Berita > Artikel > Wawancara

Indonesia Challenge 2007
Belajarlah kepada Pemain Taiwan dan Jepang

Minggu, 02 September 2007 06:33:02
1913 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Bukan hanya Tiongkok yang layak menjadi kiblat untuk ditiru. Taiwan dan Jepang pun layak menjadi teladan melihat permainan mereka di Indonesia Challenge 2007. Berikut analisa Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PB PBSI Mimi Irawan:

Bagaimana Anda menilai turnamen ini secara keseluruhan?
''Baik, walau ada sedikit kendala dengan banyaknya atlet Malaysia yang absen. Namun, itu tidak mengurangi kualitas turnamen. Buktinya bisa kita lihat dalam pertandingan ini (kemarin, red) para pemain tetap bertanding dengan fighting spirit tinggi. Karena mereka tetap berjuang demi prestasinya berupa poin dari BWF dan hadiah kejuaraan ini.''

Bagaimana penilaian Anda terhadap pencapaian atlet Indonesia di turnamen ini?
''Patut kita sadari semua pelatnas memang belum berkesempatan bermain di babak final. Namun, itu bisa menjadi catatan penting bagi semua unsur di pelatnas dan atlet nasional yang lain untuk mengevaluasi para atletnya terutama dalam hal fisik. Jujur perlu kita akui fisik pemain-pemain Taiwan dan Jepang khususnya atlet perempuan sangat baik.''

Siapa saja yang berperan dalam suksesnya turnamen ini?
''Saya atas nama PBSI sangat berterima kasih kepada pihak pemda Jatim, sponsor dan panitia yang mendukung terselenggaranya acara ini.''

Apa pendapat Anda tentang fasilitas olahraga di Jawa Timur khususnya GOR Sudirman?
''Sementara ini yang layak untuk menggelar even internasional sekelas challenge hanya GOR Sudirman. Namun, semuanya masih perlu perbaikan di sana-sini.''

Siapa yang berkompeten melakukan perbaikan terhadap fasilitas olahraga di Jatim?
''Karena saat ini eranya adalah otonomi daerah, saya berharap agar pemda Jatim, KONI Jatim serta Pengda PBSI Jatim secara sinergis mampu mewujudkan pembangunan GOR yang lebih baik dari yang ada sekarang. PB PBSI akan selalu mendukung apabila ada upaya untuk memperbaiki fasilitas olahraga khususnya bulutangkis.'' (luq/sep/pen)

(indopos.co.id)

Berita Wawancara Lainnya