Bulutangkis.comBerita > Berita
Mentari: “Tadi masih kurang enak mainnya”
Oleh : admin Selasa, 20 Agustus 2019 00:30:21
Diungkapkan Mentari, walau sukses merebut tiket babak dua, mereka masih belum puas dengan penampilan di arena. Keduanya mengaku masih beradaptasi di laga pertamanya itu.
Sukses melangkah ke babak dua (32 besar) TOTAL BWF World Championships 2019 berhasil diraih pasangan campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/ Pitha Haningtyas Mentari.

Duet Rinov/Mentari melangkah ke babak dua dengan mengalahkan ganda Jerman, Marvin Seidel/Linda Efler, dengan skor 21-19 dan 21-14, di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Senin (19/8).

Diungkapkan Mentari, walau sukses merebut tiket babak dua, mereka masih belum puas dengan penampilan di arena. Keduanya mengaku masih beradaptasi di laga pertamanya itu.

“Tadi masih kurang enak mainnya. Dari game pertama sampai game kedua, poin lawan bukan karena kami dimatikan, tapi kami mati sendiri. Makanya di game kedua kami coba lagi berbagai cara. Untungnya kami bisa keluar dari tekanan,” kata Mentari, seperti mengutip email jurnalis Badmintonindonesia.org dari Basel.

Melaju ke babak dua, Rinov/Mentari akan berhadapan dengan unggulan tiga dari Jepang, Yuta Watanabe/ Arisa Higashino. Sebelumnya mereka pernah bertemu di Badminton Asia Championships 2019, Rinov/ Mentari kalah dalam tiga game 15-21, 21-17 dan 17-21.

“Sebelumnya pernah ketemu dan rubber game. Pasti susah tapi nggak ada yang nggak mungkin. Kali ini mau coba mengeluarkan yang terbaik. Kurangin mati sendiri sama fokusnya ditambah lagi. Karena untuk turnamen level ini, masuk lapangan lawan nggak ada yang gampang. Jadi mau nggak mau dari fokusnya, segala kesiapannya sudah siap. Targetnya pasti ada. Tapi mau satu-satu aja, karena lawan juga kan nggak mudah,” jelas Mentari.

World Championships 2019 merupakan kejuaraan dunia level senior pertama yang diikuti Rinov/Mentari. Dua tahun lalu di 2017, Rinov/Mentari masih berjuang di level junior. Mereka kemudian berhasil merebut gelar juara pada World Junior Champhionships di tahun tersebut.

“Gelar juara junior kemarin kami anggap sebagai batu loncatan buat ke seniornya. Jadi lebih percaya diri, karena sebelumnya sudah punya title di junior,” kata Rinov. (*)
Bulutangkis.com : http://bulutangkis.com
Versi online: http://bulutangkis.com /mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=107225