Berita > Berita

Tontowi/Liliyana Berharap Pertahankan Performa

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:53:29
869 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir

    ©Badmintonindonesia.org

  • Tontowi Ahmad & Liliyana Natsir

    ©Badmintonindonesia.org

Sayang langkah Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir harus terhenti di babak semifinal Denmark Open Superseries Premier 2017. Kekalahan yang diluar dugaan, apalagi Tontowi/Liliyana unggul 1-0 atas pasangan Hong Kong, Tan Chung Man/ Tse Ying Suet yang menjadi lawan mereka.

Diakui Tontowi/Liliyana bahwa mereka tak bisa keluar dari ritme permainan yang diterapkan lawan sehingga permainan mereka tak dapat berkembang. Namun pasangan Juara Dunia 2013 dan 2017 ini mengaku bersyukur atas capaian semifinal di Denmark Open Super Series Premier 2017.

Tahun lalu di kejuaraan yang sama, Tontowi/Liliyana terhenti di babak kedua dari pasangan Tiongkok, Wang Yilyu/Huang Dongping lewat rubber game 18-21, 21-19 dan 17-21.

“Kami bersyukur dengan hasil semifinal ini. Walaupun sebetulnya melawan wakil Hong Kong ada peluang. Apalagi kalau ke final ketemunya Zheng Siwei/ Chen Qingchen (Tiongkok), dimana pada pertemuan terakhir kami unggul,” ungkap Liliyana seperti kami kutip di situs resmi PBSI.

“Tidak ada pressure buat kami menyandang peraih medali emas olimpiade. Soal cedera saya, memang ada pengaruhnya, jadi tidak bisa 100 persen. Namun ini bukan alasan utama kekalahan kami, tetapi memang dari segi permainan saja. Mudah-mudahan kami bisa mempertahankan performa kami, minimal semifinal tiap turnamen, jangan sampai kurang dari semifinal,” jelasnya.

“Namanya pertandingan, tentu ada yang menang dan ada yang kalah, yang penting kami sudah berusaha yang terbaik. Kan nggak harus kami terus yang juara,” pungkas Liliyana.

Usai mewujudkan impian mereka menjadi peraih medali emas ganda campuran di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi/Liliyana tak lantas menurun. Bahkan cedera lutut yang sempat menyerang Liliyana tak dapat menghentikan tekad keduanya untuk tetap dapat bersaing di panggung bulutangkis dunia.

Mereka terus mencetak prestasi dengan merebut gelar berturut-turut di China Open Super Series Premier 2016 dan Hong Kong Open Super Series 2016. Tontowi/Liliyana juga berhasil menuntaskan rasa penasaran mereka untuk menjadi jawara di ajang paling bergengsi di kandang sendiri yaitu BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017.

Tak hanya itu, Tontowi/Liliyana kembali membuktikan eksistensi mereka sebagai salah satu ganda campuran yang ditakuti lawan-lawannya dengan menyabet gelar Juara Dunia 2017. Pada tahun 2013, keduanya juga meraih gelar juara dunia. (*)

Berita Berita Lainnya