Berita > Berita > Klub

Mau Seperti Gregoria?

Kamis, 13 Desember 2018 09:20:40
1006 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Torehan prestasi Gregoria Mariska Tunjung, di saat junior begitu cemerlang. Tahun lalu gadis belia kelahiran Wonogiri, 11 Agustus 1999, ini begitu kinclong.

Sebelum berkiprah penuh di ajang kelompok dewasa, catatan prestasinya bikin decak kagum. Tahun lalu gadis berbintang Leo ini menyabet medali emas pada ajang Kejuaraan Dunia Junior 2017, prestasi ini sekaligus memecahkan rekor Kristin Yunita tahun 1992. Selain itu, Gregoria juga meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2017.

Memasuki tahun 2018, gadis yang pertama kali berlatih bulutangkis dengan ayah tercinta, Gregorius Maryanto, memulai lompatan karir yang pesat. Sang ayah, pehobi bulutangkis menjadi pelatih pertamanya saat Gregoria kecil masih kelas 1 SD. Film ''King'' dan sosok Taufik Hidayat, yang membuatnya terpikat kepada olahraga bulutangkis. Klub AUB Surakarta, pun menjadi klub pertamanya berlatih bulutangkis.

Namun, keinginan untuk menjadi pebulutangkis handal semakin terpacu saat melihat idolanya berlaga di lapangan. Nozomi Okuhara, Rathanok Intanon, Tai Tzu Ying, dan Carolina Marin, menjadi sosok yang menginspirasi bagi karir bulutangkisnya.

Pengorbanan sang ibu tercinta, Fransiska Dwi Hastuti, yang kerap mendampinginya saat pindah berlatih ke PB Mutiara Cardinal Bandung tahun 2010 saat masih kelas V SD, rasanya tidak sia-sia. Begitu juga, Jefri Franalis, pelatihnya di PB Mutiara Cardinal, yang suka membantu memasangkan tali sepatu Gregoria kecil, akan menjadi motivasi melahirkan ''Gregoria, Gregoria'' lainnya di PB Mutiara Cardinal.

Berlatih di Pelatnas Cipayung di bawah arahan Minarti Timur, gadis penggemar musik, kuliner dan nonton film ini, kini berada di peringkat 14 dunia. Tahun ini ia menyabet gelar di ajang Finnish Open 2018 dan menjadi semifinalis Toyota Thailand Open 2018 dan Danisa Denmark Open 2018. Peringkatnya pun bertengger di peringkat 14 dunia.

Prestasi kinclongnya membuat langkah Gregoria menjadi inspirasi bagi atlet-atlet bulutangkis muda Indonesia untuk mengikutinya. PB Mutiara Cardinal Bandung, atlet yang menghantarkan Gregoria masuk Pelatnas Cipayung tahun 2013.

Kini Gregoria menjadi salah satu andalan tunggal putri Indonesia. Dan PB Mutiara Cardinal Bandung yang ikut memoles prestasi Gregoria tetap terus mencari bibit-bibit bulutangkis muda Indonesia, baik laki-laki dan perempuan lewat Audisi Umum PB Mutiara Cardinal Bandung 2019.

Ini dia syarat-syarat Audisi Umum PB Mutiara Cardinal Bandung 2019.
Bukti usia (akte kelahiran, rapor SD, ijazah, NISN & KK) asli dan fotocopy.
Batasan kelahiran peserta antara 2008 - 2004 (2008, 2007, 2006, 2005, 2004)
Calon peserta *diwajibkan* datang langsung pada tanggal 12 Januari 2019, untuk melakukan pendaftaran dan menyerahkan data diri ke GOR PB Mutiara Cardinal Bandung, Jl. Babakan Cibereum No. 55, Bandung, pukul 09.00 WIB.
Pelaksanaan Audisi 13 - 19 Januarin 2019.
Peserta tidak dipungut biaya.
Informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Muhammad Hanifa, telpon 0857-9450-1409.

Ayo, tunggu apalagi! (ad)

Berita Klub Lainnya