Berita > Berita

Superliga Badminton
Panas Sejak Awal

Kamis, 29 Maret 2007 22:23:40
1631 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Belum berlangsung, tapi aroma panas sudah terpampang di muka. Sebanyak 10 klub putra dan enam putri akan saling sikut. Itulah hasil undian seleksi Djarum Superliga Badminton 2007 di GOR Sudirman, Surabaya, 3-6 April.

Pada undian yang dilakukan juara dunia 1995 serta juara All England 1993 dan 1994, Hariyanto Arbi, di Sekretariat PB PBSI Wisma Karsa, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3), peserta seleksi harus berjibaku sejak partai pertama. Maklum, dari seleksi ini akan diambil tiga terbaik putra-putri untuk menggenapi lima klub yang mendapat wild card berlaga ke putaran final di Jakarta, Juni nanti.

Unggulan pertama di kelompok putra, Musica Champion Kudus (Jateng), juga tidak mudah melaju. Tim yang diperkuat pemain Malaysia, Lee Tsuen Seng, lalu Hariyanto Arbi, Ade Lukas, serta beberapa pemain Djarum Kudus itu bakal ditantang Wima Surabaya, Mutiara Bandung, South Suco Sulsel, dan Randik Sumsel di Grup A.

Sementara itu di Grup B, unggulan BPKD Kutai Kertanegara pun perlu menguras tenaga untuk lolos meraih tiket ke Jakarta. Klub yang dibela pemain Vietnam, Nguyen Tien Minh itu harus mengatasi rintangan Indo Cafe Medan, Ratih Banten, Aufa Jakarta, dan Kotab Dishub Bandung. Apalagi, Ratih juga diperkuat dua pemain Jepang, Iwawaki Nineo dan Hayasaka Kouhei.

''Melihat hasil undian ini, saya kira peluang semua klub sama besar. Ini tentu malah makin menarik. Setiap pertandingan akan selalu berjalan ketat,'' kata Direktur Badan Superliga Badminton, Jacob Rusdianto.

Piala Presiden

Djarum Superliga Badminton dipastikan akan bertambah gengsinya. Hal ini karena ajang yang baru pertama kali ini memperebutkan Piala Presiden. Dengan begitu, diharapkan semua klub berlomba-lomba untuk bisa menampilkan yang terbaik.

''Piala yang diperebutkan sangat bergengsi, yaitu Piala Presiden. Dengan begitu, dipastikan semua klub akan mengerahkan segenap kemampuan terbaik untuk menjadi juara,'' tutur Jacob.

Selain itu, ditambahkan Jacob, dengan memperebutkan Piala Presiden, klub-klub di daerah diharapkan bisa bangkit membina bulutangkis. Dampak positifnya, tidak tertutup kemungkinan banyak perusahaan di daerah bersedia menjadi bapak angkat klub tersebut.

''Saya yakin hal ini pasti akan menggugah klub-klub daerah. Kalau sudah begitu, dipastikan akan makin banyak stok pebulutangkis andal. Ujung-ujungnya PBSI pun bisa mendapatkan stok pemain nasional yang sangat cukup,'' tambahnya.

Superliga Badminton menggunakan format Piala Thomas di putra dan Uber untuk putri. Ada lima nomor terdiri dari tiga partai tunggal dan dua ganda. Dua tim terbaik masing-masing grup bertemu di semifinal. Peringkat pertama hingga ketiga putra-putri lolos ke putaran final di Jakarta. (Broto Happy W.)

Pembagian Grup
Putra
Grup A
Musica Champion Kudus
Wima Surabaya
Mutiara Bandung
South Suco Sulsel
Randik Sumsel
Grup B
BPKD Kutai Kertanegara
Indo Cafe Medan
Ratih Banten
Aufa Jakarta
Kotab Dishub Bandung

Putri
Grup C
Mutiara Bandung
South Suco Sulsel
Ratih Banten
Grup D
Semen Gresik
Bina Bangsa Jakarta
Kotab Dishub Bandung

(Broto Happy W./bolanews.com)

Berita Berita Lainnya