Berita > Artikel > Sportainment

Menpora Apresiasi Film LIMA

Kamis, 07 Juni 2018 11:14:47
1399 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Menpora, Lola Amaria & pemeran LIMA

    ©Kemenpora.go.id

  • Menpora, Lola Amaria & pemeran LIMA

    ©Kemenpora.go.id

Apresia diberikan Menpora Imam Nahrawi kepada film LIMA yang menceritakan nilai-nilai Pancasila dalan kehidupan masyarakat, serta memasukan unsur olahraga sebagai bentuk dukungan Asian Games 2018 nanti.

Hal itu disampaikan Menpora usai menonton film LIMA bersama sutradara Lola Amaria dan pemain film lainnya di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (6/6) sore.

Raymond Sumitra Lukman dan Gerdi Zulfitranto, dua perenang Indonesia yang ikut terlibat main di film LIMA sendiri memberikan warna tersendiri pada film tersebut untuk menceritakan kondisi nyata tentang olahraga di Indonesia. Termasuk ketika cerita seleksi kedua attlet renang tersebut untuk masuk pelatnas Asian Games. Bagi Menpora, film ini banyak menceritakan kondisi nyata yang ada di masayarakat.

“Saya senang film ini menceritakan kondisi nyata makna Pancasila di tengah-tengah kehidupan masyarakat kita, ditambah lagi disitu ada semangat olahraga untuk mendukung Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 bulan Agustus nanti. Saya kira film ini sangat bagus, jujur, obyektif dan idealis dalam menyampaikan pesan ke dalam ceritanya,” tutur Menpora mengutip di situs Kemenpora.

Menpora juga ingin film ini bisa menjadi motivasi bagi para atlet Indonesia untuk menghadapi Asian Games nanti.



“Saya kira ada pesan yang disampaikan terkait motivasi terhadap atlet olahraga, saya harap semua pengurus PB, atlet hingga stake holder olahraga di Indonesia harus menyaksikan film ini. Di film ini ada ajakan untuk mengedukasi atlet agar memikirkan masa depannya,” tambah Menpora.

Sutradara Lola Amaria yang juga duduk sebagai produser film ini memiliki harapan agar nilai-nilai Pancasila yang divisualkan ke dalam film dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Film LIMA merupakan omnibus yang penyutradarannya digarap oleh lima sineas berbeda, termasuk Lola Amaria salah satunya. Alur ceritanya pun dibuat berbeda dengan mengambil ide tiap sila dalam Pancasila, tapi tetap memiliki kesinambungan dan benang merah.

Lola bertugas mengarahkan film dengan pokok sila ketiga, Persatuan Indonesia.

“Dalam film tadi saya juga menyampaikan pesan dalam Pancasila di sila ke 3 yang isinya Persatuan Indonesia. Dengan olahraga kita semua bisa bersatu untuk mengharumkan nama bangsa, apalagi sebentar lagi kita akan menjadi tuan rumah Asian Games,” kata Lola.(*)

Berita Sportainment Lainnya