Berita > Berita

Akhirnya, Praveen/Melati Rebut Gelar Pertama

Senin, 21 Oktober 2019 06:32:44
920 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Torehan manis dipersembahkan pasangan ganda csmpuran Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktaviati di Denmark Open 2019. Mereka sukses naik ke podium juaran usai menaklukkan ganda China, Wang Yi Lyu/ Huang Dong Ping, di Odense, Denmark, Minggu (20/10).

Keberhasilan pada final yang berlangsung di Odense Sports Park, Praveen/Melati menang dalam laga tiga game selama 59 menit dengan skor 21-18, 18-21 dan 21-19.

“Bisa menang hari ini tentu senang sekali, ini merupakan gelar pertama kami setelah satu setengah tahun berpasangan. Dan tentu ini akan membuat kami percaya diri di turnamen berikutnya,” kata Praveen usai laganya di Odense Sports Park, Denmark, Minggu (20/10).

Penantian panjang Praveen/Melati akhirnya berbuah manis.

“Pastinya senang apalagi ini gelar kami yang pertama. Kami akhirnya bisa membuktikan kalau kami bisa,” sambung Melati.

Tak hanya naik ke podium juara pada ajang seri HSBC BWF World Tour Super 750 berhadiah total US$ 775.000, namun kemenangan di final ini juga merupakan yang pertama kali bagi Praveen/Melati atas Wang/Huang. Enam pertemuan sebelumnya, tak sekalipun Praveen/Melati merebut kemenangan.

Game pertama dimulai Wang/Huang sempat memimpin skor dari Praveen/Melati. Namun tak menyerah begitu saja, mereka terus mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menang 21-18.

Masuk di game dua, Praveen/Melati terus tertahan poinnya dari lawan. Mereka tak sekalipun bisa mengungguli lawan, hingga akhirnya pertandingan harus memainkan game ketiga.

Praveen/Melati membuka game penentu dengan meyakinkan. Mereka unggul 11-4, 14-7 atas unggulan dua turnamen itu. Namun pertandingan menegang ketika Praveen/Melati terkunci di angka 14 dan terkejar 11 poin oleh lawan. Posisi berbalik, Praveen/Melati tertinggal 14-18.

Beruntung akhirnya Praveen/Melati mampu mendekat satu demi satu poin hingga merebut kemenangan 21-19. Komunikasi yang baik di lapangan dikatakan keduanya menjadi kunci kemenangan kali ini.

“Dari awal kami sudah mempersiapkan kalau pertandingan hari ini tidak akan mudah dan melelahkan. Kunci kemenangan kami hari ini yaitu lebih percaya ke partner dan memperbanyak komunikasi di lapangan. Kami terus fokus sebelum angka 21, jangan menyerah. Kami sempat terkejar di game ketiga. Pemain Tiongkok ini merupakan pemain bagus,” jelas Praveen mengenai strateginya. (*)

Berita Berita Lainnya