Berita > Berita

1.000 GOR Impian Cahya

Selasa, 29 Agustus 2006 22:38:33
2681 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

Mimpilah karena dari mimpi akan terwujud ide-ide besar. Pameo itu rupanya menjadi prinsip Ketua Pengda PBSI Kepulauan Riau, Cahya. Belum setahun menduduki jabatan, dia sudah lebih dari separuh mewujudkan impian membangun GOR bulutangkis.

“Impian saya adalah membuat lapangan bulutangkis sebanyak mungkin,” sebut Cahya.

Menurut pengusaha properti ini, dirinya sejak awal memang punya impian untuk membangun lapangan bulutangkis. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung. “Saya punya impian untuk mendirikan 100 lapangan bulutangkis tertutup di Batam dan 1.000 lapangan di seluruh Indonesia,” sebutnya.

Untuk Batam, berkat mantan deputi manajer tim Piala Thomas 2002 di Guangzhou itu hingga kini telah berdiri 60 lapangan bulutangkis tertutup yang tersebar di sejumlah lokasi, mulai dari kawasan Tiban, Batam Centre, hingga di Batu Aji, pinggiran Pulau Batam.

“Pak Cahya memang sangat peduli membangun GOR bulutangkis. Saya rasa tidak sampai dua tahun impiannya itu bakal terwujud,” sebut salah satu pengurus daerah.

Dapat Kepuasan

Ayah empat anak itu mengakui bahwa meskipun bukan bekas pemain, dirinya sangat menyukai olahraga tepok bulu ini. Tak hanya itu. Dari bulutangkis ini dirinya mendapat kebanggaan dan kepuasaan luar biasa.

“Kebanggaan saya dulu, ketika masuk tim Indonesia dan sukses merebut Piala Thomas di Guangzhou, rasanya susah untuk ditukar dengan uang, berapa pun besarnya,” ujarnya.

Setelah menuai kesuksesan di Batam, Ketua Persatuan Bulutangkis Batam (PBB) ini pun ingin melebarkan sayap ke seluruh penjuru Tanah Air. “Saya sudah punya kontak dengan banyak orang di banyak kota. Mereka selalu menyebut mengalami kesulitan untuk mendapatkan lahan,” aku Cahya.

Wajar persoalan lahan ini menjadi kendala sebab dari GOR bulutangkis yang sudah berdiri di Batam, paling tidak Cahya membangun enam hingga 12 lapangan bulutangkis. “Semoga saja impian saya itu bisa segera terwujud.” Impian lain?

“Saya tengah mengincar turnamen Indonesia Terbuka atau turnamen superseries 2007 bisa digelar di Batam. Publik di sini haus hiburan akan bulutangkis kelas dunia,” ujar Cahya. (bhw)

Sumber:bolanews.com

Berita Berita Lainnya