Berita > Berita

Candra/Sigit Yakin Ulangi Sukses

Jumat, 12 Agustus 2005 07:23:55
1557 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

JAKARTA - Ganda berperingkat tertinggi Indonesia Candra Wijaya/Sigit Budiarto siap mengulang sukses mereka di Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di Anaheim, AS, 15-21 Agustus. Pasangan ini merupakan juara dunia 1997. Di usia yang menginjak 30 tahun, penampilan mereka tidak mengendur. Justru, di dua turnamen terakhir, Singapura dan Malaysia Terbuka, mereka keluar sebagai pemenang.

Mengulang prestasi menjadi juara merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya dan Sigit, ujar Candra, di Jakarta, Rabu (10/8).

Tim Indonesia telah bertolak ke AS, Kamis (11/8) pagi tadi. Tim Indonesia berkekuatan 10 pemain dan beberapa ofisial.

Ganda yang sempat bercerai sekitar satu tahun itu juara dunia di Glasgow, Skotlandia, dengan mengalahkan pasangan Malaysia Cheah Soon Kit/Yap Kim Hock 8-15, 18-17, 15-7.

Kini, delapan tahun berlalu, Candra yakin dapat meraih keberuntungan di AS nanti. Dia menilai, keberhasilan mereka dalam sembilan bulan terakhir ini cukup baik. Sejak kembali berpasangan setelah sekitar satu tahun bercerai, mereka langsung juara, yaitu di Cina Terbuka 2004. Setelah itu, mereka juara di beberapa turnamen, Swiss, Singapura dan Malaysia Terbuka 2005. Selain itu, mereka menjadi finalis pada Korea dan Jepang Terbuka 2005.

Hasil-hasil menggembirakan tersebut membawa mereka ke peringkat dua dunia saat ini. Padahal, sebelumnya, mereka tidak mempunyai peringkat dunia karena lama tidak bermain bersama.

Candra/Sigit, unggulan kedua itu, akan bertemu dengan juara dunia 2003 Lars Paaske/Jonas Rasmussen pada perempat final. Pasangan Denmark inilah yang mengubur impian keduanya untuk menjadi juara dunia setelah kalah di final. Setelah itu, Candra dan Sigit berpisah. Candra menggandeng Halim Haryanto sedangkan Sigit berpasangan dengan Tri Kusharjanto. Namun, prestasi mereka boleh dikatakan buruk. Kedua pasangan itu tidak pernah juara di turnamen grand prix. Sigit/Tri hanya meraih satu gelar di Kejuaraan Asia dengan mengalahkan Candra/Halim.

Candra mengatakan, selain pasangan Indonesia dan Cina, Denmark berpeluang besar menjuarai turnamen berbintang tujuh. Denmark menampilkan empat gandanya, selain Paaske/Rasmussen (peringkat 5), mereka juga diperkuat peringkat satu dunia Jens Eriksen/Martin Lundgaard Hansen dan Mathias Boe/Carsten Mogensen (6), serta Thomas Laybourn/ Peter Steffensen (1). Namun, dari keempat ganda itu, hanya Eriksen/Hansen dan Paaske/Rasmussen yang paling berpeluang.

Cina, melalui Cai Yun/Fu Haifeng juga berpeluang merebut gelar juara dunia pertama mereka. Sayang, pelapis mereka, Sang Yang/Zheng Bo cukup jauh kualitasnya. Ganda kedua Cina ini berperingkat 21 dunia.

Ganda Indonesia yang juga mempunyai peluang juara, Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto (4) juga mempunyai kepercayaan diri mampu menorehkan prestasi pada turnamen tersebut.

Mereka memperoleh bye pada putaran pertama. Selanjutnya, lawan cukup berat, adalah di babak ketiga. Mereka berpeluang bertemu unggulan 14 Tan Bin Shen/Ong Soon Hock dari Malaysia.

Bila lolos, mereka akan bertemu dengan pasangan Korea unggulan ketujuh Lee Jae Jin/Jung Jae Sung yang kemungkinan dihadapi pada perempat final.

Latihan cukup baik. Tetapi, mungkin waktunya kurang, karena mengikuti Singapura dan Malaysia Terbuka, bulan lalu, kata Luluk. (W-11)

sumber:www.suarapembaruan.com


Berita Berita Lainnya