Berita > Berita > Klub

Sukses 2017, PB Djarum Ganjar Atletnya Bonus Besar

Jumat, 12 Januari 2018 06:33:53
952 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Alya Rahma Mulyani

  • Febby Valencia Dwijayanti & Lisa Ayu Kusumawati

  • Juara-juara turnamen sepanjang 2017

  • Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay

  • Atlet Berprestasi PB Djarum

Tahun 2017 menjadi tahun keemasan bagi klub PB Djarum. Para atlet mudanya silih berganti memetik gelar juara di turnamen nasional maupun internasional.

Jejak prestasi klub bulutangkis asal Kudus sangat kentara di level nasional. Dari delapan seri Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) yang berlangsung sepanjang 2017, atlet PB Djarum sukses meraup 23 gelar juara.

Puncaknya, atlet-atlet muda PB Djarum yang membela tim Jawa Tengah berhasil menyabet tiga gelar juara pada Kejurnas Taruna PBSI di Pangkalpinang, Babel. Tiga gelar juara di turnamen nasional paling bergengsi itu dipersembahkan oleh Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra), Alya Rahma Mulyani (tunggal putri), dan pasangan Febby Valencia Dwijayati Gani/Lisa Ayu Kusumawati (ganda putri).

Kesuksesan di nomor individual ternyata menular ke beregu. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, PB Djarum sukses menjuarai kejuaraan beregu campuran Pembangunan Jaya Cup. Setelah dua tahun sebelumnya hanya finish sebagai runner up, kali ini Ikhsan dkk. tampil digdaya di partai puncak untuk mengalahkan Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-2.

Kegemilangan pasukan beregu PB Djarum berlanjut ke turnamen Djarum Superliga Junior. Empat tim PB Djarum yang diturunkan pada turnamen ini berhasil masuk final semua. Hasilnya, beregu putra U17 dan U19 sukses keluar sebagai juara. Sementara itu, tim putri U17 dan U19 harus mengakui keunggulan tim lawan di partai puncak.

Tak hanya di skala nasional, atlet asal PB Djarum turut menancapkan taringnya di kancah internasional. Pada ajang Kejuaraan Asia Junior (AJC) yang berlangsung di rumah sendiri, pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kushardjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti mampu tampil di podium tertinggi.

Berlanjut ke Kejuaraan Dunia Junior (WJC), atlet PB Djarum panen prestasi. Terbukti dengan terjadinya All Indonesia Finals antara Rinov Rivaldy yang berpasangan dengan P.H. Mentari melawan Rehan/Siti. Selain itu, ada juga Ribka Sugiarto yang meraih medali perak di ganda putri berpasangan dengan Jauza Sugiarto.

“Kalau tahun 2016 pernah dibilang sebagai tahun emas PB Djarum, tahun 2017 ternyata lebih bagus lagi. Ada gelar dari All England, Indonesia Open, dan Sirnas. Kami juga berhasil menembus kebuntuan di final Pembangunan Jaya Cup. Rinov, Ribka, Rehan, dan Fadia juga memberikan prestasi yang luar biasa di WJC,” kata Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation.

Atas dasar rentetan prestasi tersebut, Djarum Foundation memberikan apresiasi kepada para atlet berprestasi. Total bonus lebih dari Rp 115 juta diberikan dalam acara penghargaan yang digelar di Jakarta pada hari Rabu (11/01).

“Sejak awal, Djarum Foundation memiliki komitmen untuk memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih para pemain, mulai dari jenjang junior, nasional, sampai level dunia. Harapannya, kepada para pemain yang sudah mampu meraih gelar juara, harus terus meningkatkan prestasi dan tidak boleh puas sampai di situ saja. Sementara bagi para pemain yang belum berprestasi, pemberian penghargaan ini diharapkan bisa memacu dan memotivasi mereka untuk berlatih lebih keras, disiplin, dan tekun agar kelak bisa menjadi juara seperti rekannya yang sudah juara,” ujar Yoppy Rosimin.

Selain memberikan bonus kepada tiap-tiap atlet yang juara, Djarum Foundation juga memilih satu atlet yang dinobatkan sebagai atlet muda terbaik sepanjang 2017. Akhirnya, terpilihlah Ikhsan Rumbay sebagai penerima penghargaan tersebut. Meski baru bergabung beberapa bulan di PB Djarum, Ikhsan yang sebelumnya dibina di SKO Ragunan sudah memperlihatkan prestasi yang membanggakan.

“Terpilih sebagai atlet muda terbaik oleh PB Djarum merupakan tanggung jawab dan lecutan motivasi untuk lebih berprestasi lagi di setiap kejuaraan yang akan datang. Tahun ini terget pribadi saya adalah Olimpiade Remaja,” ungkap Ikhsan, atlet kelahiran Tomohon, 15 Januari 2000 ini.

Meski sudah meraih banyak prestasi membanggakan, PB Djarum tidak lantas berpuas diri. Yoppy berharap di tahun 2018 ini akan banyak talenta muda yang bisa meneruskan prestasi kakak-kakaknya terdahulu.

“Kaderisasi PB Djarum cukup merata di segala lini. Tradisi PB djarum selalu terjaga di tiap kelompok umur. Kaderisasi jadi komitmen kami untuk memastikan bulutangkis Indonesia tetap konsisten menyumbangkan prestasi,” pungkas Yoppy.

Selain memberikan bonus kepada para atletnya, PB Djarum turut memperkenalkan official jersey terbaru yang akan digunakan oleh para atletnya sepanjang tahun 2018. Kostum yang didesain dengan teknologi tinggi oleh produsen Yonex itu terdiri tiga dari tiga warna, yakni merah, putih, dan hitam. (jhs)

Daftar Penerima Penghargaan Atler Berprestasi PB Djarum 2017 :
- Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay - Juara Tunggal Putra Kejurnas Taruna PBSI - Rp 15.000.000
- Alya Rahma Mulyani - Juara Tunggal Putri Kejurnas Taruna PBSI - Rp 15.000.000
- Febby Valencia Dwijayanti/Lisa Ayu Kusumawati - Juara Kejurnas Ganda Putri Kejurnas Taruna PBSI - Rp 20.000.000
- Juara-juara turnamen nasional taruna dan remaja sepanjang 2017 sebesar Rp 40.110.000
- Atlet Muda Terbaik 2017 - Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay - Rp 25.000.000

Berita Klub Lainnya