Berita > Artikel > Sportainment

Harga Tiket BCA Indonesia Open 2017 Mahal?

Sabtu, 10 Juni 2017 00:16:22
8905 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Dua hari lagi gelaran BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 akan berlangsung di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Ajang bulutangkis termegah di Tanah Air ini biasanya digelar di Istora Senayan, Jakarta, namun untuk sementara tidak bisa digunakan karena sedang direnovasi guna perhelatan Asia Games 2018 mendatang.

Pemindahan venue dari Istora Senayan yang berkapasitas 6.000 orang ke Plenary Hall yang berkapasitas 2.400 orang membuat panitia harus mencermati semua aspek yang berkaitan dengan suksesnya event berhadiah total USD 1,000,000. Mau tak mau pengurangan daya tampung penonton pun menjadi pertimbangan panitia untuk menyesuaikan harga tiket ke tingkat harga yang dinilai masih wajar.

Beberapa penggemar bulutangkis menyebutkan harga tiket penyelenggaraan BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 (BIOSSP 2017) yang didukung Bank BCA dan Djarum Foundation ini dinilai cukup mahal. Benarkah demikian? Berikut kami kutip satu komentar @ikra4433, member forum diskusi Bulutangkis.com, perihal harga tiket BIOSSP 2017.

”Sebenarnya kalau harga tiket itu relatif, mahal atau tidaknya. Saya yakin dengan harga segitu Jakarta Convention Center pasti masih rame penonton. Yang VVIP aja yang duduknya di pinggir lapangan pas semifinal/final BIOSSP tahun lalu full kursinya. Dengan harga segitu dan pencinta bulutangkis mampu membelinya maka level badminton ikut terangkat. Menjadi tontonan yang lebih berkelas. Singapore Superseries itu harga tiketnya dari hari pertama sampai final minimal $50 dolar Singapore, kalau dirupiahkan sekitar 500 ribuan. Malaysia SSP juga harga tiket terendahnya itu sekitar 150 ribuan. Jadi harga tiket BIOSSP kali ini yang diadakan di JCC masih tergolong murah, apalagi harga tiket tahun lalu saat di Istora sangat-sangat murah jika dibandingkan negara-negara tetangga. Kalau sekarang harga tiket banyak yang mengatakan mahal, karena menyesuaikan tempat dan kapasitas penonton yang dapat ditampung lebih sedikit.”

Tentunya harga tiket BIOSSP 2017 yang telah ditentukan panitia kali ini sudah setimpal dengan sajian yang didapat di Plenary Hall. Aksi para bintang-bintang bulutangkis dunia tentunya akan menjadi sajian yang tak ternilai, apalagi pemain peringkat 1 hingga 10 diwajibkan hadir di ajang super series premier. Deretan pebulutangkis top dunia seperti Lee Chong Wei, Chen Long, Lin Dan, Tai Tzu Ying, Carolina Marin, Misaki Matsutomo, Ayaka Takahashi atau Chen Qingchen. Selain itu kita juga bisa memberikan dukungan langsung kepada pebulutangkis kebanggaan kita seperti Kevin Sanjaya, Marcus Fernaldi Gideon, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir agar mereka bisa merebut gelar juara di tahun ini. Setelah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan merebut gelar juara di tahun 2013, tiga tahun terakhir ini pebulutangkis kebanggaan kita taka da yang berhasil naik ke podium juara.

Tak hanya menyajikan pertandingan berkualitas dengan sederetan pebulutangkis top dunia, namun penyelenggaraan turnamen tahun ini yang bertema ”It’s Pride of The Nation” kembali akan disajikan panitia dengan sejumlah sajian yang tak kalah atraktif dari tahun-tahun sebelumnya. Lalu atraksi kreativitas para suporter dengan sorakan “EaaForIndonesia” akan meramaikan Plenary Hall.

Penyelenggaraan Indonesia Open selalu mendapat pujian dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) bukan karena besarnya total hadiah yang ditawarkan, namun menawarkan keramahan yang luar biasa bagi para pengunjung maupun para atlet yang bertanding. Tak ayal tahun ini tentunya panitia tak ingin mengurangi kualitas sajian yang menawan bagi para pengunjung selama di dalam arena, begitu juga di luar arena hanya karena berkurangnya kapasitas penonton.

Naiknya harga tiket tahun ini tentunya akan sebanding dengan kualitas sajian yang prima yang akan kita terima saat menonton di Planery Hall nantinya. Tak ada alasan untuk tidak menonton ajang bulutangkis bergengsi nan ramah untuk mendukung langsung pebulutangkis kita berlaga di arena. Siapa lagi yang akan memajukan bulutangkis Indonesia, kalau bukan kita sendiri. #EaaForIndonesia (fk)

Berita Sportainment Lainnya