Berita > Berita

Pengalaman Bertanding Di Beregu, Tania Siap Membantu Senior

Kamis, 16 Mei 2019 16:04:25
1722 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintonindonesia.org

  • Current
Ajang Piala Sudirman 2019 yang berlangsung di Nanning, China, pada 19-26 Mei mendatang, bukan menjadi ajang resmi bagi Tania Oktaviani Kusumah. Namun pemain ganda putri ini turut menemani Greysia Polii, Apriyani Rahayu dan Ni Ketut Mahadewi Istarani, sebagai pemain sparring.

Walau tak diturunkan bermain, Tania tetap merasa bersyukur bisa memberikan dukungan langsung kepada tim. Pemain kelahiran Bandung, 13 Oktober 1998 ini ditugaskan Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI, Eng Hian, untuk membantu para senior-seniornya di ganda putri.

"Awalnya saya nggak tahu akan jadi sparring, dan ternyata benar. Walaupun jadi sparring, tapi saya excited banget, alhamdulillah bersyukur karena ini sama saja saya dapat kesempatan bisa melihat langsung perjuangan tim di Piala Sudirman itu seperti apa, pertandingan beregu seperti apa. Bisa jadi pengalaman saya kalau nanti saya jadi tim inti di Piala Sudirman," kata Tania, mengutip di laman resmi PBSI Badmintonindonesia.org.

"Sebagai bagian dari tim ganda putri, saya yakin kalau ganda putri bisa. Nggak ada yang nggak mungkin, kita punya kak Greys, Apri dan mbak Ketut. Jadi ngapain takut, ganda putri juga bisa sumbang poin," jawab Tania dirinya ditanya soal kans ganda putri menyumbang poin kemenangan untuk tim.

Aura pertandingan beregu bukanlah hal baru bagi Tania, ia telah memiliki pengalaman bertanding di nomor beregu. Terakhir Tania menjadi bagian tim Indonesia pada ajang Tong Yun Kai Cup 2019. Lalu sebelumnya pada turnamen beregu junior di Asia Junior Championships dan World Junior Championships.

"Pertandingan beregu itu beda dengan di perorangan, rasanya tegang sekali. Tekanannya lebih besar juga karena bermain bawa nama tim, bawa nama Indonesia, tegang tapi seru," ujar pemain asal PB Djarum ini bertutur suasana pertandingan beregu.

Sebagai pemain muda Tania mengaku siap jika dirinya mendapat tugas tambahan dari para senior. Dalam kejuaraan beregu, sudah bukan rahasia lagi jika pemain muda atau sparring dapat tugas ekstra seperti membantu senior membawa makanan, membawa shuttlecock untuk latihan dan sebagainya.

"Ha ha ha, kalau ini sudah siap, sudah pasti, waktu di Tong Yun Kai Cup kan juga begitu. Ini hal biasa kok, bantu-bantu senior ambil makanan, minuman dan shuttlecock untuk latihan, pasti tanggungjawab yang muda. Nggak apa-apa, nggak baper, memang sudah tugasnya yang muda, bantu yang senior. Saya sudah siap jadi supporter juga, siap habiskan suara buat tim Indonesia, ha ha ha," jawab Tania sambil tertawa.

Hari ini Tania mendapat tugas mempersiapkan kebutuhan latihan pertama di Nanning. Terjadi perubahan agenda dari yang awalnya latihan fisik, menjadi latihan teknik. PBSI telah menyewa lima lapangan bulutangkis yang akan digunakan selama dua jam pada pukul 16.00 - 18.00 waktu Nanning. (*)

Berita Berita Lainnya