Berita > Berita

Febriana/Amalia, Asa Tersisa Di Ganda Putri

Sabtu, 12 Oktober 2019 09:33:39
1291 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Pasangan ganda putri muda Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/ Amalia Cahaya Pratiwi, menjadi asa yang tersisa pada ajang BWF World Junior Championships 2019, setelah dua kompatriotnya tersingkir pada laga perempat final, Jumat (11/10), di Kazan, Rusia.

Kedua pasangan ganda putri Merah Putih yang terhenti di perempat final adalah Putri Syaikah/ Nita Violina Marwah dan Melani Mamahit/ Tryola Nadia dikalahkan.

Keberhasilan duet Febriana/Amalia menapak babak semifinal usai mengalahkan ganda Jepang, Atsumi Miyazaki/ Chichiro Uchiyama, di Kazan Gymnastic Center.

Ketangguhan ganda putri muda Jepang juga terlihat di Kazan. Febriana/Amalia harus bertarung selama 1 jam 25 menit di Kazan Gymnastic Center, dengan skor 24-22, 17-21 dan 21-17.

Melaju ke babak empat besar, Febriana/Amalia akan berhadapan dengan pasangan unggulan dua dari China, Li Yi Jing/ Luo Xu Min. Sementara itu, duet Li/Luo melangkah ke semifinal usai mengalahkan andalan Indonesia lainnya, Melani Mamahit/ Tryola Nadia dengan skor 21-13 dan 21-13.

Sedangkan satu kekalahan lainnya yang dituai duet Putri/Nita harus terjadi saat berhadapan dengan ganda putri Jepang, Kaho Osawa/ Hinata Suzuki, dengan skor 16-21 dan 19-21.

Penampilan Putri/Nita memang tidak seperti yang diharapkan, pertahanan mereka seringkali ditembus oleh Osawa/Suzuki. Begitu pun serangan Putri/Nita, tak dapat menembus pertahanan ganda putri Jepang yang memang terkenal kokoh.

"Di game pertama memang nggak bisa keluar mainnya. Di awal game enak mainnya tapi lawan mengubah permainan, kami jadi agak bingung. Pada game kedua, sudah dapat mainnya, lebih sabar dan nggak adu kencang-kencang, tapi fokusnya masih naik turun," ujar Nita, mengutip di laman resmi PBSI.

"Sebetulnya di game kedua kami sudah pegang mainnya, tapi lawan suka ubah pola, mereka juga lebih siap. Pasangan Jepang tenaganya kuat, mereka juga lebih rapat defense-nya, kami banyak tertekan," tambah Putri.

"Pasti kecewa banget, kami berharap banget di WJC kali ini bisa ambil gelar, tapi masuk semifinal saja enggak. Masih banyak yang perlu diperbaiki, baik teknik maupun non teknik harus lebih dimatangin lagi," kata Nita. (*)

Berita Berita Lainnya