Berita > Berita

Gregoria: ''Saya buru-buru ingin mematikan''

Kamis, 25 April 2019 15:45:33
473 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Gregoria

    ©Badmintonindonesia.org

  • Gregoria

    ©Badmintonindonesia.org

Tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, belum berhasil membayar kekalahannya dari andalan China, Chen Yufei, pada laga babak dua Badminton Asia Championships 2019, hari ini (Kamis, 25/4) di Wuhan, China.

Gregoria harus mengakui wakil tuan rumah yang merupakan pemain rangking tiga dunia dalam laga tiga game dengan skor 21-15, 14-21 dan 15-21.

Ini merupakan kekalahan ketiga Gregoria dari Yufei pada perjumpaan keempat kalinya. Terakhir mereka bertemu pada ajang World Championships 2018, Gregoria dikalahkan Chen dengan skor 17-21 dan 20-22.

"Saya masih kurang tahan di beberapa poin. Tadi sempat ketinggalan dan bisa mengejar, dari beda tujuh poin jadi dua poin. Tapi saat-saat begini, lawan seperti sudah tahu cara mengatasi permainan saya," ungkap Gregoria, di laman resmi PBSI.

"Lawan terus tahan, kami adu reli, dia lebih sabar, tidak mudah dimatikan dan meladeni permainan saya. Sedangkan saya buru-buru ingin mematikan, ingin menyerang tapi saya kurang siap dengan pengembalian lawan," beber Gregoria soal penampilannya hari ini.

"Tadi saya mainnya lebih siap dari pertemuan sebelumnya, tapi kesalahan yang di pertemuan sebelumnya masih ada. Seperti terbawa irama permainan lawan, dia mainnya mengatur, saya malah diatur oleh dia dan tidak bisa mengontrol keadaan," imbuhnya.

Seyangnya, nasib yang sama harus dialami tunggal putri Indonesia lainnya, Choirunnisa. Ia juga tak dapat melanjutkan langkahnya ke babak perempat final Badminton Asia Championships 2019 setelah dihentikan andalan India unggulan empat, P.V Sindhu dengan skor 15-21 dan 19-21.

Sektor tunggal putri belum berhasil mengirim wakil ke perempat final. Fitriani dan Ruselli Hartawan sudah terhenti di babak satu.

Begitu juga di sektor tunggal putra, Indonesia tak berhasil meloloskan wakilnya ke perempat final. Setelah kandasnya Tommy Sugiarto, Shesar Hiren Rhustavito juga tak berhasil menapak babak perempat final. Shesar dikalahkan andalan Vietnam, Nguyen Tien Minh dengan rubber game 15-21, 21-13 dan 13-21.

Sektor ganda putra, Indonesia harus kehilangan satu pasangan andalan. Pasangan Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto terhenti di babak kedua setelah ditaklukkan ganda tuan rumah China, He Jiting/Tan Qiang lewat permainan sengit tiga game dengan skor akhir 23-21, 19-21 dan 19-21. (*)

Berita Berita Lainnya