Berita > Berita

Fajar/Rian Runner Up di Jerman

Senin, 12 Maret 2018 07:24:36
1344 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintonindonesia.org

  • Current
Langkah Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto belum berhasil menapak podium juara German Open 2018. Pasangan ganda putra Indonesia ini akhirnya harus puas di posisi runner up.

Pada laga final yang berlangsung hari Minggu (11/3) di Innogy Sporthalle, Mulheiim an der Rhur, Jerman, Rian/Fajar tak berhasil menaklukkan ganda Jepang, Takuto Inoue/ Yuki Kaneko. Mereka menyerah dua game langsung 16-21 dan 18-21.

Ini merupakan kekalahan keempat Fajar/Rian dari pasangan Jepang tersebut. Fajar/Rian yang grafik penampilannya sedang menanjak usai menjuarai Malaysia Masters 2018, sebetulnya telah membuka peluang untuk kembali memetik gelar di turnamen ini. 

Sedari game pertama, pertarungan telah berjalan menarik ditampilkan kedua pasangan. Walau perebutan poin kejar mengejar, namun Rian/Fajar unggul atas ganda Jepang 11-9, saat jeda pertama. Sayangnya, kemenangan menjadi milik Takuto/Yuki.

Kalah di game pertma, Fajar/Rian berusaha bangkit untuk merebut kemenangan untuk membuat rubber game. Game kedua dikuasai Rian/Fajar saat mulai game, tanpa pernah dilewati. Mulai merebut poin pertama 1-0, hingga jeda 11-6. Paruh kedua pun terus unggul hingga 14-12.

Di saat poin-poin akhir, keputusan hakim service ternyata mengganggu konsentrasi Rian/Fajar. Beberapa service Rian dinyatakan fault. Akhirnya, kemenangan pun menjadi milik Takuto/Yuki.

“Dari pertama sudah enak banget mainnya, tetapi karena servis saya dinyatakan fault, konsentrasi saya jadi buyar. Saya jadi memikirkan bagaimana supaya servisnya tidak di-fault. Di game kedua juga sudah memimpin jauh, tapi waktu di-fault lagi, ini pengaruhnya besar buat saya,” ujar Fajar seperti kami lansir di Badmintonindonesia.org.

“Seandainya servis saya salah, kenapa dari babak pertama tidak ada yang menyalahkan? Sejak babak pertama, servis saya baru sekali dibilang fault. Kalau dari awal kan saya jadi bisa belajar, tapi difault nya di final begini mana bisa belajar di pertandingan final?” tambahnya.

Walau memenilai perlakuan hakim servis dirasa tak adil, Fajar/Rian mengakui lawan bermain lebih baik hari ini dengan jarang membuat kesalahan-kesalahan sendiri.

 “Kami tidak puas banget sama hasil di turnamen ini, terutama penampilan kami di final, intinya karena servis, kurang konsen dan banyak buru-buru,” tambah Fajar.

Sukses Takuto/Yuki ini memastikan Jepang membawa pulang tiga gelar juara. Dua gelar juara Jepang lainnya direbut dengan memupuskan harapan Negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Di nomor ganda putri melalui Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang mengalahkan pasangan Huang/Dongpin dengan rubber game 18-21, 21-14 dan 21-6. Dan Akane Yamaguchi merebut gelar juara usai menaklukkan Chen Yufei juga dengan rubber game 21-19, 6-21 dan 21-12.

Sementara dua gelar tersisa menjadi milik Malaysia dan Taiwan. Pasangan ganda campuran Malaysia Goh Soon Huat/ Shevon Jemie Lai mengalahkan duet Denmark, Niclas Nohr/ Sara Thygesen 21-14 dan  22-20. Sementara tunggal putra andalan Taiwan, Chou Tien Chen naik ke podium juara usai mengalahkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus lewat laga tiga game 21-19, 18-21 dan 21-18.

Usai di Mulheiim an der Rhur, perburuan gelar pebulutangkis dunia pun dilanjutkan ke Birmingham, Inggris, mengikuti ajang tertua bulutangkis All England 2018 pekan ini.(*)

Berita Berita Lainnya