Forum / Populer

Usia Atlet

Selasa, 28 November 2006 20:44:41
8283 klik -- 34 respon
Oleh : fikar
Versi cetak

Hai Badmintoner......

Saya ada pertanyaan yang mungkin bisa kita diskusikan di forum ini, berbicara mengenai usia yg dikaitkan dengan prestasi atlet, kita tau klo di cabang olahraga senam, usia-usia produktif atlet untuk berprestasi klo ga salah usia belasan ya? Tapi klo di olahraga kesayangan kita ini sebenarnya ada ga sih rentang usia tertentu di mana para atlet bisa meraih prestasi yg klo bisa dibilng konstan gitu...?

Klo diliat dulunya kita punya Joko Supriyanto yang sampai usia 28an or 30-an ya masih bisa merebut gelar kehormatan tapi ya cuman sekali-kali aja, sekarang aja di denmark ada pete gade christensen yg mungkin usianya dah hampir 30 an tapi peringkatnya masih tetap bertengger di 10 terbaik dunia.

So menurut teman-teman, di cabang olahraga bulutangkis ini ada ga usia produktif atlet untuk berprestasi....?

Oh ya satu lagi yang saya pengen tanyakan...., biasanya di pusdiklat gitu orang luar (publik) dibebaskan masuk ga sih ya sekedar untuk melihat atlet-atlet latihan?

Ok thanks banget masukan n atensinya....

Respon

  • Usia menghambat prestasi
    Oleh : wawan
    Selasa, 19 Desember 2006 16:43:12

    faktor usia emang jelas sih menghambat prestasi..apalagi udah diatas 30-an..komentar kakak teman saya masalah fisik yg ikut menentukan prestasi. Kalau maennya lama capenya yg bikin konsentrasi berkurang.

  • usia dan batas kemampuan tubuh
    Oleh : Lefidus
    Selasa, 16 Januari 2007 13:50:42

    issue ini sangat menarik. saya belum bisa mendapatkan hasil penelitian tentang hubungan antara usia dan prestasi dalam olah raga bulutangkis. data yang bisa kita dapatkan hanyalah rata-rata usia atlit bulutankis top rank dunia. usia tertinggi dari juara All England adalah Wong Peng Soon dari Malaysia. Peng Soon lahir tahun 1918, menjadi juara All England 1950-1952 dan 1955. Jadi, pertama kali menjadi juara All England pada umur 33 tahun dan kembali meraih peringkat tersebut pada umur 38 tahun. soal yang juga menarik adalah bagaimana seorang atlit bulutangkis dapat mempertahankan prestasinya hingga batas umur tertinggi tersebut.

  • faktor usia
    Oleh : jacob
    Minggu, 28 Januari 2007 16:25:31

    menurut saya pengaruhnya terhadap penurunan prestasi pasti ada, karena kekuatan fisik akan menurun. Tapi para pemain seperti Peter Gade, Hendrawan, Tony Gunawan mampu merebut gelar pada usia yang cukup tua bagi pemain badminton. Jadi menurut saya yang pengalaman, kemataangan mental, dan pengendalian emosi, akan mampu sedikit menutupi usia mereka.

  • usia dan prestasi
    Oleh : tjahyana
    Rabu, 07 Februari 2007 07:12:14

    Dari segi fisik usia yang lebih muda cenderung lebih kuat,dengan demikian prestasi akan mudak terukir,namun dari segi psikologi usia tua cenderung lebih matang dengan pola pikir yang sederhana dan cepat.idealnya pebulutangkis secara fisik kuat dan mental matang,karena prestasi akan dapat diraih dengan kemampuan fisik,teknik,taktik dan mental.

  • Usia pemain bulutangkis
    Oleh : yudhi
    Jumat, 09 Februari 2007 11:39:28

    Faktor usia memang menentukan permainan pemain2 bulutangkis. Kalau kita mau jujur, sbetulnya banyak atlit bulutangkis yang tidak sesuai dg umur aslinya. Mereka maunya dimudakan 2-3 th. Jadi kalau seorang atlit skarang berusia 28 th, aslinya dia sudah berusia 30 atau 31 th. Jujur saja banyak klub-klub bulutangkis yang menghalalkan permainan umur ini. tidak hanya klub kecil saja, klub yang besar dan terkenalpun melakukan hal tsb. Makanya di Indonesia, umumnya fisiknya sudah melorot di usia produktif. Ma'af kalau ini mengena yg empunya klub! Jadi harusnya, gimana PBSI bisa meminimalkan pemalsuan umur (data pendukung atlit). Biar anak saya yg gak punya klub bisa main tidak menghadapi lawan yg usianya jauh diatasnya.
    Kalau di usia dini juara terus -dengan permainan usia-, yakinlah di usia dewasa tidak akan kuat mencapai juara.
    BRAVO PBSI !!! MAJULAH BULUTANGKIS DI INDONESIA !!!

  • Pencurian usia dan prestasi
    Oleh : admin
    Minggu, 11 Februari 2007 21:00:24

    Pencurian usia ini memang disinyalir memang terjadi pada pertandingan kelompok umur dan ini dilakukan juga oleh klub-klub besar. Jika sang atlit terus berprestasi pada saat masuk kelompok dewasa gak problem. Cuma sangat disayangkan bila lolos masuk pelatnas dan prestasi tidak menonjol maka ini merugikan sekali di dalam proses pencarian dan pembinaan atlit bulutangkis yang betul-betul potensial. Dan ini kerugian besar bagi PBSI sebenarnya.

    Yang menjadi pemikiran kita saat ini adalah kira-kira apa upaya kita agar pencurian usia ini tidak terjadi lagi.

    Silahkan berikan tanggapan Anda?

  • hukuman bagi pencuri/pemalsu usia
    Oleh : gunaris_bt
    Senin, 12 Februari 2007 13:40:27

    Untuk mengatasi pencuri/pemalsu usia PBSI sebagai induk organisasi olahraga bulutangkis harus mengambil tindakan tegas berupa skorsing mulai dari atlet tidak boleh mengikuti kejuaraan resmi selama 2 tahun, pelatih tidak boleh melatih di club resmi anggota PBSI selama 3 tahun dan club dikenakan denda dengan nilai uang yang besarnya dapat membuat club jera. berdasarkan pengalaman, yang menjadi biang keladi pencuri/pemalsu usia adalah dimulai dari pelatih yang membujuk orang tua untuk merubah tgl lahir karena anak latih dianggap mempunyai potensi. orang tua yang awalnya tidak tahu apa-apa akhirnya mengikuti perintah pelatih tersebut mulai dari merubah akte kelahiran, raport sekolah bahkan ijasah. Pihak-pihak yang terlibat tidak sadar kalau hal tersebut merupakan tindak kejahatan pemalsuan identitas diri yang akibatnya dapat berurusan dengan polisi. jadi menurut saya untuk pencuri/pemalsu usia dihukum yang seberat-beratnya agar tidak ada lagi yang berani melakukan hal tersebut yang pada akhirnya bulutangkis di tanah air tercinta bisa lebih maju.

  • tipe permainan mempengaruhi prestasi
    Oleh : gunaris_bt
    Kamis, 15 Februari 2007 11:14:06

    menurut saya prestasi yang dicapai pemain tunggal hingga usia 30-35 tahun tidak terlepas dari tipe permainan.Tipe permainan yang menggunakan pola menyerang tidak akan lama bertahan dipuncak prestasi, kurang lebih di usia 26 tahun, karena tubuh dipacu untuk melakukan gerakan-gerakan cepat secara terus menerus dalam waktu tertentu. oleh karena itu usia di atas 26 tahun kemampuan fisik/tubuh sudah kurang mendukung pola permainan yang mengakibatkan penurunan prestasi. contoh pemain liem swieking, yang-yang, heryanto arbi dll. sedangkan tipe pemain yang menggunakan pola bertahan/penempatan akan bertahan lebih lama dg alasan sebaliknya. contoh pemain rudi hartono, icuk, joko supriyanto dll.

  • Kalah semuanya
    Oleh : tjahyana
    Rabu, 21 Februari 2007 08:56:16

    Saya pribadi sangat setuju dan mendukung pemberantasan pencurian umur, sdh menjadi rahasia umum pencurian umur ini berlangsung dan anehnya club-club besar jg melakukannya, padahal tanpa mencuri umur pun club-club besar dapt mengalahkan club kami yang kecil ditambah lagi kami dr luar jawa. Jadi kami di luar jawa kalah segala galanya.

  • Pencurian usia menghambat prestasi nasional
    Oleh : leoni
    Sabtu, 24 Februari 2007 02:07:23

    1. Sangat merugikan anak yang memang tidak mencuri umur karena dapat membunuh karier mereka dan kita secara nasional kehilangan bakat-bakat yang justru terbaik, karena anak berbakat akan frustasi karena selalu kalah setiap event.
    2. Cidera fatal saat latihan beban sering terjadi, karena data standar latihan menjadi bergeser lebih berat. Untuk anak usia 13th dan 15th struktur anatomi otot dan tulang sangat berbeda. Anak umur 13th tidak dapat berlatih bersama anak 13th(tapi 15th) untuk beban.
    3. Jarang pemain kita bertahan diatas 30th seperti pemain eropa, karena jangan-jangan mereka usianya sudah sangat diatas 30th karena sejak muda sudah mencuri umur, sehingga usia produktif sebagai atlet sesungguhnya sudah telat secara biologis.

    Sangat disayangkan bila pencurian umur ini dilakukan oleh klub-klub besar hanya demi gengsi pamor sesaat saja. Anda dapat melihat bahwa anak-anak Indonesia kelihatan bongsor-bongsor bila ada event kejuaraan kelompok umur.

  • Brantas Pencuri Umur..!!!
    Oleh : yudhi
    Rabu, 07 Maret 2007 12:23:33

    Kalau kita amati pencurian umur itu berlangsung sudah lama. Misalnya, ada pemain kelahiran S dapat memperoleh akte kelahiran dari kota X. Lha ini yang slah siapa? Oknum pegawainya, pemainnya atau pelatihnya.
    Seandainya klub-klub besar berani menggunakan umur aslinya, yang klub kecil tidak akan menirunya. Contoh PB. JARUM sekarang..!! Mereka diwajibkan menggunakan umur aslinya. Saya bukan dari PB JARUM. Coba klub lain brani tidak ???
    Andai semua pemain mempunyai hasil tes forensik, mungkin akan meminimalkan pencurian umur.
    Coba saja PBSI mempersyaratkan itu pada kejuaraan yang berbintang.

  • Sumut 'Raja Pencuri Umur
    Oleh : travis
    Kamis, 22 Maret 2007 17:29:08

    Saya adalah atlet PB CHARUB. Di sumut terutama di Medan, klub-klub besar sperti ANGSAPURA, INDOCAFE, apabila mengikuti tournament sering MENCURI UMUR. Saya juga mendengar di pulau jawa banyak seperti itu. Mungkin saja pemain Angsapura seperti HANDY BOY memiliki akte yang tahun kelahirannya jauh di bawah tahun kelahirannya. Maka klub-klub di luar Medan mengikuti apa yang di buat klub-klub besar. Pelatih saya tidak mengijinkan saya untuk mengikuti tournamen ZONA_A mendatang. Katanya saya tidak diperbolehkan ikut karena semua yang mengikuti tournamen itu umumnya MENCURI UMUR! maka pelatih saya mengatakan kepada saya supaya umur saya dimudakan. DIA mengatakan seperti itu karena anak didik nya banyak yang mencuri umur.
    Jujur saya sangat membenci bulutangkis indonesia kalau semua klub mencuri umur..!! Saya yakin Bulutangkis Indonesia TIDAK AKAN PERNAH MAJU !!!!
    Menurut saya yang salah dalam hal ini adalah: pemain, pelatih, pembuat akte, panitia pelaksana tournamen..

  • Pencurian Umur
    Oleh : admin
    Kamis, 22 Maret 2007 23:49:14

    Travis, tetaplah Anda berlatih hingga menjadi atlit yang luar biasa. Artinya pada saat Anda bertanding ketemu lawan yang lebih tua usianya anda tidak perlu gentar atau takut kalah. Pada saat masuk usia tertentu (katakanlah pada kelompok Taruna) perbedaan usia tidak lagi berpengaruh (pada kejuaraan bulutangkis kelompok umur perbedaan umus memang sangat berpengaruh).

    Coba juga fikirkan dan berikan jalan keluar bagaimana caranya memerangi pencurian umur. Ini yang terbaik buat bulutangkis kita.

  • Mencuri umur menghambat prestasi
    Oleh : davise
    Rabu, 28 Maret 2007 02:17:47

    Pencurian umur adalah masalah yang tak pernah tuntas semenjak dulu. Menurut saya, pelatih-pelatih yang sering melakukan ini, dgn membujuk ortu atlit. Mereka harusnya ingat tugas mereka dalam kepelatihan. Bukan hanya di lapangan, tapi juga membentuk manusia2 yg bermental dan bermoral baik demi kepentingan bangsa, perkembangan atlit yg bersangkutan. Ortu atlit tidaklah bersalah dalam hal ini. Mereka hanya ingin anak mereka berhasil. Dan ini mereka lakukan atas dasar kencintaan pada anak mereka.

    Tapi pelatih? Menurut saya, mereka hanya mencari kepuasaan pribadi melalui pekerjaan mereka. Jadi intinya, para Pelatih ini yg harus dibenarkan lebih dulu.Kasihan para atlit2 yang patuh mengikuti kemauan pelatih2 ini. Mereka akan menjadi manusia yg selalu berpikir negatif tentang diri mereka. Sebab mereka sadar bahwa sebenarnya telah berbohong pada orang dan pada diri sendiri khususnya.

    Dalam hal ini sudah jelas sekali melakukan ini akan kurang memaksimalkan penampilan atlit ybs, dan yang paling parah tentunya kegagalan oleh karena masalah mental/psikologi. Perasaan tertuduh akan selalu timbul.

    Sekali lagi, pelatih adalah kunci permasalahan. Kembalilah ke tugas2 pokok sebagai seorang pelatih!! Punyailah rasa malu melakukan ini. Dan banggalah akan sesuatu keberhasilan yang walaupun kecil, tapi adalah hasil kerja terbaik yang sudah di lakukan.

    Semoga bulutangkis Indonesia kembali jaya, dan menjadi salah satu wadah pembentukan awal bagi tunas2 bangsa kita di masa akan datang. Karena merekalah yang akan menjadi orang2 terdepan bagi bangsa ini.
    Ayo bulutangkis Indonesia, kamu bisa!!
    Pasti bisa!!

  • Curi Umur Udah Merambat
    Oleh : saugusli
    Senin, 09 April 2007 19:56:48

    Kasus Curi Umur Pada Badminton ini bukan saja di Indonesia. Ini udah merambat ke Singapore, Malaysia, Taipei dan sampai ke China.

    Memang di Akui Para Pelatih dan Club lah yg menciptakan Adanya Kasus Pencurian umur ini.

    Tapi kita sebagai pemain harus pintar2 memilih club yg tegas dlm masalah ini, serta pelatih yg tidak menyuruh anak didiknya utk melakukan pencurian umur.

    Atlit yg dgn bakat, kemauan keras, displin dan tidak mempedulikan lawan yg mencuri umur nanti akan terbukti dia adalah yg terbaik.

    Kalau anak saya nanti saya pasti suruh dia main yg terbaik buat diri dia, latihan dgn disiplin.

    Sebab Atlit yg curi umur adalah atlit yg kepercayaan diri dia adalah kurang, tidak displin, dan kalau kalah sama yg tidak curi umur maka mental dia akan jatuh, juga kualat hhhaaa...

  • PBSI Tidak Tegas Dalam Masalah Atlit Curi Umur
    Oleh : saugusli
    Senin, 09 April 2007 20:13:33

    Yg Jelas PBSI Tidak Tegas dalam Hal si Atlit Mencuri Umur.

    PBSI harus membuat Undang2 khusus buat sangsi bagi si Atlit, club, dan Pelatih bagi Atlit yg kedapatan curi umur. Ini satu2 langkah tegas yg harus di pikirkan PBSI Ke depannya.

    Masalahnya Apa Sangsinya, mampukan PBSI memberikan Sangsi, dan Bagaimana PBSI membuktikan si Atlik mencuri atau tidak mencuri Umur..

    Ada Tip Cara Mencari Data Sebenarnya Lahir si Atlit:
    1. Pemerintah harus mempebaharui tatacara pengaturan data kelahiran seorang WNI dgn kerjasama dgn Rumah Sakit, Bidan, dan sejenisnya Dan data yg ada sebenarnya harus masuk dalam buku induk dan dibuatkan Akte Lahir si anak

    2.Saat anak WNI lahir, dan saat masuk sekolah, buku induk harus jadi pedoman disamping akte kelahiran.

    3. Dan seterusnya baik dia SD, SMP, SMA record si anak terlihat dan mengacu ke Buku Induk dan Akte Kelahiran.

    4. Saat si anak mengurus KTP, dan akte2 lainnya Buku Induk dan Akte Kelahiran harus jadi pedoman yg nyata...

    5. Pemerintah hrs menyiapkan metode bagi sekolah2, Kelurahan, RT/RW, dan instansi yg terkait ttg data si Anak buat pengecekan kebenaran dari: Buku Induk dan Akte Kelahiran... Bisa aja Buku Induk di copy dan di paksukan dan juga Akte kelahiran bisa di buat paksunya... Tapi yg tertulis di BUKU INDUK PEMERINTAH DAN DATA KELAHIRAN PEMERINTAH HARUS DI SIMPAN RAPI BUAT ARSIP PEMERINTAH...

    6. Jalankan Program Pembuatan Undang2 sangsi dari PBSI bagi Atlit, Club, Pelatih yg kedapatan adanya pencurian umur.

  • L U P U S ( LU pa US ia )
    Oleh : soxel
    Selasa, 14 Agustus 2007 10:29:03

    Manusia yang melakukan pencurian umur untuk kepentingan tertentu adalah katogori manusia
    L U P U S , meraka tidak pernah berfikir jernih dan sehat seperti sebuah iklan minyak goreng....meraka terlalu mudah untuk bersekutu dengan kriminal....mereka pikir olahraga bulutangkis hanya mengedepankan kemenangan saja...mereka hanya berfikir bahwa olahraga adalah arena persaingan semata-mata, terlalu sempit cara berfikir manusia berkategori L.U.P.U.S
    olahraga adalah suatu invensati untuk tubuh manusia ,untuk mendapatkan tubuh sehat jiwa yang kuat dan pikiran mantaf

    Sudahkah Anda Memahaminya.....?
    Tanyakan Pada Diri Anda ...?
    Apakah Anda L.U.P.U.S

  • bukan mencuri tapi rampok umur tangerang juga raja rampok umur
    Oleh : Ruli
    Minggu, 11 Januari 2009 08:19:25

    pertama kali anak saya ikut kejuaraan usia 9 sakit hati sekali rasanya ketika mau masuk 8 besar dijegal dg mudahnya sama sirampok umur ini,menjelang 2 tahun eee sianak yang rampok umur ini masih diusia 9 gak naek naek usia dan dia juara terus ha.ha.sungguh menyedihkan pengurus pengurus ditangerang tidak pernah ada yang menindak tegas pencurian umur ini ....bagaimana mau maju bulutangkis diindonesia

  • usia murni peter gade
    Oleh : Ruli
    Minggu, 11 Januari 2009 08:26:23

    berarti usia peter gade itu murni banget,buktinya dia masih exist diperingkat 10 dunia kalo yang tidak exist anda bisa menilainya sekarang pemain berapa usianya....?

  • Pencurian umur merugikan atlit berpotensial?
    Oleh : Ton
    Selasa, 04 Agustus 2009 16:32:29

    Benar kata travis..SUMUT dan JAWA raja pencurian umur..
    Adik saya pun terkena getah ny..d final kejurcab di Medan,adik saya ketemu lwn yg sdh nyuri 1 thn..pdhl secara postur sdh tidak seimbang dgn atlet seusiany..
    Sehngga adik saya harus klh..
    Saran saya tiap peserta/atlet,yang ingin mengikuti kejuaraan resmi PBSI,harus tes porensik dan mmnta surat nya..
    Bagaimana menurut kk lainnya?

  • Pencurian umur di Sumut? Setuju..
    Oleh : lowbat909
    Rabu, 28 Oktober 2009 22:18:59

    Hmm.. Sudah tidak boleh disembunyikan lagi kalau pencurian umur bukan hanya dilakukan di Jawa, namun sudah dilakukan di daerah-daerah. Mengapa demikian? Karena jika tidak mencuri umur, maka daya saing dari atlit yang memiliki umur asli tidak dapat menjangkau dan melawan atlit yang curi umur. Maka dengan dan untuk bisa bersaing, curi umur sudah mulai dilakukan di daerah guna bersaing dengan atlit pulau jawa.

    Tidak dipungkiri lagi.

    Saya juga adalah atlit dari PB.Angsapura di medan dan pernah mengikuti kejuaraan zone A dua kali di Batam dan Jambi. Saya sudah lupa tahunnya.. kira2 2005 dan 2006.
    Tidak asing lagi jika banyak atlit medan yang mencuri umur mereka guna mendapat prestasi diluar.

    Jika anda melihat atlit taruna dan banyak atlit pemula Sumut yang kemaren bermain di Sirnas Gubsu, sungguh sedih sekali. Padahal banyak sekali atlit sumut yang mencuri umur. Mereka semua adalah teman saya dan bahkan salah satu atlit Indocafe yang skrg berlatih di Jaya Raya adalah mantan partner ganda saya.

    Saya tahu asli mengenai data diri dia.. namun, apa dikata.. hanya untuk mencapai dan ingin bersaing dengan atlit2 di jawa... dia rela memalsukan..

    Parahnya lagi hal ini, saya yakin hal ini sudah diketahu oleh orang-orang dalam dari PBSI Sumut.. dan tidak etis jika saya harus bercerita panjang lebar.

    Untuk travis, anda masi bermain bulutangkis saat ini di PB. Charub?

  • tes forensik
    Oleh : lowbat909
    Rabu, 28 Oktober 2009 22:22:59

    tes forensik harus dilakukan untuk setiap atlit. ini wajib agar atlit yang berjuang dengan umur yang asli tidak merasa dirugikan oleh para pencuri umur. ini dibutuhkan supaya setiap atlit bisa bersaing dengan cara yang fair.

    coba saya tanya, pada sirkuit di medan kemarin di Sirnas Piala Gubsu, diberitakan ada yang melakukan pencurian umur namun apa hasilnya sampai sekarang ini?

    sepertinya dibiarkan diam saja dan memang sih sirnas nya sudah selesai namun ini jelas butuh kerjasama dari setiap daerah. bukan nya untuk mencari nama agar PBSI daerah bisa terkenal dengan melakukan pemalsuan umur agar bisa bersaing secara nasional....

  • Sumut 'Raja Pencuri Umur
    Oleh : murbat65
    Rabu, 28 Oktober 2009 23:21:16

    Dear bultang Mania.

    Klu dibilang Sumut Raja Pencuri Umur, saya kok kurang sependapat, bhw ada atlit yg melakukan pencurian umur di Sumut jawabnya Yha tapi banyak juga atlit bulutangkis sumut yg tidak melakukan pencurian umur.

    Nah..yg perlu kita pikirkan bersama, seperti yg di bilang bung admin bagaimana caranya kita memberantas pencurian umur pada atlit bulutangkis

    Sebenarnya klu PBSI mau tegas, setiap mengadakan pertandingan seperti SIRNAS misalnya, data atlit hrs diseleksi dgn ketat, khan sudah tercantum dalam aturan main klu akte kelahiran yg sah diterima oleh PBSI adalah akte kelahiran yg tahun pembuatan dan tgl lahir atlit sama, dan tgl pembuatan akte paling lama 6 bln setelah kelahiran,jadi kalau ada atlit kelahiran tahun 1997 tapi akte baru dibuat thn 2000 atau seterusnya jelas ini sudah terjadi penyimpangan.
    Kemudian tim keabsahan hrs berani mengambil keputusan apabila ada atlit yg mencurigakan langsung ambil untuk dilakukan tes forensik, dan ini harus diterapkan untuk semua atlit, jgn hanya club-club kecil saja yg di obok-obok, tim keabsahan jg harus berani ngambil tindakan kepada altit yg bernaung di club-club besar.

    ada hal yg penting lagi adalah mari kita mulai dari diri kita, klu setiap atlit bertekad bulat pd dirinya sendiri untuk tdk melakukan pencurian umur, kemudian orang tuanya tidak menginginkan putra/putrinya melakukan pencurian umur, ...Insya Allah semuanya akan tuntas.

    Mohon ma'af apabila ada yg kurang berkenan.

    Salam hangat,

  • Re: Sumut 'Raja Pencuri Umur
    Oleh : admin
    Kamis, 29 Oktober 2009 06:06:12

    @lowbat99
    Pengalaman menarik yang anda sampaikan disini sebaiknya bisa dijadikan pengalaman dan pembelajaran.

    Mengenai adanya pencurian umur yang dilakukan teman-teman anda tersebut kenapa tidak dilaporkan langsung ke PBSI jika memiliki bukti yang sah dan lengkap. Ini tentunya lebih sportif, dan kita juga menghindari prasangka dari pihak lain bahwa forum dijadikan ajang gosip yang tidak bertanggung jawab.

    Lewat forum ini jika teman-teman merasa memiliki ide bagaiman cara memerangi praktek pencurian umur mungkin bisa disampaikan agar praktek pencurian umur bisa dikikis.

  • Re: Sumut 'Raja Pencuri Umur
    Oleh : siss
    Kamis, 29 Oktober 2009 07:27:07

    begitulah yang ada di indonesia....saya pernah ngobrol sengan teman yang juniornya sudah on the track ke pelatnas, sayang sekali dia sakit dan gagal.....dia cerita kalo pencurian umur suatu hal yang sangat umum terjadi, dia sendiri juga memudakan umurnya walopun satu tahun....dia cerita bahwa salah satu pemain pelatnas yang masih aktif sekarang jelas2 mencuri umur...karena katanya satu klub dan satu daerah...saya gak tau itu benar apa gak, mungkin juga karena pendapat orang yang kecewa, tp lebih dari itu pencurian umur adalah fenomena gunung es...cuman keliatan kecil padahal dalamnya gede, tugas kita semua untuk mengkritisi hal ini

  • Pencurian Umur
    Oleh : yoe_dha
    Kamis, 29 Oktober 2009 07:59:07

    Pencurian umur jelas suatu hal yg memalukan terjadi pd cabang olahraga yg menjunjung sportifitas dan kerja keras

    Ini menjadi bahan masukan bg smw induk olahraga agar lebih waspada thd atlit bandel yg tidak sadar dgn ketuaan ny

    Umur boleh dimuda2 in tp kropos fisik tdk bs dibohongi, umur bs di kurangi tp jatah hidup tak bs ditawar lg..

    BAKAT, TALENTA, dan PRESTASI TIDAK BISA DI BOHONGKAN KEMUDIAN HARI

  • Re: Sumut 'Raja Pencuri Umur
    Oleh : admin
    Kamis, 29 Oktober 2009 09:03:22

    Hal ini tidak hanya terjadi di cabang olahraga bulutangkis saja, tapi juga cabang olahraga lainnya. Suatu hal yang memalukan dan banyak pihak yang terkait.

    Silakan beri masukan, bagaimana cara yang efektif untuk memeranginya.

  • Pencurian Umur
    Oleh : prayu
    Kamis, 29 Oktober 2009 09:44:10

    Untuk semua insan Olah Raga,... JANGAN melakukan pencurian umur...
    Namanya juga pencurian .....

    Kita mulai dari diri dan lingkungan sendiri.

    2 anak saya tergabung di klub dan olah raga yang berbeda. dalam klub mereka kami menjunjung tinggi saling menghormati, apabila mulai masalah, seperti pencurian umur maka kami selalu membicarakanya antara pelatih, orang tua dan pengurus untuk tidak melakukan hal-hal yg tidak sportif.

    tidak baik dan tidak membanggakan bukan kalau kita dapat sesuatu dari mencuri ?

  • Pencurian Umur
    Oleh : prayu
    Kamis, 29 Oktober 2009 09:57:46

    Saya kira disemua cabang olah raga mempunyai induk organisasi yg pasti juga telah memiliki aturan dan sanksi untuk pelaku pencurian umur.
    ini saja yang perlu ditegakkan tanpa pandang bulu...
    Saya hanya bisa menghimbau pada PBSI baik di pusat maupun di daerah untuk melaksanakanya dengan baik antisipasi dan sanksi, sebagai bagian dari pembinaan.

    Untuk atlit-atlit yang tidak melakukan pencurian umur tetaplah giat berlatih agar berprestasi. jangan merasa rendah diri atau putus asa, apalagi kalian bukan pencuri umur.
    lawan saja para pencuri umur itu di lapangan atau kalau tahu dan punya bukti laporkan ke yg berwenang.

    umur itu pemberian Tuhan, kok ya ad yg tega mencuri ?

    semoga kejuaraan-kejuaran bulutangkis tetap terlaksana dan sportif menjadi membanggakan untuk kita semua!

  • Re : Pencurian Umur Atlit
    Oleh : yoe_dha
    Kamis, 29 Oktober 2009 11:38:15

    Sepakat dgn bung admin ! Krn bnyk pihak yg terlibat dlm pencurian umur ini ! Krn ini menyangkut masalah kelancaran regenerasi yg fair

    Tp yg mgkn bs saya sorot adalah masalah birokrasi kependudukan di indonesia yg semerawut..

    Tak ada asap jk tak ada api.. So tak ada masalah jika tak ada yg menunjang kasus ini..! Keabsahan akte lahir pun jadi pertanyaan ? Kenapa bs ada ? Siapa yg mengeluarkan ?

    Perbaikan birokrasi kependudukan ini mst dibereskan scr tuntas terutama oknum tangan-tangan nakal yg ada ddlm ny.. Kasus ktp ganda, akte lhr palsu, dll yg berhubungan dgn kependudukan hrus jelas !

    Smw elemen kemasyaratan dr tingkat rt s.d propinsi hrus tegas dan berperan aktif untk menekan kasus korupsi umur atlit..

    Sblik ny atlit dan keluarga hrus tw akan arti ny rasa nasionalis ! Kecurangan anda ini hanya menjadi beban negara.. Dan terhenti ny proses keteraturan siklus negara dan putra/i masa dpan bngsa ini..

  • Re: Pencurian Umur Atlit
    Oleh : admin
    Kamis, 26 November 2009 19:05:06

    Kepada panitia kejuaraan bulutangkis yang akan berlangsung di Jakarta pada bulan Desember 2009 yang akan datang, kami memberikan sebuah usulan dalam usaha mencegah pencurian umur.

    Saran kami kepada panitia tersebut adalah setiap atlit yang ikut bertanding agar melengkapi data diri atlit dengan Nama, Tempat & Tanggal lahir, Nama Sekolah dan Nomor Induk Siswa (NIS).

    Dengan NIS akan memudahkan panitia menelusuri record atlit jika ada complain atas kecurigaan usia dari seorang atlit. Sebelum dilakukan uji forensik maka data NIS bisa digunakan sebagai ajang pembuktian awal.

    Kami sendiri belum tau seberapa jauh keampuhan dan manfaat data NIS ini, tapi penerapan ini akan menjadi ajang uji coba.

    Nomor Induk Siswa (NIS) bisa dibuka dari website berikut ini,

    http://nisn.jardiknas.org/

    Bagi teman-teman lain, silakan beri masukannya.

  • Re: Usia Atlit
    Oleh : btu
    Rabu, 03 Maret 2010 19:19:02

    SEBELUM merespon sy mau tanya,apakah semua turnamen besar kecil diketahui/dilaporkan ke PB PBSI ?
    Usul saya ke PB PBSI,seharusnya,semua panitia yang mengadakan turnamen,wajib menyediakan Dokter forensik,secara pro aktif,jangan menunggu pesera yang protes dan harus membayar 250 ribu,pembina yg anak didiknya blm berprestasi tidak akan pernah melakukan protes,namun pencurian umur,akan membunuh atlet2 yang berbakat besar.

  • Re: Usia Atlit
    Oleh : rbt
    Rabu, 12 Mei 2010 14:04:19

    Bagaimana yah dng anak yg lahir bln okt-des sangat dirugikan dengan peraturan PBSI ini yg berdasarkan tahun kelahiran, anak yg lahir okt-des dibandingkan dengan anak yg lahir pada awal jan-mar th berikutnya jelas bedanya tidak jauh tentunya anak yg lhr okt-des dirugikan, mengapa PBSI tdk membuat aturan berdasarkan selisih kelahiran 6 bln masih diperbolehkan bertanding dan tdk terkena sanksi

  • Re: Usia Atlit
    Oleh : yun
    Minggu, 15 Mei 2011 09:12:13

    masalah pencurian usia atlet, sebenarnya tidak terlampau sulit untuk diberantas, cuma pbsi untuk hal ini juga tidak berani untuk mengambil langkah seolah2 bekerja setengah hati
    Bila tiap sirkuit atlit yg dicurigakan , di test forensik, dan diumumkan hasil nya ke publik nistaya semua orang akan takut untuk berbuat itu.
    Dan skorsing untuk anak yg ketahuan< nistaya mereka akan takut
    Akhirnya berbalik sama yg punya hak(pbsi), mau kah mereka melakukan dgn berani
    masalah keabsahan, maaf bukan mengecilkan peran mereka, semua data bisa dibuat/dibeli, dan team keabsahan tidak punya dana cukup untuk menyelidiki (mencari kebenaran bila terjadi didaerah)
    KIta hanya berharap, semoga pbsi mau bekerja lebih serius

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


PB Djarum


Djarum Sirnas 2014

FZ FORZA

Candra Wijaya

We care!

Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru