Berita > Berita > Sirnas

Akhir Manis Penantian Abdul Kadir Zailani

Sabtu, 15 September 2018 20:51:13
457 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Abdul Kadir Zailani akhirnya berhasil mencicipi manisnya gelar juara di ajang Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) di nomor dewasa. Pebulutangkis tunggal putra besutan Mutiara Cardinal Bandung itu mampu mejadi yang terbaik setelah di laga final yang berlangsung sore tadi (Sabtu, 15/9) di Gelanggang Ramaja Tanjung Priok.

Abdul Kadir Zailani naik ke podium juara usai mengalahkan Nyoman Tryadnya Arya Kurniawan dari Jaya Raya Jakarta dengan dua game langsung 21-13 dan 21-11.

Pemain yang akrab disapa Zai itu pun mengaku sangat bersyukur bisa menjadi juara untuk pertama kalinya selama ia bersaing di nomor dewasa sejak awal tahun 2016 silam. Bahkan, bisa masuk babak final pun ternyata baru ia rasakan di Djarum Sirnas kali ini.

“Alhamdulillah, rasanya senang bisa juara. Bersyukur sekali karena ini gelar juara saya yang pertama sejak 2016 lalu turun di level dewasa. Masih ada rasa sedikit tidak menyangka saya bisa juara,” ungkap Zailani selepas pertandingan.

Lebih lanjut Zailani mengatakan. Bertanding dipartai puncak, dirinya mengaku siap menerima hasil apapun.

“Sebelum bertanding, saya sudah siap dengan hasil apapun, mau menang atau kalah, saya sudah siap. Saya tidak mau menganggap remeh lawan. Siapapun lawannya, saya akan bertanding dengan sungguh-sungguh dan tampil semaksimal mungkin,” jelasnya.

Abdul Kadir Zailani tampil menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Bahkan, serangan-serangan yang dilepaskannya, beberapa kali gagal dihentikan sang lawan. Pada game kedua, Zailani yang unggul cukup jauh, tidak mencoba untuk menurunkan tempo permainan. Ia justeru tampil lebih percaya diri dan segera menyelesaikan pertandingan.

“Tadi itu bolanya cepat. Makanya dari awal bertanding saya langsung berinisiatif menyerang. Ada kesempatan disitu, dan tidak saya sia-siakan. Waktu unggul cukup jauh di game kedua, saya tambah percaya diri dan yakin bisa memenangkan pertandingan. Alhamdulillah saya juara,” tuturnya.

Keluar sebagai juara tak lantas membuat Zailani berpuas diri. Hasil ini justeru semakin membakar semangatnya demi meraih gelar-gelar berikutnya hingga akhir tahun 2018.

“Ini gelar juara pertama saya, dan saya nggak mau cepat puas. Mudah-mudahan kemenangan ini bisa menambah kepercayaan saya untuk turnamen-turnamen selanjutnya,” tutup Zailani.

Sementara itu, Mutiara Cardinal Bandung sukses mengawinkan gelar di nomor tunggal dewasa putri, setelah wakilnya Hanna Ramadini berhasil merebut gelar Djarum Sirnas untuk ketiga kalinya secara beruntun tahun ini, usai di final tadi mampu menundukan lawannya asal Exis Jakarta, Putri Kusuma Wardani dengan kemenangan 21-12, 17-21, dan 21-18. (*)

Berita Sirnas Lainnya