Berita > Berita

Taufik Juara Kejurnas 2007
Rekor Pertemuan dengan Sony Imbang 3-3

Minggu, 18 November 2007 09:45:40
4208 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

SOLO, (PR) - Taufik Hidayat (Jawa Barat) tampil sebagai juara tunggal putra Kejurnas Bulutangkis setelah mengalahkan unggulan pertama Sony Dwi Kuncoro (Jatim), 21-19, 9-21, 21-16, dalam waktu satu jam lebih di GOR Bhinneka Solo, Sabtu (17/11) malam.

Dengan kemenangan tersebut, Taufik berhasil melakukan revans kepada Sony yang mengalahkannya di final Grand Prix Taiwan Terbuka, 23 September 2007. Ketika itu, Sony mengalahkan Taufik, 18-21, 21-6, 21-13, untuk merebut gelar juara tunggal putra.

Dengan begitu, dari enam kali pertemuan keduanya, kedudukan imbang 3-3. Sony menang di Grand Prix Taiwan 2007, Kejuaraan Asia 2002, dan 2003, sedangkan Taufik menang di Kejurnas 2007, Turnamen Superseries Indonesia, 13 Mei 2007, dan Kejuaraan Asia 2004.

Pertandingan Taufik yang menempati unggulan kedua melawan Sony berlangsung seru, mereka saling kejar dalam perolehan angka. Selisih angka di antara keduanya tidak pernah jauh.

Berkat kematangan dan pengalaman, peraih medali emas Olimpiade 2004 itu berhasil menyudahi perlawanan Sony dengan rubber set. ''Saya lihat permainan Sony sudah cukup bagus. Saya memang sudah tua, tetapi masih mampu bersaing dengan mereka,'' kata Taufik.

Pada ganda putra, gelar juara diraih Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto Chandra (Jateng/Jatim) setelah mengalahkan unggulan pertama Markis Kido/ Hendra Setiawan (DKI), 21-18, 17-21, 21-19.

Aprillia Yuswandari (Jatim) tampil sebagai juara tunggal putri setelah mengalahkan unggulan kedelapan, Fransisca Ratnasari (DKI), 21-19, 21-19. Ini adalah kali kedua sebagai juara sepanjang kariernya. Pertama kali juara di Yonex German Junior 2007, 8 Maret 2007.

Aprillia sudah mengikuti 10 turnamen. Pertama, ABC Malaysia 2006 Satelit (sampai babak 32), Dutch Junior 2007 (finalis), Asian Continental Champ 2007 (babak 32), Smiling Fish Asian Satellite 2007 (semifinal), Djarum Indonesian Open 2007 (babak kualifikasi), KLRC New Zealand Grand Prix 2007 (babak 16), Vietnam International Challenge 2007 (babak 32), dan Indonesia Challenge 2007 di Surabaya (babak 16).

Sementara, bagi Fransisca menjadi finalis adalah prestasi terbesar sepanjang kariernya. Fransisca sudah mengikuti 9 turnamen, termasuk kejurnas kali ini. Pada Grand Prix Macau Terbuka 2007 (hingga babak 32), Indonesia Challenge 2007 di Surabaya (babak 16), SCG Thailand Open 2007 (babak kualifikasi), Djarum Indonesia Open 2007 (babak kualifikasi), Aviva Singapore Open 2007 (babak kualifikasi), Asian Continental Champ 2007 (babak 32), Dutch Open 2006 (babak 16), dan Denmark Open 2006 (babak 64). Saat ini Fransisca berada di peringkat 10 nasional dan peringkat 105 dunia.

Unggulan pertama Nova Widiyanto/Lilyana Natsir (DKI) tampil sebagai juara ganda campuran setelah mengalahkan satu-satunya wakil Jateng di nomor final kejurnas ini, yaitu Tantowi Ahmad/Yulianti, 16-21, 10-21.

Tantowi/Yulianti yang berada di peringkat kelima nasional sudah mengikuti 7 turnamen, termasuk kejurnas kali ini.

Greysia Polii/Jo Novita (DKI) tampil sebagai juara ganda putri setelah mengalahkan Nintya Khrisinda/Lita Nurlita (DKI/Jabar), 21-16, 24-22. (A-115/pikiran-rakyat.co.id)

Berita Berita Lainnya