Berita > Berita

Ginting Waspadai Lee Cheuk Yiu Di Final

Minggu, 17 November 2019 09:55:53
1424 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Anthony

    ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintinindonesia.org

Sukses menumbangkan kompatriotnya Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting bertemu andalan tuan rumah, Lee Cheuk Yiu, di partai final Yonex-Sunrise Hong Kong Open 2019.

Kedua pemain sudah lama tidak pernah bertemu, pertemuan terakhir terjadi di turnamen Hong Kong Open 2015, kala itu Anthony menang dengan skor 21-19, 11-21 dan 21-12.

"Saat ini saya tidak mau memikirkan pertandingan besok, tapi fokus dulu ke recovery karena hari ini harus bertanding cukup panjang. Saya sudah lama tidak ketemu dia, waktu di kelas junior kami satu angkatan. Saya harus mewaspadai lawan, dan akan mempelajari permainannya," ujar Anthony, usai laga kemarin di Hong Kong Coliseum, Hong Kong, (Sabtu, 16/11).

Sementara tiket final dikantongi Lee usai menaklukkan andalan India, Srikanth Kidambi dengan skor 21-9 dan 25-23. Sedangkan Anthony harus main rubber game untuk mengalahan Jonatan dengan skor 22-20, 13-21 dan 21-18.

Unggul di game pertama, Jonatan menguasai game kedua. Ia memimpin perolehan skor cukup jauh. Sebaliknya, Anthony banyak melakukan kesalahan sendiri. Di awal game ketiga pun Jonatan sudah unggul 13-6, namun Anthony menyusul dan kedudukan kembali sama kuat 18-18. Tiga poin terakhir diamankan Anthony, buah dari permainannya yang lebih agresif.

"Di akhir permainan, Anthony memang lebih berani, saya sudah mengeluarkan yang terbaik. Saya harus banyak belajar lagi, tadi salah di keputusan terakhir. Pemain top 10 itu kalau ketemu, faktor menangnya juga tergantung keberanian di lapangan, tadi saya akui memang Anthony lebih berani," kata Jonatan kepada Badmintonindonesia.org.

Anthony mengakui memang ia lebih banyak mengambil inisiatif untuk menyerang di akhir game penentuan. Ini menjadi salah satu kunci kemenangannya malam ini.

"Saya selalu berpikir walaupun skornya ketat, fokus jangan sampai hilang. Kunci kemenangan saya itu setelah interval game ketiga, saya coba terapkan kontrol balik serang. Memang lebih agresif mainnya," ujar Anthony.

"Dari cara main memang berubah. Di awal permainan kan saya mengikuti mainnya Jojo, memang kami sama-sama nggak bisa mematikan. Pada game ketiga saya lebih nekad menyerang. Hasilnya tembus atau tidak yang penting berani dulu di akhir-akhir game itu," ungkap Anthony. (*)

Berita Berita Lainnya