Berita > Artikel > Sosok

Susy Berharap Semangat Tontowi Mengalir Ke Atlet-Atlet Muda

Selasa, 19 Mei 2020 00:45:03
7535 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak



Mundurnya Tontowi Ahmad secara resmi dari Pelatnas Cipayung dinilai Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, sebagai kehilangan skuat handal. Namun di sisi lain, mundurnya Tontowi karena gantung raket dikatakan Susy sebagai momen yang akan dialami oleh setiap atlet.

Setelah sempat heboh di akhir Februari lalu terdengar berita kemunduran dirinya, hari Senin (18/5) Tontowi Ahmad secara resmi mengajukan surat pengunduran diri kepada Ketua Umum PP PBSI Wiranto.

Tontowi yang merupakan salah satu pemain ganda campuran terbaik Indonesia di mata Susy.

Tiap atlet pasti punya batas waktu untuk mengakhiri kariernya. Tontowi menyadari hal ini, setelah mempertimbangkan, melihat situasi dan kondisi, dia memutuskan untuk mundur selamanya dari bulutangkis, kata Susy, mengutip di laman resmi PBSI Badmintonindonesia.org.

Susy yang merupakan peraih medali emas tunggal putri di Olimpiade Barcelona 1992 ini menuturkan bahwa mundurnya Tontowi tentunya menjadi sebuah kehilangan bagi tim pelatnas. Sebagai atlet dengan segudang prestasi, Tontowi merupakan figur panutan bagi para juniornya di pelatnas.

Tontowi adalah salah satu atlet terbaik di sektor ganda campuran. Dedikasi, disiplin dan komitmennya luar biasa. Ini yang membuat dia bisa meraih banyak gelar juara dan masuk dalam jajaran elit dunia, ucap Susy.

Susy pun berharap semangat juang seorang Tontowi bisa menular ke atlet-atlet muda yang ada di pelatnas sehingga roda regenerasi di ganda campuran terus berjalan. (*)

Berita Sosok Lainnya