Berita > Berita

Daya Tahan dan Fokus Hadapi Lawan Jadi Perhatian Gregoria Dan Fitriani

Senin, 19 Agustus 2019 07:58:10
831 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani menjadi andalan Indonesia di sektor tunggal putri pada ajang TOTAL BWF World Championships 2019 yang berlangsung mulai hari ini (Senin, 19/8) hingga hari Minggu (25/8) Jakobshalle Basel, Swiss.

Daya tahan dan fokus menghadapi lawan-lawan menjadi hal yang perlu diperhatikan Gregoria dan Fitriani. Demikian ditekankan Minarti Timur, pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI.

Lawan-lawan tak ringan sudah harus dihadapi Gregoria dan Fitriani sejak awal babak satu. Fitriani yang harus bertanding mulai babak satu (64 besar) hari Selasa (20/8), akan bertemu dengan andalan Jerman, Yvonne Li. Jika menang, Fitriani langsung ditantang andalan Taiwan yang merupakan unggulan dua, Tai Tzu Ying.

Sementara Gregoria sedikit ringan karena mendapat bye di babak satu. Namun di babak dua (32 besar), Gregoria diperkirakan akan bertemu tunggal putri Thailand, Busanan Ongbamrungphan. Di babak satu Busanan diperkirakan bisa melewati wakil Inggris, Chloe Birch.

Tiga kali bertemu Busanan, tercatat Gregoria mengoleksi satu kali menang. Namun kemenangan Gregoria terjadi di pertemuan terakhirnya dengan Busanan pada ajang Korea Open 2017. Kala itu Gregoria menang 13-21, 21-9 dan 21-15 dari Busanan. Jika bisa lewati Busanan, Gregoria diperkirakan kembali akan bertemu wakik Thailand lainnya, Ratchanok Intanon.

“Peluang tetap ada. Kalau lihat dari draw bisa untuk Gregoria ke 16 besar, tapi habis itu ketemu Ratchanok. Dengan Ratchanok sudah lima kali kalah. Ratchanok menurut saya sudah matang dan bolanya nyusahin. Untuk tunggal putri menurut saya yang bolanya menyusahkan itu Ratchanok dan Tai Tzu Ying. Berapa kali bola-bola mereka susah untuk pemain Indonesia. Cuma tidak menutup kemungkinan untuk bisa menang,” ungkap Minarti mengenai peluang anak didiknya.

“Peluang menang masih ada, 40:60. Kalau mau menang lawan mereka itu harus benar-benar tahan dan siap, harus benar-benar fokus,” jelas Minarti,” tambah Minarti.

Melihat drawing yang ada, Minarti sedikit kaget dengan lawan-lawan yang aian dihadapi anak didiknya.

“Untuk Fitriani, redraw kemarin cukup mengagetkan. Tapi mau tidak mau siapapun lawan yang dihadapi ya harus siap. Dari pikiran, mental semua harus dipersiapkan. Harus mau maksain di lapangan,” ungkap Minarti, mengutip di laman resmi PBSI.

Menghadapi pertandingan World Championships 2019, Minarti menyampaikan persiapan timnya sudah cukup baik. Beberapa kemungkinan kendala teknis dan non teknis pun sudah coba diantisipasi.

“Persiapan sudah lumayan bagus. Tinggal di lapangannya gimana mereka bisa mengatasi semua itu. Soalnya kalau dilihat dari fisik, teknik semua hampir sama. Cuma lawan mereka lebih matang, lebih dewasa, pada poin-poin kritis mereka bisa lebih megang poin dibanding atlet kita,” ujar Minarti. (*)

Berita Berita Lainnya