Berita > Artikel > Wawancara

Jelang Thomas-Uber Cup 2008
Jangan Ada Pemain Rangkap

Minggu, 19 Agustus 2007 00:37:42
6771 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

MOMENTUM Kejuaraan Dunia Bulutangkis XVI/2007 harus bisa dimanfaatkan PB PBSI. Mengingat pada 2008, Indonesia menghadapi tiga even utama BWF. Antara lain Piala Thomas dan Piala Uber, serta Olimpiade. Berikut pandangan manajer tim Piala Sudirman 2007 Lutfi Hamid, kepada Jawa Pos, kemarin:

Bagaimana penilaian terhadap penampilan pebulutangkis pelatnas di Kejuaraan Dunia ini?

Terlepas dari kekalahan Taufik (Hidayat) dan Simon (Santoso), saya rasa apa yang sudah dicapai Sony (Dwi Kuncoro) sudah bagus. Begitu pula dengan ganda campuran Flandy (Limpele)/Vita (Marisa) dan Nova (Widianto)/Lilyana (Natsir). Bolehlah untuk persiapan Olimpiade tahun depan. Tapi, ingat, sebelum itu Indonesia menjadi tuan rumah Thomas Cup dan Uber Cup di kandang sendiri.

Apa yang harus dipersiapkan?

PB PBSI harus belajar dari pengalaman kegagalan Indonesia saat menjadi tuan rumah 2004. Karena saya melihat beban pemain Indoensia saat tampil di kandang lebih berat. Ekspektasi publik sendiri bisa menjadi bumerang kalau mereka tak mempersiapkan diri sejak dini.

Apa saja yang harus dibenahi?

Untuk tunggal pria dan ganda pria yang biasa menjadi andalan Indonesia harus ditingkatkan. Sedangkan untuk kelompok wanita, selain memaksimalkan pemain tunggal, pemain ganda kalau bisa jangan rangkap. Piala Thomas maupun Uber membutuhkan konsentrasi tinggi.

Pelatnas tidak meloloskan satu pun wakil tunggal dan ganda wanita di babak ketiga kejuaraan dunia, bagaimana?

Kualitas tunggal dan ganda wanita masih jauh. Tapi, saya melihat potensi di ganda wanita masih ada. Lilyana/Vita sudah membuktikannya di Tiongkok Master. Sekarang tinggal mematangkan yang lain.

Apa harapan anda dalam kejuaraan dunia ini?

Kalau PB PBSI sudah menargetkan untuk mengulang hasil kejuaraan dunia 2005, tentu saya berharap Sony bisa menggantikan posisi Taufik sebagai pemenang dan seluruh ganda pria dan ganda campuran turut juara.

(indopos.co.id)

Berita Wawancara Lainnya