Berita > Artikel

Di Balik Kesuksesan Bulutangkis India

Jumat, 05 Januari 2018 15:16:41
7650 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Bulutangkis India mengalami masa keemasan dan alasan di balik melejitnya kesuksesan itu adalah semangat pemain-pemain muda untuk mencoba teknik-teknik baru, kata pemain ranking 22 dunia, Tian Houwei.

“Pemain-pemain India dulu tidak punya tehnik. Tetapi sekarang segala sesuatunya telah berubah. Pemain-pemain muda tampil dengan tehnik yang berbeda, di bulutangkis, mereka selangkah lebih maju,” ungkap Tian, mantan pemain nomor 6 dunia, mengutip di situs Times of India.

Pemain usia 25 tahun asal Tiongkok, peraih medali perak di All England tahun lalu, percaya bahwa fokus pada kebugaran juga membantu merubah peruntungan India di bidang olahraga.

“Banyak pemain baru muncul dari India yang bermain sangat bagus. Setiap saat mereka turun untuk bertanding mereka selalu siap kebugaran mereka,” katanya.

“Mereka belajar sesuatu dari setiap pertandingan dan menerapkannya. Mereka mengubah kelemahan menjadi kekuatan.

Ditanya tentang menurunnya dominasi Tiongkok di badminton dunia, Tian bilang itu hanya suatu tahap.

“Sangat biasa, seperti kriket yang sangat populer di India, pemain berlatih lebih, sehingga lebih banyak pula memenangkan kejuaraan, oleh karenanya India mendominasi kriket,” kata peraih medali perak Asian Games tahun 2014 itu.

“Sama saja dengan bulutangkis, pemain dari negara lain berlatih lebih daripada sebelumnya, sehingga mereka bermain dengan lebih baik. Hal ini biasa karena negara lain juga focus pada badminton seperti yang kami lakukan. Kami tidak bisa berharap Tiongkok tetap selalu mendominasi,” ungkap Tian.

BWF telah menerima banyak keberatan setelah mewajibkan pemain top dunia untuk bermain sedikitnya 12 turnamen pada perubahan jadwal untuk tahun 2018.

Tian bilang, tidak ada gunanya bicara soal itu.

“Saya belum memikirkannya. Ya, padat tetapi kita tidak punya pilihan lain kecuali main,” kata Juara Dunia Junior Tahun 2009 itu.

Ditanya tentang aturan servise baru yang akan mulai diujicobakan pada Kejuaraan All England 2018, Tian bilang itu adalah keputusan BWF yang adil.

“Itu tidak berpengaruh bagi saya karena saya tidak sangat tinggi atau pendek tetapi akan sangat berpengaruh bagi pemain-pemain Jepang yang rata-rata sangat pendek.

Pemain Tiongkok pertama yang berpartisipasi di Premier Badminton League (PBL), Tian juga menunjukkan keinginan dan gairahnya untuk memenangkan kompetisi ini.

“Saya berharap memenangkan PBL musim ini, bersama Team Delhi Dashers saya kira saya bias meraih sukses,” kata Tian. (dja)

Berita Artikel Lainnya