Berita > Berita

Raker Menegpora dan DPR
Repotnya Cari Dana Olahraga

Jumat, 16 Februari 2007 22:28:14
1096 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Dana seakan selalu menjadi masalah utama dalam dunia olahraga Indonesia. Masalah dana itu pula yang mencuat dalam rapat kerja antara jajaran Menegpora dan Komisi X DPR di Gedung DPR Senayan, Selasa (13/2). Pemerintah lewat Menegpora Adhyaksa Dault mengajukan tambahan dana untuk mencukupi kebutuhan pendanaan olahraga 2007.

Alokasi dana APBN 2007 untuk Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga sekitar Rp 700 miliar. Sejumlah Rp 303 miliar sudah dialokasikan untuk pelatnas dan pemberangkatan tim SEA Games XXIV di Thailand Desember nanti. Padahal dana yang tersedia baru Rp 70 miliar. Belum lagi urusan rencana pembangunan Sports Center di Sentul, Bogor, dan Karawang, yang menelan tak kurang dari Rp 40 miliar.

''Saya kadang merasa bingung apa yang harus dilakukan untuk dunia olahraga kita. Masyarakat tahunya hasil jadi: juara. Kalau dianggap gagal, menteri harus mundur. Padahal mereka tidak tahu ruwetnya proses mengelola olahraga Indonesia, contohnya soal dana inilah. Tapi, saya bisa terima itu. Mungkin sudah risiko kerja kami,'' ujar Adhyaksa.

Beberapa anggota Komisi X menyoroti kebijakan pemerintah yang dilakukan sebagai sebuah aksi yang kurang tepat. Misalnya kiritik yang dilontarkan Nina Kedang, anggota DPR dari Partai Damai Sejahtera.

''Soal pencitraan, kok sepertinya pemerintah terlalu mementingkan pembangunan fisik. Padahal kan tidak harus melulu itu. Saya pernah menghitung penggunaan dana tahun 2006, ternyata lebih banyak digunakan untuk biaya perjalanan dinas,'' ujar Nina.

Ferdiansyah dari Partai Golkar meminta agar pemerintah lebih rinci mengalokasikan dana, khususnya untuk SEA Games.

''Seharusnya pemerintah lebih merinci alokasi dana yang dibutuhkan untuk tiap emas per cabang olahraga di SEA Games itu berapa. Jadi penggunaan dana bisa lebih efektif dan efisien,'' kata Ferdiansyah. (don/bolanews.com)

Berita Berita Lainnya