Berita > Berita

Langkah Yulia Terhenti di Delapan Besar

Jumat, 20 Juli 2018 18:28:10
772 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Pupus sudah harapan Indonesia untuk meraih gelar juara di nomor tunggal putri usai kekalahan Yulia Yosephin Susanto. Menjadi satu-satunya harapan tunggal putri yang tersisa di Singapore Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 500, langkah Yulia dihentikan andalan Tiongkok, Han Yue.

Pada laga perempat final hari ini (Jumat, 20/7) di Singapore Indoor Stadium, Yulia harus mengakui keunggulan Han Yue dalam laga tiga game 11-21, 21-19 dan 14-21.

Peluang merebut tiket semifinal sempat terbuka bagi Yulia di laga selama 61 menit tadi. Kalah di game pertama, Yulia berhasil merebut game kedua untuk membuat rubber game. Namun sayang, di game penentuan, Yulia yang sempat unggul 14-7, akhirnya harus menuai kekalahan dengan skor 14-21.

“Tidak tahu kenapa, game tiga sudah unggul 14-7 tiba-tiba hilang aja. Seperti susah dapat poin satu aja. Tipikal mainnya lawan dari game pertama itu sama. Hanya ga bisa fokus diakhir-akhir, tahu-tahu tidak bisa main. Lawan itu ulet mainnya, tapi di game tiga dia mainnya lebih fokus. Game dua tadi, saya ga mau kalah aja tadi, tapi di game tiga malah ga bisa main,” ungkap Yulia usai pertandingan.

Melihat anak didiknya, bermain kurang optimal di game tiga. Liang Chiu Shia selaku pelatih Yulia berkomentar bahwa mungkin ini baru pertama kali Yulia bermain rubber game dari babak pertama hingga babak perempat final ini.

“Yulia belum pengalaman dan kaget aja bisa masuk sampai sejauh ini. Sebenarnya lawannya seimbang, tidak jauh beda. Tadi sudah mimipin di game tiga, malah tempo mainnya diturunin. Jadi pergeraknya pelan dan mati-mati sendiri. Tadi dia konsentrasinya kurang fokus. Pemain Tiongkok tadi bolanya tidak menyusahkan, dia hanya menang ulet dan sabar,” sahut Liang, seperti kami lansir di situs resmi PBSI.

“Mungkin kondisi Yulia juga tidak terbiasa bermain rubber game dan ini juga baru berjumpa kembali dengan pemain Tiongkok. Dan biasa juga Yulia selalu kalah di babak awal, ini pencapaian yang luar biasa. Kedepan Yulia harus lebih kuat lagi, pemain lain aja bisa sampai main beberapa kali rubber game,” tutup Liang. (*)

Berita Berita Lainnya