Berita > Berita

Taklukkan Jojo, Vito Melaju Ke Babak Dua

Selasa, 17 September 2019 23:29:07
1503 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Shesar Hiren Rhustavito sukses melangkah ke babak dua Victor China Open 2019 usai menaklukkan kompatriotnya Jonatan Christie yang merupakan unggulan empat.

Hasil ini cukup mengejutkan. Dua pertemuan sebelumnya, Vito tak sekalipun berhasil mengalahkan Jojo. Terakhir bertemu pada ajang New Zealand Open 2019, Vito kalah dua game langsung 10-21 dan 12-21.

Hari ini (Selasa, 17/9), di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Vito akhirnya berhasil menumbangkan Jojo. Vito harus melewati laga tiga game dengan skor 23-21, 18-21 dan 21-10 dalam waktu 60 menit.

''Vito punya teknik oke, dan pinter baca permainan. Tinggal butuh stamina, speed dan smesh akurat,'' ujar Johantjun di forum diskusi Bulutangkis.com. ''Vito mulai naik kelas. Terakhir juga seru lawan Chou Tien Chen,'' tambah Johantjun, menilai permainan Vito saat melakoni laga semifinal Chinese Taipei 2019. Kalau itu Vito kalah melawan Chou dengan skor 25-23, 10-21 dan 13-21.

Kemenangan Vito ini mengantarkan dua wakil tunggal putra ke babak dua turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 1000. Sebelumnya Tommy Sugiarto lebih awal ke babak dua setelah mengalahkan pebulutangkis Hong Kong, Wong Wing Ki Vincent.

Di babak dua Vito akan bertemu tunggal putra Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Sedangkan Tommy akan bertemu Kento Momota, unggulan satu yang hari ini menaklukkan andalan tuan rumah, Lin Dan, dengan skor 21-14 dan 21-14.

Indonesia masih berpeluang meloloskan satu wakil lagi di sektor tunggal putra lewat Anthony Sinisuka Ginting, yang merupakan unggulan tujuh. Laga babak pertama baru akan dilakoni Ginting pada hari Rabu (18/9) menghadapi wakil Jepang, Kenta Nishimoto.

Di sektor tunggal putri, satu wakil Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus terhenti langkahnya di babak satu. Gregoria ditaklukkan andalan Amerika Serikat, Zhang Beiwen, setelah bertarung tiga game dengan skor akhir 21-14, 19-21 dan 16-21.

Sesungguhnya, Gregoria berpeluang untuk memenangkan laga di game ketiga. Ia sudah mengungguli Zhang, namun sayangnya Zhang bisa menyusul perolehan skor Gregoria. Zhang tampil lebih tenang dan mengontrol pergerakan Gregoria.

"Dari game kedua memang saya sendiri kurang stabil untuk jaga poin dan jaga pola yang menguntungkan buat saya. Jadi seperti unggul terus, lawan menyamakan skor dan terkejar terus," kata Gregoria, mengutip di laman resmi PBSI.

"Waktu reli pun saya merasa masih kurang berani menyerang," lanjut Gregoria.

Pemain rangking empat belas dunia ini pun menilai bahwa ia masih belum bisa memegang kontrol permainan di lapangan. Soal kecepatan pergerakan pun masih menjadi faktor yang harus ditingkatkan lagi oleh Gregoria.

"Evaluasinya banyak, saya harus lebih bisa kontrol keadaan di lapangan, dari tenangnya, fokusnya, dan kecepetannya harus seimbang. Tapi yang paling penting tenang dan fokusnya karena masih sering hilang dan kadang suka tegang sendiri," ungkap Gregoria.

Di sektor ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon, juga melangkah ke babak dua menyusul kompatriotnya, Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto. Pasangan peringkat satu dunia ini melaju ke babak dua setelah menaklukkan ganda Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, usai laga dua game langsung dengan skor 21-17 dan 21-15. (*)

Berita Berita Lainnya