Berita > Berita

Ruselli Kandas, Tunggal Putri Habis

Kamis, 14 Januari 2021 07:49:04
525 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Dua wakil tunggal putri Indonesia harus mengakhiri langkah lebih awal di turnamen Yonex Thailand Open 2021 di Bangkok. Ruselli Hartawan akhirnya mengikuti jejak Gregoria Mariska Tunjung yang sudah tersisih di laga hari pertama (Selasa, 12/01).

Penampilan Ruselli pada laga di Impact Arena, Bangkok, Rabu, 13 Januari, memang tidak berkembang. Performa Ruselli kemarin tidak bagus. Langkah kakinya terasa berat ketika bertarung di babak pertama turnamen berhadiah total 1 juta dolar AS ini.

Dia selalu dalam tekanan. Hasilnya, Ruselli langsung tersingkir di partai pembuka usai dikalahkan pemain tuan rumah, Supanida Katethong, 14-21 dan 16-21.

"Kesulitan penampilan saya tadi adalah, dari awal saya masuk ke pola permainan lawan. Sulit keluar dari tekanan dan tidak bisa konsisten. Jadi permainannya diatur terus. Bola-bola lawan memang lumayan bagus, apalagi bola belakangnya," sebut Ruselli, mengutip rilis Humas dan Media PP PBSI.

"Hari ini kondisi Ruselli tidak bagus. Langkah kakinya berat, sehingga tidak yakin bermain reli. Ketika dia ingin memperlambat tempo permainan, buangan bolanya juga kurang ke belakang, sehingga mudah dimatikan lawan," kata Rionny Mainaky, Kabid Binpres PP PBSI yang juga merangkap pelatih tunggal putri.

Dengan kekalahan Ruselli, tidak ada wakil Indonesia di tunggal putri yang tersisa. Pasalnya, di hari pembuka, Selasa (12/1), Gregoria Mariska Tunjung juga sudah tersingkir setelah kalah dari tunggal putri andalan Korea Selatan, Sung Ji-hyun usai laga rubber game 21-15, 15-21 dan 14-21.

Setelah Gregoria dan Ruselli tersisih di pertandingan pertama turnamen seri HSBC BWF World Tour Super 1000, menurut Rionny, dirinya terus memompakan semangat agar keduanya jangan sampai kalah lagi pada turnamen kedua di Toyota Thailand Open pekan depan yang juga merupakan rangkaian seri Super 1000. Diharapkan Rionny, kekalahan itu harus menjadi cambuk untuk bangkit. Dia pun ingin agar kedua pemain bermain lebih lepas dan lebih menekan sejak awal.

Sebagai bagian dari evaluasi kekalahannya, Ruselli menyebut dirinya harus bisa meningkatkan pertahanan.

"Saya harus meningkatkan defense. Saya harus lebih rapat. Selain itu, jangan banyak mati sendiri. Saya juga harus lebih berani," tambah Ruselli.

"Dari pertandingan ini, pokoknya jangan mencari-cari alasan kekalahan. Seperti menyalahkan kondisi lapangan yang berangin. Sebaliknya, keduanya setiap saat harus berpikir untuk mencari solusi untuk bisa mencari angka dan memenangi pertandingan. Di pertandingan berikut, saya harapkan keduanya harus bisa bermain lebih maksimal," papar Rionny. (*)

Berita Berita Lainnya