Forum > Siaran TV

Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?

Minggu, 02 Februari 2020 15:33:27
1449 klik -- 11 respon
Oleh : ngistora
Versi cetak

Helmy Yahya Dicopot dari Dirut TVRI

Helmy Yahya diberhentikan oleh Dewan Pengawas TVRI dari jabatan Direktur Utama TVRI periode 2017-2022. Salah satu alasan Dewas TVRI adalah Helmy Yahya tak menjelaskan pembelian hak siar Liga Inggris yang menelan biaya besar.

Pemberhentian itu tertuang dalam surat Dewas TVRI No 8/Dewas/TVRI/2020. Surat tersebut diteken Ketua Dewas TVRI Hidayat Thamrin pada Kamis (16/1).

Ada lima pertimbangan lain dari Dewas TVRI yang melatarbelakangi keputusan memberhentikan Helmy Yahya. Salah satunya terkait pembelian hak siar Liga Inggris.

Artikel lengkap bisa baca di kumparan.com dengan link berikut ini : https://bit.ly/2uYSij2

Respon

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : ngistora
    Minggu, 02 Februari 2020 15:34:44

    Tahun 2020 Diwarnai Turnamen Besar Seperti Uber Cup, Akankah TVRI Kembali Jadi Rumah Bulutangkis?

    Tahun depan, selain serangkaian Super Series bakal ada dua hajat besar dalam dunia bulutangkis.

    Rangkaian Badminton World Federation (BWF) World Tour 2020 akan terus bergulir.

    Sementara, dua major event yang bakal dilakoni para bintang bulutangkis adalah Thomas & Uber Cup dan Olympic 2020.

    Tentunya, tahun 2020 bakal dipenuhi jadwal yang padat bagi para pebulutangkis dan setelah sukses menayangkan 10 rangkaian turnamen bulutangkis di musim 2019, kabar mengenai kelanjutan TVRI sebagai pemilik hak siar laga major event BWF belum bisa dipastikan.

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : ngistora
    Minggu, 02 Februari 2020 15:36:25

    Pasalnya, belum ada pengumuman resmi apakah musim 2020 akan terus ditayangkan oleh TVRI Nasional.

    Namun, sedikit angin segar diungkapkan Director of Program and News Affair TVRI, Apni Jaya Putra melalui akun Twitter terverifikasinya terkait keputusan TVRI untuk melanjutkan jargonnya, yakin #TVRIrumahbulutangkis.

    Sebelum menyampaikan kabar baik itu, Apni memberikan apresiasi terbesarnya kepada pecinta bulutangkis seluruh Indonesia.

    Sementara, nantinya jargon tersebut akan tetap ada di tahun 2020.

    Dengan berakhirnya BWF Tour Finals, atas nama @TVRINasional saya mengucapkan terimakasih kepada badminton lovers seluruh Indonesia atas dukungan dan perhatiannya kepada TVRI. Insya Allah Rumah Bulu Tangkis tetap ada di tahun 2020, cuit @Apni, Minggu (15/12/2019).

    Artikel lengkap bisa baca di tribunmews.com dengan link berikut ini : https://bit.ly/2u2eUiw

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : ngistora
    Minggu, 02 Februari 2020 15:41:02

    TVRI Resmi Tayangkan Laga Thomas Uber Cup dan BWF World Tour 2020; Total 26 Turnamen Bakal Disiarkan

    Kabar gembira bagi para pecinta bulutangkis Tanah Air.

    TVRI Nasional telah mengumumkan secara resmi bahwa sebagai Rumah Bulutangkis bakal melanjutkan tren positif penayangan BWF World Tour.

    Kabar gembira ini diumumkan oleh Director of Program and News Affair TVRI, Apni Jaya Putra melalui akun Twitter terverifikasinya.

    Tahun ini, TVRI Nasional bakal menayangkan gelaran bergengsi bulutangkis baik rangkaian BWF World Tour 2020 bahkan gelaran Thomas dan Uber Cup 2020.

    Jika tahun lalu hanya menayangkan gelaran BWF World Tour Super 750 ke atas, kini TVRI resmi menjadi pemegang hak siar untuk gelaran BWF World Tour Super 300 ke atas.

    Sehingga secara keseluruhan bakal ada 25 turnamen ditambah Thomas dan Uber Cup 2020 yang bakal berlangsung pada pertengahan Mei mendatang.

    Artikel lengkap bisa baca di tribunmews.com dengan link berikut ini : https://bit.ly/2tphvTe

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : ngistora
    Minggu, 02 Februari 2020 15:43:40

    Alasan-alasan Dewas TVRI Pecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama

    Dewan Pengawas (Dewas) TVRI memberhentikan Direktur Utama Helmy Yahya pada 16 Januari 2020.

    Surat keputusan (SK) pemecatan Helmy dikatakan merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2005 tentang LPP TVRI.

    Berdasarkan PP tersebut, kata Ketua Dewas TVRI Arif Hidayat Thamrin, Dewas memiliki hak untuk mengangkat dan memberhentikan Dewan Direksi.

    Dewas punya kewenangan. Sudah dilalui dengan sesuai peraturan, kata Arif dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

    Ada sejumlah alasan Dewas TVRI memecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama.

    Berdasarkan catatan Kompas.com, berikut alasan-alasan Dewas TVRI yang disampaikan dalam rapat bersama Komisi I DPR :

    1. Helmy beli hak siar Liga Inggris yang menimbulkan utang

    2. Kinerja Helmy dianggap tak sesuai visi dan misi TVRI

    3. Rebranding TVRI dianggap tidak sesuai rencana kerja

    Artikel lengkap bisa baca di kompas.com dengan link berikut ini : https://bit.ly/36PIZPF

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : ngistora
    Minggu, 02 Februari 2020 15:44:03

    Rebranding Dipermasalahkan, Helmy Yahya Nilai TVRI Justru Lebih Keren


    Salah satu alasan pemberhentian Helmy Yahya sebagai Direktur Utama TVRI adalah berkaitan dengan rebranding yang dilakukan lembaga penyiaran publik itu.

    Menanggapi hal tersebut, Helmy Yahya mengatakan justru rebranding yang dilakukan membuat TVRI lebih keren dan kekinian.

    ''Mereka (Dewan Pengawas) bilang ada ketidaksesuaian, anggarannya ke mana, sebenarnya tidak. Rebranding itu yang membuat TVRI keren,'' ujar Helmy dalam konferensi pers, Jumat (21/1/2020).

    ''Bukan saja mengganti logo, tetapi apakah anggarannya ada yang tidak sesuai? Sangat sesuai walaupun rebandring itu tidak ada di anggaran,'' kata Helmy Yahya.

    Helmy mencontohkan, dirinya ingin mengganti seragam karyawan dengan logo baru dan bertanya terlebih dahulu kepada Direktur Keuangan, apakah ada anggaran untuk membuat seragam baru.

    Hal yang sama juga dilakukan untuk melakukan rebranding logo terhadap mobil-mobil dinas TVRI.

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : ngistora
    Minggu, 02 Februari 2020 15:58:15

    Kemudian, dia juga bertanya mengenai ada tidaknya anggaran untuk peluncuran mengenai rebranding tersebut dengan mengadakan konser.

    ''Saya tahu jawabannya ada (anggaran), oke tanggal 29 Maret kami bikin konser, topiknya rebranding. Oh perlu aktivitas promosi above the line, below the line. Saya tanya berapa dana promosi, (dijawab) 'Ada, Pak Helmy, mainkan','' kata dia.

    ''Jadi tidak ada satu pun yang tidak sesuai. Apakah terjadi penyimpangan? Tidak, soalnya kalau menyimpang pasti disemprit BPK,'' ujar dia.

    Tidak hanya itu, Helmy Yahya juga menjelaskan tentang re-run program non berita di TVRI.

    Pada 2019, program re-run atau penayangan kembali di TVRI hanya sekitar 45 persen, lebih kecil dari tahun 2017 saat pertama kali Helmy masuk ke TVRI yang tercatat sekitar 55 persen.

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : ngistora
    Minggu, 02 Februari 2020 16:03:16

    Ia mengatakan, anggaran program TVRI kecil dibandingkan stasiun televisi swasta yang mencapai Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun.

    TVRI, kata dia hanya memiliki anggaran program sebesar Rp 132 miliar.

    ''Kalau Anda bagi Rp 132 miliar dibagi 365 hari dibagi 22 jam, sebenarnya kami dapat biaya program per episode Rp 15 juta. Bayar Soimah (aktris) pun tidak cukup,'' kata dia.

    ''Kami putar otak ini dan dari dulu selalu terjadi re-run karena biaya program itu kurang. Kami sudah fight, terus ditambah sedikit-sedikit sama Menteri Keuangan. Sebelum kami masuk, re-run itu ya 55 persen, setelah kami masuk, 2018 re-run itu berkurang menjadi 49 persen dan 2019 tinggal 45 persen,'' ucap Helmy.

    Helmy mengatakan, untuk mengusahakan hal tersebut dirinya pergi ke luar negeri untuk merayu banyak TV publik di sana.

    Hal itu pula yang menyebabkan TVRI akhirnya mendapat banyak hibah mulai dari film kartun hingga drama yang tayang saat ini.

    ''Kami juga membeli program-program Discovery. Katanya mahal, tidak tuh! Discovery cuma 800 dollar atau Rp 12 juta. Kalau kita bikin sendiri dengan mutu kayak begitu, saya tidak tahu berapa (biaya yang dibutuhkan),'' kata dia.

    Artikel lengkap bisa baca di kompas.com dengan link berikut ini : https://bit.ly/3b2VmLp

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : admin
    Minggu, 02 Februari 2020 16:19:41

    @ngistora,
    threadnya kita lengkapi dengan rekaman video Helmy Yahya dari Youtube ya. Agar lebih rame. Tq

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : Johantjun
    Minggu, 02 Februari 2020 19:19:14

    Terus hasil akhirnya Helmy Yahya tetep diberhentikan atau masih mengajukan banding kah??

    Kan kelihatannya ada pertemuan dengan DPR segala

    Sayang sekali kalo HY keluar dari Tvri karena sejak dipegang HY, Tvri banyak inovasi dan programnya semakin bagus termasuk menyiarkan bulutangkis live yg Tv swasta segambreng banyaknya saja nggak ada yg mau menayangkannya. Tvri mau menayangkan bulutangkis memanjakan beel jadi Tvri mulai dilirik lagi, bahkan tahun ini tour level s-300 saja ditayangkan tvri.. saluut

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Oleh : jouando
    Senin, 03 Februari 2020 11:50:51

    yang oke di TVRI sekarang, siaran nya bersih banget udah ga ada semut semut nya lagi, berkelas sih nyiarin bulutangkis,, semoga terus eksis TVRI nyiarin bulutangkis dunia,,,

  • Re: Masihkah TVRI Rumah Bulutangkis?
    Sabtu, 15 Februari 2020 13:14:55

    Ada kepentingan apa ya dgn pemberhentian pak Helmi Yahya dari Dirut TVRI?? Liat aja apa penggantinya lebihbbaik? Klo malah jd ancur berarti emang ada yg gk suka dgn kemajuan tv publik ini.

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


PB Djarum



@portalbulutangkis

Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru