Berita > Berita

Bursa Ketua Umum KONI
Hanya Empat Bakal Calon Penuhi Syarat

Jumat, 16 Februari 2007 22:41:13
1128 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

[JAKARTA] Hingga batas akhir pendaftaran bakal calon (balon) Ketua Umum KONI Pusat periode 2007-2011, Kamis (15/2) pukul 24.00 WIB, Tim Penjaringan mencatat 10 nama balon yang mendaftar langsung atau didaftarkan oleh Pengurus Besar olahraga/KONI Provinsi.

Mereka yang mendaftar langsung adalah Ketua PB Forki Luhut Pandjaitan, Sekjen KONI Pusat Rita Soebowo, Staf Ahli Mennegpora Djohar Arifin Husein, mantan Jaksa Agung Andi Ghalib, mantan Kasal Laksamana (purn) Achmad Sutjipto, tokoh otomotif Nasional Helmy Sungkar, Yusuf Rizal dan Ketua Bidang Promosi KONI Pusat, Andi Ghani Nena Wea. Sementara yang didaftarkan yaitu Gubernur DKI Sutiyoso dan Ketua KONI Pusat Agum Gumelar.

Namun dari 10 nama tersebut, hanya empat balon yang dinyatakan telah memenuhi persyaratan berupa dukungan minimal 10 PB/ KONI Provinsi. Keempat balon itu adalah Luhut MB Pandjaitan (22 dukungan, namun 3 masih diklarifikasi), Djohar Arifin Husein (17 dukungan, namun 4 masih diklarifikasi), Rita Soebowo (14 dukungan, namun 3 masih perlu diklarifikasi), serta Achmad Sutjipto (14 dukungan, namun 3 masih diklarifikasi). Sedangkan Andi Ghalib yang kemarin mengklaim sudah mendapat dukungan 12 dukungan dari PB dan KONI Provinsi ternyata enam dukungannya perlu diklarifikasi kembali karena dianggap dukungan kembar.

Ketua Tim Penjaringan Indra Kartasamita mengatakan pihaknya tetap akan menyerahkan ke Musornas meski calon tersebut belum memenuhi syarat minimal 10 dukungan dari PB dan KONI Pusat. ''Kita tetap akan menyodorkan ke Musornas bagi calon yang memenuhi persyaratan tersebut. Biar Musornas yang menentukan,'' ujarnya.

Menjelang ditutupnya pendaftaran, Kamis (15/2) malam, terjadi kejutan. Mantan Jaksa Agung Andi M Ghalib mendatangi Tim Penjaringan balon Ketua Umum KONI untuk mendaftarkan diri sebagai balon orang nomor satu di induk tertinggi olahraga Tanah Air.

Mantan ketua umum Pengurus Besar Pengurus Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI) tersebut menyatakan dirinya tidak hanya sekedar ikut meramaikan pemilihan, tapi dia siap bertarung dengan kandidat lain. Dia mengaku sudah mengantongi 12 dukungan dari PB dan KONI Provinsi.

Ghalib yang kini masih aktif sebagai anggota Komisi I DPR menyatakan, alasannya untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum KONI Pusat karena didaulat oleh banyak PB dan KONI Provinsi untuk bersaing dengan calon lainnya. Berbekal pengalaman sebagai Ketua KONI Provinsi dan aktif di beberapa cabang olahraga, dia yakin bisa memberi kontribusi untuk memajukan prestasi olahraga nasional. Ditanya apakah akan mundur dari anggota DPR jika terpilih, Ghalib mengatakan akan mengatur waktu sebaik mungkin.

Kebingungan

Mengenai banyaknya dukungan kembar terhadap bakal calon (balon) Ketua Umum KONI, Helmy Sungkar menilai hal itu menunjukkan banyaknya pengurus yang tidak mengerti aturan yang berlaku. Padahal sudah jelas, sesuai ketentuan anggota KONI (PB dan KONI Provinsi) hanya berhak memberi dukungan kepada satu nama.

''Banyak alasan mengapa terjadi dukungan kembar. Sebaiknya pilihan mereka harus di dasari satu hal, yakni demi kepentingan olahraga. Bukan untuk kepentingan bisnis, dan bukan untuk kendaraan politik,'' tegas Helmy. [M-17/L-9/suarapembaruan.com]

Berita Berita Lainnya