Bulutangkis.comBerita > Berita
Superliga Badminton 2007
Prioritas Kepentingan Bangsa
Oleh : admin Senin, 02 April 2007 07:51:19
JAKARTA - PB PBSI telah menegaskan bahwa semua penghuni Pelatnas Cipayung wajib tampil pada Superliga Badminton 2007. Itu dilakukan untuk mendongkrak animo penonton agar menyaksikan even yang baru kali pertama tersebut dilaksanakan.
JAKARTA - PB PBSI telah menegaskan bahwa semua penghuni Pelatnas Cipayung wajib tampil pada Superliga Badminton 2007. Itu dilakukan untuk mendongkrak animo penonton agar menyaksikan even yang baru kali pertama tersebut dilaksanakan.

Tak dipungkiri, nama-nama seperti Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, dan Simon Santoso ditunggu aksinya oleh penggemar bulutangkis tanah air. Taufik nanti akan menjadi tumpuan klub SGS Bandung, Sony jadi ujung tombak Suryanaga Gudang Garam Surabaya, dan Simon membela Tangkas Jakarta.

Ketiganya akan langsung berlaga dalam babak utama Superliga Badminton 2007. Itu disebabkan SGS, Suryanaga, dan Tangkas tak perlu harus melalui babak kualifikasi. Apalagi, pada Juni mendatang, waktu babak utama dilaksanakan, tak ada agenda even internasional yang penting.

Hanya, kepentingan bangsa dan negara tetap harus diutaman jika jadwal kualifikasi berbenturan dengan agenda internasional. Klub pun harus rela berkorban jika pebulutangkis termasuk dalam daftar yang akan dikirimkan untuk mewakili pelatnas di ajang internasional.

Perkumpulan Bulutangkis (PB) Semen Gresik adalah salah satu klub yang harus menerima kenyataan pahit tersebut. Klub yang akan mengikuti nomor wanita ini harus kehilangan pemain terbaik yang mereka miliki, Aprilia Yuswandari. Pemain kelahiran 24 April 1988 itu harus memperkuat pelatnas dalam kejuaraan Asia di Malaysia pada 10-15 April mendatang.

''Akhirnya, kami harus menerima kenyataan ini. Padahal, kalau ada dia (Aprilia, Red) hitung-hitungannya kami bisa mengamankan satu nomor tunggal,'' pasrah Koko Pambudi Leksono, pelatih kepala Semen Gresik.

Aprilia memang layak untuk dijagokan Semen Gresik. Dia adalah satu-satunya pebulu tangkis wanita pelatnas yang ada di babak kualifikasi. Keberadaan Aprilia pula yang membuat klub dari Kota Pudak tersebut menjadi unggulan kedua. Semen Gresik tergabung di Grup D bersama Bina Bangsa Jakarta dan Kotab Dishub Bandung.

Sebagai ganti Aprilia, Semen Gresik akan mengandalkan Fitria Firdaus sebagai tunggal pertama. Pemain yang pernah membela Kalimantan Timur itu sebelumnya juga pernah masuk pelatnas.

Hanya, Koko juga mengungkapkan bahwa masalah kebugaran berpeluang timbul dengan absennya Aprilia. Ada beberapa pemainnya yang harus bermain di nomor tunggal dan ganda karena absennya Aprilia. Dari lima nomor yang diikuti, hanya ada lima pemain.

''Ini cukup berat bagi anak-anak. Tidak hanya skill, kami harus memiliki mental baja jika mau melaju ke putaran final,'' lanjut Koko.

Pentingnya peran Aprilia, sebelumnya sempat memantik kesanggupan manajemen Semen Gresik untuk membiayai Aprilia untuk ikut dalam kejuaraan internasional. Hal itu menanggapi alasan pelatnas, bahwa Aprilia akan kesulitan mengikuti kejuaraan yang internasional jika absen dalam Kejuaraan Asia. Sejak digunakan format super series, hanya pemain-pemain dengan peringkat tertentu saja yang bisa tampil.

Namun, komitmen itu tidak bisa dilaksanakan karena pelatnas menilai bahwa satu turnamen dengan turnamen lain memiliki karakteristisk yang berbeda. Kejuaraan Asia 2007 yang masuk dalam kategori gold grand prix harus diikuti Aprilia karena peluangnya untuk menang disini cukup besar, dibandingkan dengan kategori yang sama tapi diselenggarakan di Eropa.

''Kami berterima kasih Semen Gresik bisa menerima keikutsertaan Aprilia ke Kejuaraan Asia. Ini memang memberatkan bagi klub, namun demi kepentingan yang lebih besar sudah seharusnya Aprilia diizinkan membela pelatnas,'' kata Lius Pongoh, ketua bidang pembinaan prestasi PB PBSI.

Sementara itu, mulai kemarin, klub asal luar Jawa Timur sudah mulai berdatangan di Surabaya. Kemarin, Aufa Jakarta sudah melakukan adaptasi cuaca di Surabaya. Klub yang mengikuti nomor pria itu menginap di Asrama Haji Sukolilo. Mereka tergabung di grup B bersama Ratih Baten, Kotab Dishub, BPKD Kutai, dan Indocafe.

Klub Aufa yang tampil di kelompok pria mengaku optimis mencuri poin dari dua laga di hari pertama yang akan berlangsung besok. ''Untuk tunggal kami memang agak kesulitan. Kami paling hanya akan mencuri satu saja untuk nomor itu. Selebihnya akan kami ambil dari nomor ganda,'' ujar Rossi Sugiarto, pelatih sekaligus pemain Aufa.

Empat pemain Aufa yang akan turun di nomor ganda adalah, Yulistian Hadi, Mega Berlian, Eko Lesmono, dan Hendri Gustian. Namun, untuk komposisinya, menurut Rossi, masih akan disesuaikan dengan lawan yang dihadapi. ''Untuk formasi pasangannya baru kami tentukan sesuai kebutuhan saja,'' lanjut Rossi. (ang/indopos.co.id)
Bulutangkis.com : http://bulutangkis.com
Versi online: http://bulutangkis.com /mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=1740