Information

Turnamen


    Klub Bulutangkis

    • Wira Muda Badminton Playgroup & Pro

      Klub Bulutangkis Wiramuda
      Pelatihan Bulutangkis:
      1. Kelas Reguler
      2. Kelas Prestasi
      Pelatih : Mantan Atlet Nasional Bersertifikat Nasional
      Tempat latihan:

      GOR Hafana Tirta
      Jl. Rawa Kalong, RT/RW 01/021 No. 1
      Setia Mekar, Tambun
      Bekasi Timur, Jawa Barat
      Kontak: Lila Yusuf (0813-1590-3935 & 0818-896-068)


    Produk Sport

    • Majalah Bulutangkis Indonesia

      Pergantian nakoda PBSI dari Gita Wirjawan ke Wiranto akhirnya berbuntut para awak kapal pun banyak yang berganti. Namun saat nama Rexy Mainaky tak lagi menempati posisi Kabid Binpres PP PBSI di kepengurusan Wiranto masa bakti 2016 -2020, tentunya menyisakan tanda tanya di kalangan pecinta bulutangkis di Tanah Air.

      Ada Apa Dengan Rexy? Demikian cerita sampul majalah Bulutangkis Indonesia edisi 18, bulan Januari 2017. Daryadi, Pemimpin Redaksi majalah Bulutangkis Indonesia pada pengantar redaksi di kolom Salam Bulutangkis mencoba menjelaskan mengapa majalah Bulutangkis Indonesia edisi Januari awal tahun ini mengangkat cerita utama tidak terpilihnya lagi Rexy di kepengurusan Wiranto.

      Saya sudah malas bicara bulutangkis Indonesia, demikian respon Rexy dalam pesan Whatsapp kepada Daryadi. Rexy terkesan enggan bertemu dengan Daryadi.

      Jawaban singkat inilah yang membuat saya penasaran. Karena meski singkat maknanya teramat dalam, seolah menyimpan rasa kecewa yang mendalam. Setengah memaksa kami pun bertemu di airport Soekarno Hatta jelang kepergiannya ke Kuala Lumpur, rumah keduanya selama 10 tahun terakhir ini, demikian tulis Daryadi di kolom pengantar redaksi.

      Penasaran dengan cerita Ada Apa Dengan Rexy? Silakan baca wawancara Bulutangkis Indonesia dengan Rexy Mainaky di edisi bulan Januari.

      Tak hanya cerita Rexy Mainaky, pada ada edisi kali ini mundurnya Lindaweni Fanetri, andalan utama tunggal putri Indonesia menjadi salah satu isi majalah Bulutangkis Indonesia. Di saat tunggal putri junior Pelatnas Cipayung butuh sosok senior yang bisa mengayomi, mundurnya Lindaweni menjadikan adik-adik juniornya di Cipayung merasa kehilangan. Lalu kemana Lindaweni usai menggantungkan raket?

      Masih banyak cerita menarik lainnya dikupas Bulutangkis Indonesia. Tak hanya cerita pebulutangkis Indonesia, tapi cerita pebulutangkis mancanegara pun ada di dalam. Tak luput Si Ganteng dari Negeri Dongeng, Victor Axelsen pun mendapat tempat yang istimewa. Ada juga cerita sosok Tai Tzy-ying, pahlawan baru dari Taiwan.

      Wow, banyak cerita menarik lainnya. Penasaran? Jika belum berlangganan, silakan cari di kios-kios majalah terdekat di tempat Anda. Atau jika belum menemukannya, bisa kontak telpon dan email di bawah ini.

      Ayo, jangan sampai kehabisan. (fk)

      Majalah BULUTANGKIS INDONESIA
      Alamat redaksi:
      Grand Depok City
      Sektor Melati Blok D1 No.5
      Depok 16413
      Telp/fax: (021) 8760254
      Email: majalahbulutangkisindonesia@gmail.com

      Info berlangganan :
      WA : 0817-734-835
      Line : majalahbulutangkis

    • Astec Winning is a state of mind



      As a global sport brand with market coverage expanding from South East Asia to Hong Kong, Korea, Europe and Australia, ASTEC is committed to providing You with complete solutions of sporting goods, with expertise in Badminton. Whether You are a professional or a casual player, ASTECs aspiring brand and products will always invigorate You.

      Astec is a regional prominent sports brand with market coverage expanding from South East Asia to Hong Kong, Korea, Europe and Australia. As a global sport brand, we manufacture and provide complete range of Sporting goods with special focus in Badminton field. Founded by the world and olympic champions couple, Alan Budikusuma and Susy Susanti, Astec strives to be the first aspiring choice both for professional athletes and amateurs alike.

    • Pocari Sweat Minuman Isotonik Teratas di Indonesia

      Yuk, pocarian! demikian ungkapan yang selalu kita dengar di lapangan bulutangkis. Ungkapan ini tak asing bagi yang selalu bermain bulutangkis. Ini merupakan ajakan bermain bulutangkis dimana pemain ataupun pasangan yang kalah akan membelikan minuman Pocari Sweat bagi pemain yang menang.

      Begitu populernya nimuman Pocari Sweat ini di kalangan pemain bulutangkis, akhirnya kata pocari menjelma menjadi pocarian (pokarian) yang berfungsi sebagai kata kerja yang arti sederhananya merupakan ajakan bermain dengan taruhan minuman Pocari Sweat.

      Minuman Pocari Sweat yang diproduksi PT. Amerta Indah Otsuka, anak perusahaan Otsuka Pharmaceutical Co., Ltd., perusahaan farmasi yang berkedudukan di Jepang. Saat pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1990, Pocari Sweat hanya dijual sebanyak 30.000 kaleng setahunnya. Pasokan sebanyak itupun harus didatangkan dari pabrik minuman Pocari Sweat di Korea Selatan. Setahun kemudian di tahun 1991 Otsuka Pharmaceutical Co., Ltd mendirikan PT. Amerta Indah Otsuka dengan membuka pabriknya di Lawang (Malang, Jawa Timur) yang memproduksi Pocari Sweat.

      Sambutan pertama kali masuk di Indonesia, Pocari Sweat yang diposisikan sebagai minuman isotonik hanya sendiri di segmen yang digarapnya. Minuman isotonik adalah minuman yang diposisikan sebagai minuman pengganti cairan tubuh yang terbuang akibat aktivitas setiap hari. Seperti diketahui tubuh manusia terdiri dari cairan, dimana pada lelaki dewasa jumlah cairan sekitar 50%-60% dari total berat tubuh. Hilangnya cairan tubuh akibat aktivitas sehari-hari bisa mengakibatkan dehidrasi bila asupan cairan tidak diganti dengan cairan baru. Dehidrasi dalam tubuh manusia bisa bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

      Sebagai minuman isotonik, Pocari Sweat mengandung berbagai ion yang penting untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dimana Pocari Sweat mengandung natrium, magnesium, dan klorida. Ketiga senyawa tersebut bisa menggantikan ion-ion dalam cairan tubuh yang hilang akibat aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Peranan Ion dalam tubuh manusia sangatlah penting untuk meningkatkan vitalitas tubuh dan membantu kerja organ tubuh. Dengan mengonsumsi minuman isotonik seperti Pocari Sweat karena rasanya yang segar dan mampu menghilangkan rasa haus.

      Penetrasi pasar yang tepat dan gencarnya komunikasi marketing yang tepat membuat Pocari Sweat merajai pasar minuman isotonik di Indonesia. Sukses Pocari Sweat pun boleh dibilang karena strategi kemasan yang memenuhi kebutuhan konsumen mulai dari kebutuhan perorangan (kaleng 330 ml, botol 350 ml, botol 500 ml), ukuran sedang (botol 900 ml) dan ukuran keluarga atau jumbo (botol 2 liter). Tak hanya itu, untuk membuat lebih praktis mudah dibawa kemana saja, Pocari Sweat tersedia dalam bentuk bubuk yang dikemas dalam saset ukuran 15 mg. Bubuk Pocari Sweat tinggal dimasukkan ke dalam segelas air berukuran 300 ml. Pocari Sweat enaknya diminum dalam keadaan dingin agar terasa lebih segar.

      Selain menggantikan cairan tubuh yang hilang, Pocari Sweat juga memiliki beberapa fungsi lainnya yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa fungsi Pocari Sweat lainnya adalah cepat menghilangkan haus, menjaga kesehatan kulit, menstabilkan suhu tubuh, melancarkan proses pembuangan, dan memulihkan kondisi tubuh sesudah sakit.

      Setelah lebih dari 15 tahun dipasarkan di Indonesia, Pocari Sweat kini merajai pasar minuman isotonik. Dari penjualan sebesar 30.000 kaleng saat pertama kali dipasarkan di tahun 1990, kini Pocari Sweat memiliki pabrik berkapasitas produksi sebesar 600 botol/menit dengan jam kerja selama 23 jam per hari.

      Sukses Pocari Sweat ini bisa dibilang karena Otsuka sebagai perusahaan farmasi memiliki filosofi ''People creating new products for better health worldwide.

      Dengan merajai pasar minuman isotonik, hampir dipastikan Pocari Sweat sangat dikenal masyarakat Indonesia. Dan bagi penggemar bulutangkis di Tanah Air bisa dipastikan pernah meminumnya. Bagaimana dengan Anda?

      Yuk, pocarian yuk!



    • Flypower Badminton Machine

      Bulutangkis adalah olahraga permainan yang dilakukan satu lawan satu (tunggal) atau dua lawan dua (ganda) dari dua bidang yang dibatasi net. Permainan ini menggunakan raket dengan memukul shuttlecock (bisa disebut bola) menyeberangkan ke bidang lawan, hingga lawan tidak dapat mengembalikannya ke bidang lawan untuk mendapatkan poin.

      Teknik memukul bola dengan raket tersebut bisa dengan berbagai cara, seperti service, smash, lob, dropshot, drive dan backhand. Selain fisik dan mental yang baik, teknik memukul shuttlecock yang baik merupakan kunci sukses untuk menjadi seorang pebulutangkis yang handal.

      Saat ini dengan kemajuan teknologi yang ada, pelatihan teknik memukul shuttlecock bisa dibantu dengan alat disebut dengan 'drilling machine'. Pelatih yang selama ini melatih dengan memukul shuttlecock dengan berbagai variasi pukulan ke anak didiknya memiliki keterbatasan tenaga. Apalagi dengan jumlah anak didik yang cukup banyak, kemampuan melatih drilling ada batasnya. Selain itu pelatih juga tidak bisa secara bersamaan mengoreksi pukulan anak didiknya tanpa harus memberhentikan latihan drillingnya dengan mendekati ke si anak didik untuk memberikan koreksi.

      Kini keterbatasan pelatihan drilling tersebut bisa diatasi dengan menggunakan mesin drilling. Sebuah alat yang bisa melemparkan shuttlecock dari satu bidang ke arah bidang lainnya yang siap dipukul. Dan kini FLYPOWER, perusahaan peralatan bulutangkis ternama di Tanah Air telah menyediakan alat pelatihan tersebut. Flypower Shuttlecok Shooting Machine demikian nama alat pelatihan drilling yang dikeluarkan FLYPOWER.

      'Mesinnya bisa buat pukulan lob, smash, cop dan drive,' jelas Hariyanto Arbi, Direktur FLYPOWER. 'Ini menggunakan remote untuk kontrolnya,' tambah Hariyanto.

      Menggunakan remote control memudahkan penggunaannya serta pengontrolannya.

      'Kecepatan bola dapat sepenuhnya disesuaikan, arah bola built-out control,' jelas Hariyanto. 'Ada lima fungsi remote control yaitu, mengatur kecepatan bola, frekuensi, work/pause, fixed point dan sudut lemparan bola mencapai 30 derajat,' paparnya.

      Dijelaskan Hariyanto bahwa pedoman elevasi penyesuaian mencapa 38 derajat untuk smash ball, flat ball, and high clear ball. Lalu kecepatan bola diatur 20-150 km/jam. Feed frequency 1.2-4 detik/bola. Infinity variable adjusment.

      'Mesin ini cocok untuk pemain profesional atau amatir agar mendapat akurasi pukulan dan ketepatan titik pukul yang pas,' sebut Hariyanto, yang juga sekaligus pemilik saham FLYPOWER.

      Shuttlecock ini sudah biasa digunakan diluar negeri untuk memudahkan pelatihan. Selain itu rekor pelatihan atlet bisa diukur kemampuannya.

      'Atlet-atlet Korea Selatan banyak yang menggunakan, begitu juga di sekolah-sekolah,' papar Hariyanto mengenai peminat mesin penembak shuttlecock ini. 'Pelatnas PBSI juga menggunakannya untuk latihan ganda campuran. Hendra Setiawan juga sering menggunakan,' jelas Hariyanto.

      Tak hanya menjual peralatan bulutangkis saja, seperti sepatu, raket, shuttlecock, kaus, celana, tas, dan karpet lapangan bulutangkis, produk lainnya yang berkaitan dengan pelatihan bulutangkis pun kini tersedia di FLYPOWER.

      'Iya, kita juga ingin bulutangkis kita bisa maju lagi prestasinya. Semoga dengan ketersediaan peralatan seperti ini bisa memudahkan latihan bulutangkis,' harap Hariyanto Arbi, juara All England 1993 dan 1994, serta juara dunia tahun 1995.

      Kini produk-produk FLYPOWER tak hanya dikenal di Indonesia saja, tapi juga di Malaysia, Singapura, Korea Selatan, India, Swiss, Belanda, Jerman dan Prancis.

      'Ini merupakan harapan kami agar FLYPOWER bisa dikenal dunia,' ungkap Hariyanto, yang mendapat julukan SMASH 100 Watt dalam buku yang ditulis Broto Happy Wondomisnowo, wartawan senior bulutangkis di Tanah Air.

      Yang unik, FLYPOWER juga ikut memajukan budaya Indonesia lewat kaos-kaos bulutangkisnya yang bertemakan batik di mata dunia. Tak salah bila Flypower kini mengusung tagline 'Dari Indonesia Mendunia'. Sukses FLYPOWER! (fk)

      Kontak informasi :

      Website : http://flypower-arbi.com
      Alamat :
      Jl. Pulo Tanjung No.28 Jakarta Selatan DKI
      Jakarta 12210
      Telepon: +62 (21) 53654220 / 53662196


    Toko Sport