Berita > Berita

Djarum Indonesia Open 2005
Taufik Masih Belum Mendapat Lawan Berat

Kamis, 22 September 2005 07:57:06
1498 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

JAKARTA, (PR).-
Taufik Hidayat, juara dunia 2005 yang juga juara bertahan tunggal putra Indonesia Terbuka, tanpa susah payah mengalahkan pemain asal Wales, Popat Raj, 15-5, 15-6. Taufik hanya membutuhkan waktu 26 menit untuk menyudahi Popat Raj pada Turnamen Bulu Tangkis ”Djarum Indonesia Terbuka 2005”, di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu (21/9).

Kemenangan mudah juga diraih juara Asia 2005, Sonny Dwi Kuncoro yang menumbangkan rekan senegaranya, Aditya 15-1, 15-6. Kemudian, pemain muda Simon Santoso mampu menaklukkan Lee Cheol Ho (Korea) 15-12, 15-4. Kemenangan juga diraih unggulan utama Kenneth Jonassen (Denmark), yang menang mudah 15-3, 15-1 dari Wisnu Haryo (Indonesia).

Penampilan Taufik terlihat santai, seolah sedang memberi pelajaran kepada Popat Raj. Bola-bola lob Taufik mengarah ke belakang kiri dan kanan pertahanan Popat Raj, yang kemudian diakhiri dengan drop shot tajam di depan net.

Kemampuan teknis peraih medali emas Olimpiade Yunani ini bukan tandingan, Popat Raj. Selama pertandingan Taufik mempermainkan Popat Raj dengan arah bola yang menyulitkan.

Set pertama, Taufik langsung unggul 5-0 dan terus memimpin hingga 10-4 dan 14-5. Satu pukulan Taufik ke sudut kiri belakang dibiarkan Popat Raj, yang menduga keluar, mengakhiri set pertama 15-5 dalam tempo 14 menit.

Set kedua, Taufik menghabiskan waktu lebih singkat, hanya 12 menit untuk menaklukkan pemain non unggulan ini. Meski sempat tertinggal 0-2, Taufik berbalik unggul 5-2 dan terus memimpin sampai 14-6. Pertandingan berakhir dengan skor 15-6, setelah drop shot dari Taufik gagal dikembalikan Popat Raj.

Pada awal pertandingan ini, lawan yang saya hadapi memang tidak begitu berat, tapi tidak bisa dianggap enteng. Babak berikutnya pasti akan menemui lawan yang lebih berat, ujar Taufik, yang menempati unggulan ketiga.

Pada babak kedua hari ini, Taufik akan bertarung dua kali. Pada pagi hari mulai pukul 9.00 WIB, Taufik ditantang pemain Vietnam, Nguyen Quang Minh, yang kemarin menumbangkan Arvid Bhat (India) 17-15, 15-12. Jika Taufik menang, pada pertandingan sore harinya di babak ketiga akan melawan pemenang dari Simon Santoso melawan Park Sung Hwan (Korea).

Untuk pertandingan besok (Kamis ini-red) saya berusaha untuk bisa mengalahkan pemain Korea (Park Sung Hwan-red) saya juga ingin bertanding melawan Taufik, ujar Simon yang menempati unggulan ke-16.

Sedangkan, Sonny Dwi Kuncoro di babak berikutnya akan melawan Yogendran Khrishnan (Malaysia). Kenneth Jonassen ditantang Woo Kyum Kang (Korea).

Fransisca tumbang

Pada nomor tunggal putri, Fransisca Ratnasari tidak bisa berbuat banyak di hadapan unggulan ketiga Wang Chen (Hong kong). Meski sudah tampil maksimal Fransisca tetap tumbang 8-11, 4-11 dalam tempo 28 menit.

Kemampuan Wang Chen memang masih di atas Nana (Fransisca-red). Nana kurang beruntung dalam undian, karena harus langsung bertemu dengan pemain unggulan di babak pertama, ujar pelatih putri, Hendriawan.

Pemain pelatnas tinggal menyisakan Adriyanti Firdasari dan Maria Kristin. Keduanya menang setelah melawan rekan senegaranya. Firdasari mengalahkan Yuswandari 11-8, 5-11, 11-8. Kemudian Maria menundukkan pemain yang lolos dari kualifikasi, Belaetrix 11-9, 11-4.

Selain dua pemain pelatnas ini, dua pemain non pelatnas yaitu Silvi Antarini dan Yuan Kartika lolos ke babak kedua. Silvi mengalahkan Maria Elfira 11-5, 12-13, 11-3, sedangkan Yuan menumbangkan pemain Thailand, Soratja Chansrisukot, 2-11, 11-6, 11-3.

Para pemain unggulan seperti Pi Hongyan unggulan pertama asal Prancis, Yao Jie (Belanda/2), Eriko Hirose (Jepang/4), Kaori Mori (Jepang/5), Mia Audina (Belanda/8) maju ke babak berikutnya.

Sumber:www.pikiran-rakyat.com

Berita Berita Lainnya