Berita > Berita

Dahsyat, Hendra/Ahsan ke Final!

Sabtu, 20 Juli 2019 16:20:56
1157 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Current
Gemuruh hebatpun terjadi di Istora Senayan Jakarta, siang ini (Sabtu, 20/7) manakala juara dunia dua kali, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan, mengakhiri perlawanan duet Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada laga semifinal Blibli Indonesia Open 2019.

Sempat kalah di game pertama 17-21, tak membuat duet senior Hendra/Ahsan putus harapan. Sorak-sorai penonton yang riuh di Istora menambah semangat duet yang dijuluki The Daddies ini. Sukses merebut game kedua 21-19, Hendra/Ahsan tak terbendung di game ketiga saat menuntas perlawanan Hoki/Kobayashi 21-17.

Tiket final turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 1000 berhadiah total USD 1,250,000 pun dikantongi Hendra/Ahsan usai melakoni laga berdurasi 57 menit.

Kekalahan di game pertama lebih disebabkan telat panasnya Hendra/Ahsan. Merekan tak bisa langsung in ke permainan, terus menerus di bawah tekanan Hoki/Kobayashi. Beberapa kali servis Hendra pun tak akurat. Mereka tertinggal jauh hingga 7-16. Meskipun sempat mendekat 17-20, namun Hendra/Ahsan tak dapat mengamankan game pertama.

Usai jeda babak pertama, Hendra/Ahsan pun mendapat perlawanan sengit dari Hoki/Kobayashi yang ingin merebut kemenangan. Namun Hendra/Ahsam tampil tenang di poin kritis, mereka berhasil memperpanjang nafas. Pertandingan kembali menegangkan di game penentuan, Hendra/Ahsan menunjukkan kelasnya dan menahan laju Hoki/Kobayashi.

"Pertandingan tadi nggak mudah, lawan bermain bagus dan kami kurang bisa lepas. Soal servis, maunya juga masuk semua servisnya, cuma ya itu keadaan di lapangan, kami sudah siap tahu-tahunya mainnya nggak enak. Untungnya kami bisa mengatasi, pertama ragu-ragu, banyak tertekan, banyak tanggung," ungkap Hendra soal pertandingan.

"Lawan bermain baik dan menekan di game pertama. Pada game kedua, kami harus ubah pola main, inisiatif dari pergerakannya, nggak mau nunggu. Kalau di game pertama kan kami lebih banyak nunggu, jadi mereka enak buat menekan," ujar Ahsan. (*)

Berita Berita Lainnya