Bulutangkis.comBerita > Berita
Taklukkan Vito, Anthony Juara
Oleh : admin_2 Jumat, 10 Juli 2020 17:30:41
Podium juara tunggal putra ajang Mola TV PBSI Home Tournament menjadi milik Anthony Sinisuka Ginting usai mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito sore ini (Jumat, 10/7) di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.
Podium juara tunggal putra ajang Mola TV PBSI Home Tournament menjadi milik Anthony Sinisuka Ginting usai mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito sore ini (Jumat, 10/7) di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

Gelar juara ini membuktikan Anthony menjadi yang terbaik pada turnamen internal PBSI dengan total hadiah sebesar Rp 500 juta. Anthony hanya butuh dua game untuk mengalahkan Vito dengan skor 21-19 dan 21-15 pada laga berdurasi 32 menit.

Anthony memang layak naik ke podium juara. Tak hanya di partai final, sedari laga babak penyisihan pun Anthony sudah tampil cukup baik. Ia bahkan tak pernah kehilangan satu game pun. Menikmati setiap permainannya menjadi kunci bagi Anthony untuk tampil cemerlang.

''Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya, coba menikmati permainan meskipun ini home tournament, tapi saya anggap seperti turnamen resmi, apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen. Dari pikiran, mental dan semuanya disiapin banget,'' ujar pemain asal klub SGS PLN Bandung ini, mengutip email jurnalis Badmintonindonesia.org dari Pelatnas Cipayung.

Mengawali laganya sore ini, Anthony sempat tertinggal di awal game pertama dari Vito. Namun secara perlahan Anthony mulai menyusul dan balik mengungguli Vito. Anthony pun bisa meredam serangan-serangan Vito yang cukup tajam.

''Waktu ketinggalan itu saya terburu-buru mau dapat poin, mau menyerang tapi pertahanan Shesar sudah siap,'' ujar Anthony.

''Dari permainan depan netnya jangan sampai ketinggalan. Saya lebih mengontrol pergerakan dia dan maksimalkan perhitungan dari panjang lebar lapangan untuk akurasi pukulan saya. Jangan sampai Shesar netting dan pengembalian saya ke atas, dia kan pemain menyerang, jadi saya berusaha meredam semua kelebihan dia,'' beber Anthony.

Walau sukses naik ke podium juara dan tampil prima di turnamen ini, Anthony tetap mengevaluasi performanya dan mempersiapkan diri lebih baik lagi jelang turnamen resmi.

''Saya harus kurangi kesalahan sendiri, mental dan fokus yang paling utama. Dari pertandingan pertama sampai final ini, masih banyak bola-bola saya yang nggak seharusnya mati malah mati. Kalau fokus hilang sedikit bisa banyak poin yang hilang,'' ujar Anthony.

Kalah dari Anthony, Vito memuji permainan Anthony yang lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan. Hal ini membuat Vito kesulitan menembus pertahanan Anthony.

''Di game pertama saya sudah memimpin dan kehilangan fokus, saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Di game kedua saya mau mempercepat permainan tapi saya kurang taktis dibanding Anthony,'' ucap Vito. (*)
Bulutangkis.com : http://bulutangkis.com
Versi online: http://bulutangkis.com /mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=108061