Bulutangkis.comBerita > Artikel > Tips
Olahraga Bulutangkis Bagi Penderita Skoliosis dan Asma
Oleh : admin Sabtu, 29 September 2018 11:49:27
Skoliosis adalah kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal. Gejala skoliosis dapat dilihat dari perubahan penampilan dada, pinggul, atau bahu.
Skoliosis adalah kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal. Gejala skoliosis dapat dilihat dari perubahan penampilan dada, pinggul, atau bahu.

Berikut ini adalah gejala-gejala skoliosis yang dapat dilihat dari penampilan fisik. Seperti, salah satu pinggul tampak lebih menonjol, tubuh penderita skoliosis mungkin condong ke satu sisi, salah satu bahu lebih tinggi, salah satu tulang belikat tampak lebih menonjol, dan panjang kaki tidak seimbang.

Selain obat-obatan dan operasi, olahraga rutin atau fisioterapi kerap disarankan dokter untuk menguatkan postur dan melenturkan tubuh.

Olahraga bulutangkis bisa juga jadi pilihan untuk dilakukan. Pastikan tidak ada komplikasi berupa nyeri dan sesak saat melakukannya.

Asma adalah gangguan pada saluran nafas yg disebabkan karena faktor alergi dan menyebabkan munculnya sesak nafas. Pada kondisi asma yang terkendali dengan baik, tidak ada masalah melakukan olah raga termasuk olah raga bulutangkis. Yang perlu diperhatikan adalah pengaturan energi agar tidak terlalu lelah dan asupan cairan agar tidak dehidrasi karena kedua hal tersebut dapat memicu munculnya asma.

Olahraga yang rutin dan cocok, sangat baik untuk kesehatan dan pemulihan penyakit. Pastikan juga hati yg gembira saat melakukan olahraga.

Selamat berolah raga! Salam sehat! (*)

Oleh: Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ
Psikiater
Bulutangkis.com : http://bulutangkis.com
Versi online: http://bulutangkis.com /mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=106100