Berita > Berita > Klub

Hariyanto Arbi: “Yang lain latihan jam 6, saya harus lebih awal”

Jumat, 08 September 2017 12:52:15
10124 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Melorotnya prestasi tunggal putera Indonesia belakangan ini disoroti oleh mantan pebulutangkis tunggal puter Indonesia Hariyanto Arbi. Menurutnya melorotnya prestasi tersebut tak lepas dari kemauan dan daya juang dari atlet bulutangkis itu sendiri.

Pemilik smash 100 watt kelahiran Kudus, 21 Januari 1972 itu bercerita bahwa ketika bermain dulu, dirinya menanamkan sifat tidak mau kalah baik dalam pertandingan menghadapi lawan-lawannya maupun dalam latihan dengan teman-teman lainnya.

“Saya kalau mengetahui yang lain latihan jam 6, saya harus lebih awal latihan jam 4. Karena itu tadi saya tidak mau kalah dari yang lain,” ungkap juara All England 1993 dan 1994 dalam konferensi pers audisi umum PB Djarum di Gor Jati PB Djarum, Kudus Jateng, hari Kamis (07/09).

Hariyanto Arbi yang melihat kemunduran prestasi tunggal putera ini berkeinginan agar bulutangkis Indonesia khususnya tunggal putera dapat membaik kedepannya. Kini dirinya turun gunung langsung dalam mencari talenta bersama PB Djarum di final audisi PB Djarum.

Dirinya juga yakin dengan komitmen dirinya dan para legenda yang turut ikut langsung menjaring bibit atlet bersama klub yang sudah melahirkan sederet nama besar bulutangkis Indonesia di kancah dunia itu akan lahir dan terjaring bibit berkualitas juara dunia di masa mendatang.

“Dengan komitmen PB Djarum yang tidak kendor dari dulu sampai sekarang, ini menjadi sarana tersendiri untuk mencetak atlet. Oleh karena itu harus dimanfaatkan. Bayangkan, dulu saya datang dari klub disini tes, kalau bagus dan bisa tanding, baru bisa masuk. Sekarang pihak Djarum yang datang,” ungkap Hariyanto mengakhiri. (luky)

Berita Klub Lainnya