Berita > Berita

Pengprov Sumut Berharap Agung Firman Sampurna Kembangkan Pembinaan Bulutangkis Di Luar Pulau Jawa

Jumat, 27 November 2020 16:35:34
3688 klik
Oleh : admin_2
Kirim ke teman   Versi Cetak



Terpilihnya Agung Firman Sampurna sebagai nakoda PP PBSI untuk masa kepengurusan empat tahun kedepan (periode 2020 - 2024), menjadi harapan bagi Pengprov PBSI Sumatera Utara untuk mengembangkan bulutangkis di Sumatera pada umumnya, dan Sumatera Utara pada khususnya untuk mengejar ketertinggalan dari pembinaan bulutangkis di Pulau Jawa.

Agung Firman Sempurna, yang merupakan Ketua BPK RI, terpilih menjadi nakoda PP PBSI dalam Munas yang digelar 5-6 November 2020 lalu. Agung terpilih di Munas sebagai calon tunggal setelah mendapat dukungan 29 dari 34 pengprov dan berhak memimpin PP PBSI menggantikan Wiranto yang menjadi nakoda masa empat tahun sebelumnya (2016-2020).

Pengprov PBSI Sumatera Utara yang ikut mendukung Agung naik menjadi Ketum PP PBSI meyakini bahwa pemaparan usulan program kerja serta visi misi yang disampaikan Agung dalam Munas kemarin dapat terealisasi.

Dalam pemaparannya tersebut, Agung berjanji akan melakukan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Lalu melakukan pemberdayaan Pengprov dalam sarana di daerah, struktur sponsorship dan dukungan finansial yang mandiri dan profesional, rekrutmen atlet dan pelatih serta prestasi hingga hingga pembinaan bulutangkis menjadi industri olahraga.

''Kami dari Pengprov PBSI Sumut yakin dan percaya Pak Agung bisa mengimplementasikan visi dan misi yang telah beliau paparkan kemarin di Munas,'' kata Suripno Ngadimin, Ketum Pengprov PBSI Sumut, kepada awak media, Rabu (25/11), mengutip di Tribun News.

''Kami yakin PBSI di bawah Pak Agung dapat berkolaborasi dengan mitra yang dilandasi rasa hormat, artinya pihak swasta akan terlibat aktif dalam kolaborasi ini dengan PBSI. Tidak hanya di tingkat PP PBSI saja, namun juga sampai ke tingkat provinsi,'' Suripno menamtambahnya.

''Khusus untuk pulau Sumatera, kami di Pengprov PBSI Sumut akan memperjuangkan itu agar terpilih. Di awal-awal periode kami ini (Pengprov PBSI Sumut 2018-2022). Kami fokus membenahi sarana dan prasarana (Gedung PBSI Sumut) yang tentunya nantinya dapat berkesinambungan dengan prestasi,'' sambungnya.

Disebutkan Suripno lebih lanjut bahwa wacana Pelatwil yang tertunda itu dapat terlaksana di bawah pimpinan sang Ketua BPK. Selain itu, pihaknya berharap ada bantuan untuk ke daerah-daerah agar Pengprov-pengprov hingga Pengkot/Pengkab dapat menggelar Pelatda.

''Wacana Pelatwil itu tak bisa terlaksana karena selama ini PP PBSI dapat sponsor tunggal saja. Sehingga untuk diterapkan ke Pelatwil ini tak terealisasi. Makanya di bawah Pak Agung Firman ini, beliau akan berupaya menggandeng pihak-pihak pemerintah daerah, BUMN-BUMD hingga pihak swasta agar program Pelatwil hingga Pelatda ini bisa terealisasi,'' harap Suripno.

''Sebab mindset lama itu ingin dirubah pak Agung, sehingga perkembangan, pembinaan hingga pembibitan calon atlet itu tidak hanya berpusat di Jawa saja. Tapi juga di pulau-pulau lainnya sehingga terciptanya potensi-potensi yang merata di seluruh Indonesia, yang tentunya nanti berdampak pada Timnas kita,'' imbuhnya.

Selain itu, jelang pembentukan susunan kepengurusan PP PBSI periode 2020-2024, Suripno yakin dan percaya Agung Firman teliti dan cermat dalam menempatkan para pembantunya di kapal yang akan dinakodainya masa empat tahun mendatang.

''Beliau orang yang teliti dan cermat untuk menempatkan orang-orang yang tepat dan kredibel dalam membantunya untuk menjalankan roda organisasi ini empat tahun ke depan. Kami yakin itu dan tidak akan mengintervensi beliau,'' pungkas mantan Ketum Pengkab PBSI Asahan ini. (*)

Berita Berita Lainnya