Berita > Artikel

Ssst, Mau Tahu Rahasia Kelincahan Apriyani?

Selasa, 11 Juni 2019 09:02:33
2911 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Siapa yang tidak berdecak kagum sambil terbengong bengong, melihat Apriyani Rahayu berkelebat dari depan lapangan menyelinap di belakang Greysia Polii langsung ke pojok kiri dan berhasil mengembalikan penempatan bola sulit lawan dengan sempurna melalui lob panjang ke tempat yang tidak diperkirakan lawan di belakang.

Penonton dan bahkan lawan mengira bola tersebut tidak mungkin dapat diraih karena Greysia sudah tertipu dan mati langkah.

Kejadian tersebut terjadi pada game kedua melawan ganda putri China, Chen Qingchen/ Jia Yifan di semi final ajang Crown Group Australia Terbuka 2019 lalu. Dan terjadi lagi serta terjadi lagi Apriyani menyelamatkan bola. Herannya Apriyani tidak terlihat lelah atau staminanya menjadi kendor.

Senyum lebarnya yang khas penuh ceria selalu menghiasi, baik menghasilkan poin ataupun gagal meraih poin.

Akupun sangat penasaran di kala berjumpa dengan si super lincah Apriyani yang ceria. Kesempatan obrol-obrol dengannya di luar arena Quaycentre maka langsung bertanya, apa sih rahasianya sehingga seorang Apriyani dapat selincah itu dengan kekuatan dan stamina tidak terlihat mengendor?

Dengan diiringi tawa yang cukup panjang, gadis kelahiran Konawe, Kendari, 29 April 1998 ini pun bercerita bahwa mungkin kebiasaan di masa kecilnya yang sangat suka memanjat pohon setiap harinya membuatnya lincah.

''Serius nih Apri, manjat pohon,'' kataku.

''Iya om, manjat pohon,'' jawabnya masih tertawa melihatku keheranan.

Waduuuh, bagaimana nih teman-teman? Mau coba manjat pohonkah untuk mendapatkan kelincahan dan stamina yang prima? Atau mungkin bagus untuk footwork dan melatih lengan serta pergelangan tangan.

Sambil berjalan di seputaran Sydney Olympic Park kembali ke Novotel Hotel tempat atlet menginap, Bulutangkis.com pun berkesempatan mengobrol dengan Apriyani. Obrolan kami pun mengalir lancar. Apri bercerita bagaimana nantinya bila berpisah dengan Greysia seniornya yang membawanya ke level elit ganda putri dunia. Usai Olimpiade Tokyo 2020 bisa jadi Greysia akan gantung raket, Apri berharap mendapat partner yang bisa sekualitas dengan dirinya.

''Dengan kak Greys kan gak bisa terus bersama. Semoga dalam dua tahun kedepan ada teman saya yang bisa menunjukkan kualitas bermain seperti saya,'' ungkap Apri.

Bersama Greysia tahun ini, Apriyani sukses menyabet gelar di India Open 2019, dan sekaligus mempertahankan gelar yang mereka sabet tahun sebelumnya.

Saat ditanya apakah tertarik bermain rangkap, apakah dirinya siap. Apriani kembali tertawa lepas.

''Gak ada diobrolin, pelatih menarik saya untuk di ganda putri. Memang ada yang bilang main dua aja, mix dan ganda putri. Cuma, kan pelatih sudah memfokuskan saya di ganda putri, apalagi ini mempersiapkan Olimpiade Tokyo. Emang sudah gak bisa main dua,'' ujar Apriyani.

''Cuma gak tahu dua tahun lagi, saya juga gak tahu. Saya sih gak bisa lepas dari ganda putri, tapi nanti kalau diminta sih oke-oke aja. Pelatih juga mengingatkan untuk fokus di satu nomor dan punya target,'' ungkap Apri sambil berjalan menuju penginapan atlet.

Dekat rumah makan cepat saji McDonald pun kami berpisah. Tapi mataku tak lepas memperhatikan Apri berjalan meninggalkanku. Kerja keras dan disiplin di dalam menjalani semua program latihanlah yang membentuk Apriyani menjadi handal sebagai atlet ganda putri. Dan inilah yang menjadi rahasia dimana ia terlihat luar biasa lincahnya disertai stamina yang prima.

Eh, Apriyani berjalan mendekati pohon besar. Jangan-jangan mau dipanjat niiih. Aaah, Apriyani hanya melewatinya saja. Legaaa. (Jae Hade)

Berita Artikel Lainnya