Berita > Artikel > Sosok

Dedy, Dari Mabar ke Mabar

Rabu, 10 Juli 2019 13:47:13
9518 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Dedy & Fung

  • Mabar PBDjarum.org

  • Tebar FTB

Tak seperti pada ajang Mabar (Maen Bareng) PBDjarum.org dua pekan lalu (29/6) di Magelang, dimana Dedy Darmawan ikut meramaikan mabar dengan turun berlaga bersama komunits mabar PBDjarum.org lainnya.

Namun kali ini pada ajang Tebar FTB (Tepok Bareng Forum Diskusi Tepokbulu.com) hari Minggu (7/7) di GOR Candra Wijaya International Badminton Centre, Serpong, Banten, Dedy ikut meramaikan mabar. Hanya saja kali ini Dedy bertindak sebagai wasit, seperti profesi yang ia jalankan di saat menjadi wasit PBSI.

''Saya diundang teman FTB membantu jadi wasit,'' sebut Dedy kepada Bulutangkis.com.

Dedy pun menerima dengan senang hati undangan sebagai wasit di ajang Tebar FTB. Pengalaman Dedy sebagai wasit nasional, akhirnya mendapat kepercayaan sebagai koordinator wasit di ajang Tebar FTB.

''Saya hanya turun sebagai wasit pada partai eksibisi Rian Agung Saputro/Anggiet lawan peserta Tebar, Wakana/Rama,'' ujar Dedy, pria plontos kelahiran Bogor, 13 Mei 1971.

Dedy pun bercerita pengalaman mabarnya yang akhirnya menguatkan dirinya untuk memilih karir sebagai wasit meninggalkan profesi sebagai konsultan kelapa sawit. Kecintaannya terhadap bulutangkis membawanya mengikuti sejumlah mabar, mulai dari Mabar MBI, Mabar PBDjarum.org, Mabar Brondong Tua Community, dan mabar-mabar lainnya.

''Hanya Mabar PB Djarum yang paling berkesan,'' ungkap Dedy, pria lulusan perguruan tinggi negeri di Bogor.

Dari 15 kali mabar yang diselenggarakan PBDjarum.org sejak yabun 2010 untuk komunitas bulutangkis di Tanah Air, hanya sekali Dedy tak bisa ikut berpartisipasi yaitu saat mabar di Purwokerto.

"Hanya absen satu kali pada tahun 2016 saat Mabar Purwokerto, karena bersamaan dengan ibadah Umroh,'' ungkap Dedy.

Tak mau melewatkan kesempatan Mabar PB Djarum, Dedy pun ikut meramaikan Mabar PB Djarum di Magelang. Perjalanan Dedy yang berpasangan dengan Amung Prasetya, sahabatnya dari Bogor harus terhenti di babak dua.

Namun, hal lain yang mengejutkan Dedy yang pernah mengenyam juara di Mabar PB Djarum pada tahun 2013 ini adalah dirinya terpilih oleh PBDjarum.org untuk menerima reward. Dedy tak menyangka dirinya mendapat reward sebagai peserta yang paling sering ikut meramaikan Mabar PBDjarum.org di berbagai kota di Tanah Air. Dedy pun menerima plakat perhargaan dari Fung Permadi, Manajer Tim PB Djarum.

"Inilah yang paling berkesan, gak menyangka bakal dapat penghargaan," ungkap Dedy. ''Plakat pasti saya pajang di ruang tamu saya,'' ujarnya.

Kegemaran Dedy mengikuti berbagai mabar, khususnya Mabar PBDjarum.org yang tak ingin dilewatkan begitu saja, karena dirinya memang senang berwisata dan menikmati berbagai kuliner di Tanah Air.

''Selain itu, saya memang senang bersilaturahmi menambah teman,'' ungkap Dedy.

Kini Dedy Darmawan pun tengah mempersiapkan diri menyambut Blibli Indinesia Open 2019. Ajang bergengsi seri HSBC BWF World Tour Super 1000 berhadiah total USD 1,250,000, yang akan dihelat di Istora Senayan, Jakarta, pekan depan.

''Saya nanti sebagai line judgement,'' sebut Dedy mantap.

''Gak sabar nunggunya. Selain dapat tugas berat mengawasi pertandingan, satu yang menarik adalah kostum wasit selalu menjadi cedera mata yang ditunggu-tunggu,'' ujar Dedy.

Wow, keren! (efka)

Berita Sosok Lainnya