Berita > Berita

BWF Puji Penyelenggaraan BIO

Minggu, 21 Juli 2019 21:48:19
1064 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Turnamen Blibli Indonesia Open 2019 (BIO) kembali mendapat pujian dari Badminton World Federation (BWF). Penyelenggaraan turnamen level super 1000 ini dinilai sukses. BIO tak cuma memberikan kenyamanan dan berbagai fasilitas kepada para pemain, tetapi juga kepada penonton.

Kali ini penonton menikmati turnamen yang bertema sport-artainment, tak hanya dari segi tontonan bulutangkis kelas dunia, tetapi juga berbagai fasilitas dan hiburan yang disediakan di arena stadion. Sebelum laga final, penonton juga dihibur dengan alunan lagu dari Kahitna.

"BIO merupakan turnamen yang bagus, banyak sekali peningkatan. Saya ada di turnamen ini sejak tahun 2011 dan saya sangat menikmati berada di sini. Indonesia adalah tuan rumah yang baik, fans bulutangkisnya luar biasa. Event ini sangat bagus untuk mempromosikan bulutangkis ke masyarakat," kata Koh Wa Cheng, Head of Event Project, BWF, di Istora Senayan, Jakarta, (Minggu, 21/7).

"Saya melihat di sini bulutangkis sangat mudah diakses berbagai kalangan, penyelenggara juga menyajikan turnamen ini begitu bagus. Indonesia juga bisa menunjukkan budayanya kepada dunia, seragam yang dipakai wasit menambah identitas Indonesia di turnamen ini," ujar Koh.

Koh mengomentari atribut tradisional yang dipakai para wasit, hakim servis dan hakim garis yang sangat kental dengan budaya Indonesia. Wasit dan hakim servis menggunakan seragam batik, sedangkan para hakim garis menggunakan baju lurik Jawa dan blangkon.

Sementara itu Achmad Budiharto sebagai Ketua Panitia Pelaksana BIO 2019, mengucap syukur atas suksesnya acara ini. Walaupun dari segi prestasi, dibandingkan tahun lalu, Indonesia mengalami penurunan, dari dua gelar menjadi satu gelar.

"Kita patut bersyukur event ini bisa berjalan dengan baik, bisa kita lihat antusiasme penonton, mereka sangat menikmati situasi di BIO. Secara prestasi harus diakui sedikit lebih rendah dari tahun lalu, mudah-mudahan tahun depan akan lebih baik," ujar Budiharto.

Indonesia berhasil meraih satu gelar ganda putra lewat laga all Indonesian final yang dimenangkan oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon atas Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. (*)

Berita Berita Lainnya