Berita > Berita

Juara Indonesia Open, Tzu-ying Pertegas Dominasi

Minggu, 08 Juli 2018 17:20:52
1183 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Current
Tai Tzu-ying makin mengukuhkan diri sebagai ratu bulutangkis dunia. Pemain tunggal putri asal Chinese Taipei itu baru saja memastikan gelar Blibli Indonesia Open 2018.

Bermain tiga game, Tzu-ying sukses mengatasi perlawanan andalan Tiongkok, Chen Yufei dengan skor 21-23, 21-15, dan 21-9 pada laga babak final yang berlangsung hari Minggu (08/07) di Istora Senayan, Jakarta.

Modal besar dimiliki Tzu-ying sebelum menjalani laga final. Ia selalu unggul dalam delapan pertemuannya melawan Chen.

Meski begitu, jalannya pertandingan final kali ini tidaklah mudah bagi Tzu-ying. Sang lawan yang empat tahun lebih muda darinya, ternyata mampu membuat Tzu-ying kerepotan. Sempat terjadi kejar-kejaran skor sampai adu setting, Chen akhirnya berhasil mengunci kemenangan di game pertama.

Memasuki game kedua, Tzu-ying mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya. Serangan-serangan tajam darinya mampu membuat musuh tertekan. Game kedua pun berhasil direbut.

Kemenangan di game sebelumnya makin mempertebal kepercayaan diri Tzu-ying di game penentuan. Di sisi lain, Chen mulai tampak kelelahan dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Bahkan, tiga poin terakhir Tzu-ying di game ini merupakan pemberian cuma-cuma dari lawan akibat kesalahan sendiri.

"Saya sebenarnya kurang puas dengan penampilan hari ini. Saya lumayan banyak melakukan kesalahan sendiri. Tapi, tentu saya sangat menang bisa menjadi juara," kata Tzu-ying selepas laga.

"Di set pertama memang saya mengalami masalah. Namun, berkat dukungan dari penonton akhirnya saya berhasil bangkit," tambahnya.

Sementara itu, Chen mengakui kekalahannya hari ini.

"Setengah pertandingan awal saya merasa puas. Namun, setelah itu saya banyak melakukan kesalahan," ujar Chen.

"Di set kedua dan ketiga, Tzu-ying bermain lebih cepat, sehingga membuat saya tertekan," tambah pemain yang pernah menyabet gelar juara dunia junior tahun 2016 itu.

Dengan kemenangan ini, maka Tzu-ying berhak atas hadiah uang tunai sebesar USD 87,500 atau setara Rp 1,2 miliar. Sementara Chen membawa pulang total kas USD 42,500 atau sekitar Rp 600 juta.

Selain itu, hasil ini juga semakin mempertegas dominasi Tzu-ying di kancah perbulutangkisan dunia. Ini merupakan gelar kelima beruntun bagi pemain 24 tahun itu sepanjang tahun 2018. Sebelumnya, ia menjadi yang terbaik di turnamen Indonesia Masters, All England, Kejuaraan Asia, dan Malaysia Open.

Rekor menang-kalah Tzu-ying pun ciamik sepanjang tahun 2018. Dari 30 pertandingan yang sudah dijalani, pemain kelahiran Kaohsiung, Taipei itu hanya kalah satu kali. Yakni, di final Malaysia Masters dari Ratchanok Intanon. (jhs)

Berita Berita Lainnya