Berita > Berita

Djarum Indonesia Open 2005
Simon Tantang Taufik

Kamis, 22 September 2005 18:18:46
1407 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

JAKARTA - Unggulan pertama Kenneth Jonassen dan unggulan ketiga Taufik Hidayat melaju ke babak ketiga turnamen bulutangkis Djarum Indonesia Terbuka setelah di babak kedua menundukkan lawan-lawan mereka, di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (22/9) pagi.

Jonassen, pemain dari Denmark ini menang atas pemain Korea Kang Wong Kyum 15-5, 15-7, sedangkan juara bertahan Taufik tanpa banyak kesulitan menundukkan pemain asal Vietnam Nguyen Quang Minh 15-4, 15-7.

Pemain muda Indonesia Simon Santoso juga melangkah ke babak ketiga dengan menundukkan pemain Korea Park Sung Hwan 15-8, 15-4. Di babak ketiga, Simon dan Taufik akan saling berhadapan.
Kalau Simon ingin menang harus main tanpa beban, cari poin saja, jangan pikirkan untuk menang.

Teknik Simon tidak beda jauh dengan Taufik, namun kadang mentalnya tidak stabil.


Kurang Memuaskan

Sementara itu, pemain tunggal putra junior tampil kurang memuaskan dalam turnamen bulutangkis Djarum Indonesia Terbuka 2005. Penilaian itu disampaikan pelatih tunggal putra Mulyo Handoyo di sela-sela turnamen di Istora Bung Karno, Rabu (21/9).

Menurut Mulyo Handoyo kurang memuaskan penampilan pemain yunior itu terjadi di tiga lini utama, yaitu dari segi teknis, fisik, dan pengalaman. Dari segi teknis, hal-hal yang menjadi teknik dasar belum dikuasai secara baik, demikian juga dengan fisiknya yang belum terbentuk secara baik untuk dapat mengantisipasi pola permainan yang disuguhkan lawannya. Segi fisik ini juga terkait erat dengan pengalaman.

Tidak heran, sejumlah pemain yunior harus menyerah atau kandas di babak-babak awal. Contohnya, pemain muda asuhannya sendiri, seperti Adnan Fauzi, Alamsyah, Andreas Adityawarman, dan Sakti Kusuma harus kalah di babak pertama.

Adnan meskipun kalah, memberikan perlawanan terhadap Yeoh Kay Bin dari Malaysia. Ia menyerah 15-9, 10-15, 8-15. Begitu pula dengan Alamsyah, harus kalah dengan tiga set saat bertemu Yohan Hadikusumo (Hong Kong) 15-8, 13-15, 8-15.

Sakti bahkan tidak bisa berbuat banyak saat bertemu Kuan Beng Hong (Malaysia). Kuan menang 15-3, 15-4. Andreas menyerah di tangan pemain dari Hong Kong Ng Wei 11-15, 8-15.

Sementara itu, juara dunia Taufik Hidayat tanpa susah payah menundukkan pemain junior Wales, Raj Popat, dua set langsung 15-5, 15-6. Lawan tidak begitu tangguh, kelasnya masih jauh di bawah Taufik, kata Mulyo.


Tunggal Putri

Di tunggal putri, pemain Pelatnas Francisca Ratnasari langsung tersingkir dari turnamen itu. Pemain yang berjasa mengantarkan Indonesia ke final Piala Sudirman ini harus mengakui keunggulan juara Asia dari Hong Kong Wang Chen 8-11, 4-11.

Pemain Pelatnas lainnya, Adriyanti Firdasari harus bermain tiga set untuk mengalahkan pemain Indonesia yang bukan anggota Pelatnas, Yuswandari Aprillia 11-8, 5-11, 11-8.

Pemain asal Jaya Raya Silvi Antarini melangkah ke babak kedua setelah menundukkan sesama mantan pemain Pelatnas Maria Elfira Christina 11-5, 12-13, 11-3. (W-11)

Sumber : www.suarapembaruan.co.id

Berita Berita Lainnya