Berita > Berita

Denmark Open 2018, Lagi-lagi Anthony Jumpa Momota

Jumat, 12 Oktober 2018 12:11:52
1302 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, sepertinya takdirnya akan selalu bertemu andalan Jepang, Kento Momota. Begitulah, pada ajang Denmark Open 2018 yang akan berlangsung di Odense, Denmark, pada 16-21 Oktober 2018, kedua pebulutangkis ini akan kembali berhadapan.

Pertandingan kedua tunggal putra dunia papan atas di kejuaraan level Super 750 ini, akan terjadi di babak satu. Momota yang kini berada di peringkat satu dunia, akan berkesempatan membalas dua kekalahan beruntunnya. Pertama di ajang Asian Games 2018 bulutangkis perorangan, dan terakhir saat final China Open 2018 lalu, dimana Anthony menang dua game langsung 23-21 dan 21-19.

Kembali bertemu Momota, tak ada strategi khusus diberikan sang pelatih kepada Anthony. Hendry Saputra, Kepala Pelatih Tunggal Putra, seperti kami lansir di situs resmi PBSI, hanya berharap Anthony dapat tampil di pola permainannya sendiri, seperti saat ia berhadapan dengan Momota di turnamen-turnamen sebelumnya.

"Ketemu Momota lagi? Tidak apa-apa, memang hasil undiannya seperti itu. Dari sisi kita memang menyayangkan kok bertemunya di babak awal, tapi kalau dilihat dari sisi lawan, memangnya dia juga mau bertemu Anthony di babak awal?" kata Hendry saat dijumpai di sela melatih di Pelatnas Cipayung.

"Soal undian berat, Anthony sudah biasa menghadapi ini. Pemain top mana yang belum pernah dia hadapi di lapangan? dia sudah tahu beratnya seperti apa menghadapi pemain-pemain top. Jadi, terlepas dari undian bagus atau jelek, Anthony harus pegang self control, main bagus dulu dan fokus, ujung-ujungnya bisa konsisten," jelas Hendry.

Pemulihan fisik dan endurance menjadi fokus utama tim tunggal putra jelang turnamen Eropa. Tak hanya Anthony yang digembleng fisiknya, tapi juga Jonatan Christie.

"Setelah Asian Games, Jepang dan China Open, yang paling penting itu adalah recovery fisiknya. Endurance, kecepatan, kekuatan, harus pulih secepatnya. Mudah-mudahan sampai keberangkatan, semuanya oke," ujar Hendry.

Selain Anthony dan Jonatan, Indonesia juga mengirim pemain-pemain terbaik seperti pasangan rangking satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon, dan dua juara bertahan di French Open 2017, yaitu pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir serta pasangan ganda putri Greysia Polii/ Apriyani Rahayu.

Setelah mengikuti Denmark Open 2018, para atlet akan langsung terbang ke Paris untuk ambil bagian di kejuaraan French Open 2018 yang juga ada di level Super 750. Tim Indonesia akan bertolak ke Denmark pada esok hari, Sabtu (13/10). (*)

Berita Berita Lainnya