Berita > Berita

Tim Taufik Hidayat Arena Belum Tergoyahkan

Sabtu, 14 September 2019 23:25:38
1288 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tim Taufik Hidayat Arena, yang merupakan andalan tuan rumah, masih tetap belum tergoyahkan. Dengan diperkuat sejumlah mantan pemain tim nasional Indonesia, skuat tuan rumah ini maju ke partai final turnamen bulutangkis beregu kelompok master Foo Kok Keong International Cup 2019.

Langkah Taufik Hidayat dkk, ke babak final usai perjuangan sengit. Dalam pertandingan babak semifinal kejuaraan yang mentas di Taufik Hidayat Arena, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (14/9) malam, tim tuan rumah mengalahkan tim unggulan pertama, Suanlum Ruammitr Thailand dengan 3-1.

Tim Foo Kok Keong Malaysia akan menjadi lawan Taufik Hidayat dkk. Tim yang diperkuat Markis Kido dan Lita Nurlita ini sukses ke partai puncak setelah menang 3-0 atas Wantec Indonesia.

"Kami bersyukur bisa lolos ke final. Tadi tegang juga setelah Taufik/Alven kalah. Besok di final, kami optimistis bisa bermain bagus dan juara," kata manajer tim TH Arena, Tjin Tje Ming atau akrab dipanggil Pak Aming ini.

Perjuangan TH Arena ke final dilakoni dengan tidak mudah. Di partai pembuka, Taufik Hidayat/ Alven Yulianto secara mengejutkan dikalahkan Boonsak Ponsana/ JackaphanThanateeratam, 11-9, 8-11, 7-11, 11-9, 5-11. Berikutnya Marlev Mainaky/ Dicky Susilo mampu menyamakan kedudujan 1-1 setelah meneku Atipong Kitjanon/ Chatchai Boonmee, 11-6, 11-6, 9-11, 11-4.

Tri Kusharjanto/Liliyana Natsir membuat tim tuan rumah unggul 2-1. Kedudukan ini didapat setelah melalui partai menghibur, mereka mengandaskan Naruthum Surakkhaka/Molthila Kitjanon, 11-4, 11-4, 11-3.

"Saya senan bisa menyumbangkan poin bagi tim TH Arena dan sekaligus menghibur penonton," kata Trikus.

Bambang Supriyanto/Bobby Ertanto memastikan TH Arena ke final. Pasangan senior ini berhasil menggusur Narong Vanichitsarakul/Wattana Ampunsawan,
Sekaligus memastikan TH Arena ke laga puncak dengan 11-7, 11-, 11-7.

Perjalanan TH Arena ke final, sebelumnya memenangi tiga laga Grup D. Tim andalan Indonesia itu masing-masing menang 5-0 atas JK Tech Singspore Selections Singapura, Kuala Lumpur United Malaysia, dan India B. Di perempatfinal, Marlev dkk., menang 3-0 atas India A.

Sejak penyelenggaraan edisi kedua tahun 2013, tim Indonesia yang saat itu diwakili tim Musica, selalu menjadi kampiun, termasuk dalam penyelenggaraan Foo Kok Keong International Cup terakhir 2018 di Hong Kong.

Wantec Indonesia maju ke semifinal setelah menang 3-0 atas JK Tech Singapore Selection. Sebaliknya, Foo Kok Keong Malaysia harus bersusah payah sebelum menang 3-2 atas South China Athletic Hong Kong.

Berbeda dengan kejuaraan lain, format ajang beregu ini dipertandingkan lima nomor ganda, dengan mengakumulasikan jumlah umur pemain sebagai persyaratan. Mulai dari ganda putra U-70 dengan minimal pemain berusia 30 tahun), U-90 (minimal pemain berusia 40 tahun), U-100 (minimal pemain berusia 45 tahun), U-110 (minimal pemain berusia 50 tahun), dan ganda campuran (minimal pemain putra berusia 45 tahun dan pemain putri 35 tahun).

Babak final digelar Minggu, 15 September 2019 mulai pukul 13.00 WIB. Sebelumnya pada pukul 10.00 dipertandingkan perebutan posisi ketiga. (*)

Berita Berita Lainnya