Berita > Berita

Tiongkok Ulangi Sukses 2006

Selasa, 13 Maret 2007 08:52:56
887 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

JAKARTA - Dominasi Tiongkok di All England Super Series 2007 tidak tergoyahkan. Dini hari kemarin, Lin Dan dkk memastikan empat gelar dari kejuaran bulutangkis paling tua tersebut. Ini seperti raihan mereka tahun lalu.

Tiongkok merebut gelar pada nomor tunggal dan ganda wanita, tunggal pria, serta ganda campuran. Nomor ganda pria lepas ke wakil Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Sementara, pada edisi 2006, ganda pria direbut ganda campuran Denmark, Jens Eriksen/Martin Lundgaard Hansen.

Gelar pertama disumbangkan Lin Dan kemarin malam WIB. Berikutnya Wei Yili/Zhang Yawen dari ganda wanita. Dua gelar lainnya direbut Tiongkok dini hari kemarin melalui tunggal Xie Xingfang yang menang mudah atas tunggal wanita Prancis, Pi Hongyan, dengan skor 21-16, 21-13.

Satu gelar lagi dipersembahkan ganda campuran Zheng Bo/Gao Ling. Mereka berhasil mengalahkan perlawanan sengit ganda tuan rumah Anthony Clark/Donna Kellogg, dengan skor 16-21, 21-18, 21-14.

Tahun ini, Tiongkok nyaris saja menyapu bersih gelar All England. Di final ganda pria, mereka diunggulkan merebut gelar karena diperkuat ganda peringkat No 1 dunia Fu Haifeng/Cai Yun. Namun, secara mengejutkan Malaysia membatalkan pesta Tiongkok melalui Koo/Tan.

Bagi Indonesia, gagal merebut gelar di All England sebenarnya seperti tahun lalu. Namun, jika ditelaah lebih jauh hasil tahun ini lebih buruk. Tidak satu pun pebulutangkis pelatnas menembus semifinal. Padahal, edisi 2006, pelatnas masih meloloskan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir ke semifinal.

PB PBSI menjanjikan perubahan. ''Hasil yang kita raih memang jelek. Kita harus melakukan perubahan, namun itu sesuatu yang sangat sulit,'' kata Lius Pongoh, ketua bidang pembinaan prestasi PB PBSI.

Masalah utama bulutangkis Indonesia adalah kian merosotnya motivasi pemain. PB PBSI makin kehilangan kewibawaan. Para pemain dengan seenaknya melanggar ketentuan, seperti halnya ketika beberapa pemain tampil dalam satu kejuaraan di Papua beberapa waktu lalu.

Hal itu akan kembali membawa hasil buruk bagi tim pelatnas di Swiss Super Series 2007 yang kualifikasinya dimulai dini hari tadi. Pelatnas tidak akan diperkuat pemain terbaik seperti Taufik Hidayat, Luluk Hadiyanto/Alven Yulianto, Markis Kido/ Hendra Setiawan. Mereka tidak tampil karena alasan mogok maupun sanksi akibat kejadian tersebut. (ang/indopos.co.id)

Berita Berita Lainnya