Berita > Berita > Asian Games

Target Indonesia di Asian Games 2018?

Senin, 16 Juli 2018 12:12:25
675 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tak lama, persisnya 18 Agustus 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah ajang olahraga paling bergengsi Asian Games 2018. Pesta olahraga terbesar di kawasan Asia ini akan berlangsung di dua kota, Jakarta dan Palembang, yang akan berakhir pada 2 September 2018.

Pesta olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade patut kita sambut meriah. Indonesia terakhir menjadi tuan rumah pesta olahraga yang berlangsung empat tahun sekali ini pada tahun 1962. Kala itu di Asian Games IV 1962, Indonesia berhasil menempatkan diri di posisi kedua dengan 21 emas, 26 perak dan 30 perunggu. Sedangkan Jepang menempati posisi teratas dengan 73 emas, 65 perak dan 23 perunggu. Dan India berada di posisi ketiga dengan 12 emas, 13 perak dan 27 perunggu.

52 tahun kemudian di Seoul, Korea Selatan, saat Asian Games 2014, Indonesia hanya bisa meraih 4 emas, 5 perak dan 11 perunggu. Posisi Indonesia berada di peringkat 17. Tiga peringkat teratas diduduki Republil Rakyat Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang.

Perolehan medali Indonesia masih kalah dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Thailand berada di peringkat 6, dengan 12 emas, 7 perak dan 28 perunggu. Malaysia menempati posisi ke 14 dengan 5 emas, 14 perak dan 14 perunggu. Dan Singapura bercokol di posisi 15 dengan 5 emas, 6 perak dan 13 perunggu.

Menjadi tuan rumah, bagaimana target Indonesia di ajang Asian Games 2018? Masuk sepuluh besar menjadi target Indonesia.

Cabang bulutangkis, menjadi salah satu cabang andalan untuk mendulang emas. Empat tahun silam saat Asian Games XVII 2014 di Incheon, Korea Selatan, cabang bulutangkis memberikan sumbangan 2 emas, 1 perak, 1 perunggu. Dua emas diraih dari ganda putra perorangan, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, dan ganda putri perorangan lewat Nitya Krishinda Maheswari/ Greysia Polii.

Achmad Budiharto, Sekretaris Jenderal PBSI, mengungkapkan pada Asian Games 2018 cabang bulutangkis hanya dibebani target satu medali emas. Namun, PBSI tetap berusaha untuk meraih hasil lebih baik dibanding target yang sudah ditetapkan.

“Kalau sesuai target pemerintah, bulutangkis hanya dipatok satu medali emas. Tapi, mudah-mudahan bisa lebih baik dari itu,” ungkap Budiharto, mengutip salah satu media saat perbincangan dengan media awal bulan lalu di Senayan, Jakarta.

Hanya PBSI tidak mengungkapkan, beban target akan didapat dari nomor apa. Melihat atlet bulutangkis yang menjadi andalan Indonesia di Asian Games mendatang, peluang emas bisa diraih dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Gideon Fernaldi, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menjadi andalan di ganda putra, ganda campuran dan ganda putri. Tanpa mengecilkan peluang atlet lainnya, mengingat ketiganya baru saja meraih gelar di ajang Indonesia Open dan Thailand Open. (*)

Berita Asian Games Lainnya