella ?
    Edi/Melati Edi/Anisa Edi/Shella ?
    Alfian/Glo Alfian/Melati Alfian/Shella ?
    Hafiz/Glo Hafiz/Anisa Hafiz/Melati ?

    mana yang pas? ya begini lah kalau pemain udh dikotak2in, rangkap juga ngk, jadi kaku gini, diotak atik juga rasanya bakalan gitu2 aja

    Owi/Butet dan Praveen/Debby ngk aku masukin, krn kemungkinan mereka untuk dibongkar kecil

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : chico_aura
    Selasa, 28 Februari 2017 19:19:19

    Dan mustinya bakat istimewa Apriani dan Yulfira itu dimanfaatkan secara maksimal dengan main di 2 nomor.

    Ga perlu semua/banyak pemain yang harus maen rangkap. 2 pemain putra dan putri jg cukup.

    Apriani dan yulira serta Rian ardianto dan Hardianto.

    Atau satu pasangan lah kl 2 kebanyakan, Rian Ardianto/Apriani!

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : mas_enzi
    Selasa, 28 Februari 2017 19:47:16

    @chico_aura

    Jujur saya juga sebenarnya pengen banget ada kombinasi rian ardianto/apriani ini bukan bermaksud untuk men spesial kan apri ya tapi memang sayang kalau bakat apri, yulfira dan yang lain tidak bisa di maksimalkan

    Rian/apri

    Ini kayaknya sulit rian sedang di push untuk bisa bersaing di level atas jadi kemungkinan untuk rangkap sangat2 kecil.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : chico_aura
    Selasa, 28 Februari 2017 20:30:37

    @mas_enzi iya sepertinya sulit ya kalo udah lintas sektor (walo mustinya bisa mudah).

    Semustinya cara pandang PBSI itu dengan merangkapkan Rian akan membuat dia justru semakin matang di MD.

    Contoh nyata nya adalah Zhang Nan yang justru makin matang/bertenaga krn maen rangkap. Dan sukses.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : Redza
    Selasa, 28 Februari 2017 20:32:28

    Yups. . Yg lebih all around di mix adalah Apriani. . Placing nya keren. . Dibelakang smash juga lumayan. .

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : johantjun
    Selasa, 28 Februari 2017 21:35:02

    yg jelas susi sbg kabidbinpres harus berani membongkar sekat ganda sesuai janjinya dulu. buka sekat dan pengkotakan di ganda putra, putri dan campuran, gabungin jadi satu ganda biar cair wd rangkap xd atau md rangkap xd seperti negara lain..
    apa susahnya coba?? toh bakal lebih efisien

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : senaraket
    Selasa, 28 Februari 2017 21:41:09

    Yulfira dan Apriani bisa di atas rata2 main WD untuk seusi mereka karena rangkap. Apri bahkan medali AJC WJC dari XD bukan WD. Yulfira juga bisa fleksible karena rangkap, terbiasa jadi pm & pg atau all around. Sama Suci jadi PM ayo, sama Tiara jadi PG oke.

    Tiara jika ke XD ada prospek banget. Cowok2 XD yg suka banget error harus ada penanganan khusus. Dechapol biasa rangkap. Duo Tan aslinya MS yg bola2nya variatif, smash cetar.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : WhiteKing
    Selasa, 28 Februari 2017 22:42:02

    Setuju sih cewek xd main di wd jg tp itu satu2nya cara utk mengupgrade skill & stamina karna main wd lebih susah drpd xd. Mereka hrs lebih byk mengejar bola shg butuh tenaga ekstra siapa tahu bisa nggelontorin lemak jahat yg menempel di tubuh hihihi. Lihat kiprah melati & gloria di djarum superliga pas main wd hmmmm kyk bingung hrs ngapain karna di xd lebih banyak dimanja dg dicover cowoknya jd cm njaga di dpn aja. Mungkin inilah yg membuat cewek xd skrg sdh berkurang insting mematikan bola jd cuma sbg alat pancingan saja utk dismash yg cowok ga inisiatif mematikan sendiri.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : runeback
    Selasa, 28 Februari 2017 23:55:02

    bujuk butet buat ngemong junior cowo XD
    butet kudu di gilir ke cowo XD errornya ampun dah
    sekalian di ospek kalo perlu kaya dulu owi.
    pengennya owi juga di gilir ke junior gak cma ama glo aja kalo perlu ama apri boleh lah.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : chico_aura
    Rabu, 01 Maret 2017 08:18:03

    Iya jd keinget jaman alfian maen rangkap dgn shendy dan geh dulu.
    Udah brp lama ya itu? 3-4 taun yll ada kali ya
    Andai alfian konsisten dikasih kesempatan utk kerja keras maen rangkap sejak saat itu pasti sekarang udah bisa masuk top ten

    ==========================
    Oleh : zaraZIR
    Selasa, 28 Februari 2017 17:56:40
    Ya solusi terbaik memang XD lapis yg sedang menurun ini harus dicoba rangkap, itung-itung kan bisa coba sektor MD/WD buat mematangkan permainan dan bs memberi pengaruh positif untuk hasil XD nya, sukur-sukur kalau malah bagus di 2 nomor lho.
    Nah.. nyatanya itu kan dulu Alfian dicoba main 2 nomor wktu sm Shendy & Geh di IC, hslnya not bad.

    Saya rasa pemain-pemain yg sdg menurun di XD ini pasti ada titik jenuhnya jg lama2 :( nah.. alangkah baiknya kan bs rangkap, setidaknya bs merasakan sektor lain, semacam penyegaran jg.

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : zaraZIR
    Rabu, 01 Maret 2017 10:06:42

    Hehe kurang tahu brp lama Alfian main rangkap, waktu itu sempet lama gak update badminton jd krg ngeh kiprah Alfian wktu itu. Tp ya prnh baca sedikit pas sm Shendy itu.
    Iya andai ya konsisten dan bs diteruskan rangkapnya lg, pas sm Annisa di XD bs coba MD jg, dicarikan partner. Harusnya sih.
    Jd mmg rangkap ada positifnya terlebih utk PG XD, biar lebih matang mainnya, variatif & bs mkin bgus covernya.

    Oiya wktu Alfian rangkap itu pelatihnya siapa ya? hehe

    ========================================
    Oleh : chico_aura
    Rabu, 01 Maret 2017 08:18:03
    Iya jd keinget jaman alfian maen rangkap dgn shendy dan geh dulu.
    Udah brp lama ya itu? 3-4 taun yll ada kali ya
    Andai alfian konsisten dikasih kesempatan utk kerja keras maen rangkap sejak saat itu pasti sekarang udah bisa masuk top ten

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : johantjun
    Rabu, 01 Maret 2017 11:28:59

    German open sudah digelar tuh.. gak ada treadnya kah?
    Pbsi cuma kirim beberapa gelintir pemain padahal ini turnamen bagus buat persiapan All england, sampe chen long sm Lin dan saja turun dimari

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : WaHyOe
    Rabu, 01 Maret 2017 12:43:59

    Tunggal Putra Tiongkok terselamatkan oleh Chen Long & Lin Dan. Klo mereka berdua ga turun dimari mungkin Tunggal Putra Tiongkok sdh habis ga ada yg ke R2 secara Tian Houwei & Zhao Junpeng sdh rontok di R1 hahahaha

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : johantjun
    Rabu, 01 Maret 2017 13:14:35

    shi yuki sm qiao bin disimpen yaah..

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : beko
    Kamis, 02 Maret 2017 19:02:27

    Setuju, ini XD istilahnya bom waktu, pas masanya butet dan debby pensiun, abis lah XD papan atas indo. Sorry to say XD pelapis emg bener kata yg lain sama dechapol/sapsiree aja kayanya bakal kalah saing plus rawan cidera semua. Makanya butet diperas terus buat main karena richard kayanya gila ketenaran

    Ada baiknya di XD ganti pelatih lah, bagus sih tapi kalau regenerasi ga jalan? Owi udh tua juga, satu satunya yg bisa diandalkan ya cuma praveen, PM PM melar juga ga bisa diandalkan lah. Ngarep generasi baru yulfira apri maen XD juga cuma mimpi kalo richard masih jadi kepala pelatih

  • Re: Come on Coach Richard!
    Oleh : Andro
    Sabtu, 04 Maret 2017 08:22:44

    Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Debby Susanto, masih akan berpasangan dengan Praveen Jordan hingga Asian Games 2018 yang digelar pada 18 Agustus-2 September di Jakarta dan Palembang.

    ''Praveen/Debby masih akan dipasangkan hingga Asian Games 2018. Debby mengaku penasaran ingin meraih medali emas karena pada Asian Games 2014, Incheon meraih medali perunggu,'' kata pelatih kepala ganda campuran nasional, Richard Mainaky kepada JUARA di hall pelatnas, Cipayung, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

    Menurut Richard, keputusan tersebut diperoleh setelah dia melakukan diskusi dengan Debby. Awalnya, Debby berencana menjadi pemain nasional hingga akhir 2017 karena berencana menikah.

    ''Saya sudah bicara dengan Debby. Saya lihat dia masih memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi di bulu tangkis. Potensi dia masih bagus, saya juga sudah bicara kepada calon Debby dan dia bisa memahami keinginan saya dan Debby,'' tutur Richard.
    Debby akan menikah akhir 2017. ''Setelah itu, dia tetap berlatih di pelatnas. Program latihan sudah saya siapkan,'' ujar Richard.

    Sementara itu, Debby mengakui bahwa dia masih akan bertanding hingga Asian Games 2018.

    ''Rencananya, saya ingin bermain sampai akhir tahun. Setelah melalui diskusi panjang, saya setuju bermain hingga Asian Games. Yang jelas, Olimpiade 2016 adalah Olimpiade terakhir saya,'' ucap Debby.

    Setelah kepastian didapat, Debby langsung dipersiapkan untuk mempertahankan gelar pada All England bersama Praveen.

    ''Tahun ini, selain ingin mempertahankan gelar All England, saya membidik titel pada Indonesia Terbuka dan kejuaraan dunia,'' aku Debby.

    http://www.juara.net/read/raket/bulu-tangkis/170840-debby.susanto.masih.bermain.hingga.asian.games.2018

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


Audisi Umum Bulutangkis




India Open 2017

Seeded Entries
Players
Draws
Matches
Visual LiveScore
Website

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru