Berita > Artikel > Sosok

Anthony Tidak Mau Sia-siakan Kepercayaan

Jumat, 26 Mei 2017 09:34:32
26819 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Anthony Sinisuka Ginting

    ©Badmintonindonesia.org

  • Anthony Sinisuka Ginting

    ©Badmintonindonesia.org

Penampilan Anthony Sinisuka Ginting pada laga penyisihan Grup 1D Piala Sudirman 2017 saat Indonesia melawan Denmark yang merupakan tim unggulan dua mendapat banyak pujian. Laga Anthony melawan andalan Denmark, Viktor Axelsen di Carrara Indoor Stadium, Gold Coast, Australia merupakan salah satu partai terapik skuad Indonesia malam itu (Rabu, 24/5).

Anthony yang dipercaya untuk merebut satu poin kemenangan, berhasil menyelesaikan misinya untuk meraih satu poin kemenangan pada laga hidup mati melawan Denmark. Laga tiga game berhasil dilewati Anthony dengan menaklukkan Axelsen yang dipercayakan tim Denmark di nomor tunggal putra untuk mematahkan perlawanan Indonesia. Hasil luar biasa ditorehkan Anthony dalam pertarungan selama 62 menit, Anthony membungkam peraih medali perunggu Olimpiade 2016 dengan skor 13-21, 21-17 dan 21-14.

Kemenangan ini begitu mengesankan tentunya bagi Anthony yang sempat diragukan apakah dirinya mampu menaklukkan Axelsen untuk merebutkan satu poin kemenangan bagi Indonesia. Pasalnya Anthony yang kini berada di peringkat 25 dunia ini akan bertemu dengan Axelsen yang bertubuh jangkung dan kini berada di peringkat 3 dunia. Namun Anthony mampu membuktikan dirinya tak memiliki hambatan untuk menaklukkan Axelsen pada perjumpaan pertama keduanya.

“Pastinya senang bisa dipercaya untuk bisa masuk memperkuat tim. Saat lawan Denmark, saya anggap itu kesempatan. Bisa dipercaya untuk turun, dan saya tidak mau menyia-nyiakan kepercayaan itu,” ujar atlet yang akrab disapa Ginting saat diwawancara jurnalis Badmintonindonesia.org di Gold Coast.

Disebutkan Anthony yang lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 20 Oktober 1996 ini bahwa dirinya banyak mendapatkan pengalaman di ajang kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman 2017.

“Banyak yang didapatkan. Yang jelas saya pun punya banyak bekal untuk memperbaiki hal-hal lain. Lebih kepada memperbaiki faktor non teknisnya, seperti terlalu terburu-buru atau kurang sabar,” tambah Anthony .

Ini adalah kali pertama bagi Anthony bisa bergabung dengan tim Piala Sudirman. Ia pun harus mengalami kenyataan pahit bahwa Indonesia gagal melaju ke babak perempat final.

“DI pertandingan memang ada menang dan kalah, yang penting saya dan teman-teman sudah berjuang habis-habisan,” lanjutnya.

Usai Piala Sudirman, Anthony akan kembali ke tanah air dan fokus untuk turun di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017.

“Setelah pulang dari sini kami akan fokus dan mempersiapkan diri untuk Indonesia Open,” ujar atlet binaan SGS PLN ini.

“Saya pun berharap bisa menembus setidaknya ranking 15 atau top 10 di akhir tahun ini,” pungkas Anhtony. (*)

Berita Sosok Lainnya