Berita > Berita

Jeblok di Birmingham

Selasa, 13 Maret 2007 09:14:16
899 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Harapan tinggal harapan. Prestasi pebulutangkis Indonesia benar-benar jeblok pada perhelatan All England Super Series, yang berakhir Minggu (11/3) di National Indoor Arena (NIA), Birmingham. Jangankan juara, ke semifinal pun hanya mimpi.

Padahal, sejak awal ada asa di ganda campuran. Nova Widianto/Lilyana Natsir diunggulkan di posisi teratas. Mereka diharapkan bisa mengulang prestasi Christian Hadinata/Imelda Wiguna, yang berjaya pada tahun 1979.

Namun, impian itu hancur di perempatfinal. Juara dunia 2005 itu terhenti langkahnya oleh pasangan Cina, He Hanbin/Yu Yang, 16-21, 19-21. Kekalahan itu terjadi karena Lilyana tidak fit setelah mengalami cedera kaki.

''Kita padahal ingin rekor Koh Chris bisa dipecahkan. Ternyata Nova/Butet tidak bisa,'' sebut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Lius Pongoh. Butet adalah panggilan akrab Lilyana.

Begitu pula dengan sektor ganda putra. Markis Kido/Hendra Setiawan, yang diunggulkan di posisi ketiga, terkapar oleh ganda ketiga Korea, Han Sang-hoon/Yoo Yeon-seong, 20-22, 19-21. Luluk Hadiyanto/Alven Yulianto dijegal Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia), 20-22, 15-21.

''Hasil yang dicapai pemain tidak sesuai dengan harapan. Kita enggak bisa ngeles lagi mencari alasan. Hasilnya memang jelek,'' tambah Lius.

Karena rapor buruk itu, muncul wacana untuk mengubah pasangan Luluk dan Alven. ''Mungkin mereka akan kami tukar. Yang menjadi masalah siapa pemain yang cocok dengan mereka,'' papar Lius lagi.

Ya, itulah pekerjaan rumah buat PBSI. Setelah kalah, jangan hanya bisa meratapi kegagalan, tapi harus bisa berbuat sesuatu! (bhw/bolanews.com)

Berita Berita Lainnya